Pembantu Juga Manusia

Pembantu Juga Manusia Pembantu juga manusia, itulah yang sekarang sering banget bermain di kepala ku. Aku jadi inget sama lagunya Candil Serieus Band, Rocker Juga Manusia. Pembantu juga manusia, punya hati punya rasa, jangan samakan dengan pisau belati. Terimakasih Candil, lagu kamu bisa juga buat inspirasi aku. Cuma minta maaf ya, liriknya aku ubah sedikit bukan bermaksud jadi plagiat. Kalau aku tulis depannya rocker juga kan gak lucu. Wong aku cerita tentang pembantu ko, jadi rocker segala di bawa-bawa :D. Betul-betul susah meletakan jiwa sebagai pembantu. Adakalanya, bertentangan dengan hati nurani. Walaupun hati berontak, mau tidak mau terkadang aku harus menerima hakikat itu. Tapi, aku juga manusia biasa yang ada ketikanya tak luput dari kesalahan, khilaf dan lupa. Sekian lama aku jadi seorang pembantu ternyata, bukan mudah untuk mendapatkan jiwa pembantu. Dan aku pun baru menyadarinya sekarang-sekarang ini. Terkadang, harus rela menggadaikan perasaannya. Aku bukannya baik banget atau manusia sempurna. Tapi adakalanya saat aku berbuat salah, itulah kesempatan di mana aku harus memperbaiki diri sendiri. Aku berharap, semoga Allah yang berkuasa membolak-balikan hati manusia memberi kekuatan kepadaku supaya aku mendapatkan jiwa itu.

0 komentar:

Poskan Komentar

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P