999

Sungguh! Sangat memilukan ketika aku menyaksikan edisi 999 kali ini (17 April 2008). Banyak dari pendatang asing tanpa izin di bangunkan tengah malam, di borgol, kemudian di giring di tengah malam yang gelap dan dingin menuju ke imigrasi. Bagi para pendatang asing, mungkin perasaan mereka bercampur baur antara takut, sedih, geram dan bagaimana menghadapi masa depan setelah ini. Dari wajah-wajah mereka kebanyakan warga Indonesia selebihnya, warga Bangladesh, Mianmar dan Filipina. Operasi ini di lakukan di daerah Damansara Damai dan petaling Jaya Selangor. Sungguh sedih ketika dua orang perempuan bersembunyi di kolong tempat tidur untuk menghindari sekumpulan pasukan Polisi dan anggota Rela. Tapi, tempat itu tidak begitu besar untuk bersembunyi akhirnya, tertangkaplah dua orang wanita itu salah seorang di antaranya tidak memiliki visa kerja. Dan kebanyakan dari yang di tangkap tidak memiliki visa kerja, menyalahi visa tinggal juga melewati batas waktu yang di tentukan untuk tinggal di Malaysia. Lebih menyedihkan ketika operasi itu di jalankan di Labuan Sabah. Seorang ibu beserta anaknya yang baru saja berusia empat bulan di tangkap karena tidak memiliki sembarang dokumen. Yang lainnya, para pekerja kontrak. Ya Allah. Apa agaknya yang terfikir di kepala mereka? Adakah mereka sebelum pergi dan bekerja di Malaysia memikirkan bagaimana hendak tinggal di negara orang?, sudahkah mereka melengkapi dokumen perjalanan mereka. Terbayang saat ibu itu menaiki kendaraan rela beserta anaknya yang baru saja berusia empat bulan juga wajah-wajah seorang bapak yang aku yakin niat mereka bekerja adalah untuk menanggung nafkah keluarga. Tapi, kalau sudah di tangkap begitu apa yang boleh mereka buat? Bumi Allah, 17 April 2008/10 Rabiulakhir 1429H

0 komentar:

Poskan Komentar

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P