Kehilangan Orang Terdekat

Akhir-akhir ini, aku merasa kehilangan orang terdekatku. Seorang teman, seorang sahabat, seorang adik, seorang guru bahkan ada ketikanya ia menjadi teman berantem. Entahlah, mungkin perasaan perempuanku saja yang begitu senitif. Mungkin inilah arti dari kehidupan, perputaran siang dan malam, panas dan hujan juga pertemuan dan perpisahan. Ya Allah, jikalau perpisahan ini baik bagi kami, maka mudahkanlah ia dan jika ia buruk bagi kami pertemukanlah kami dalam kebaikan, satukanlah hati kami dalam ketaatan kepada Mu bukan dalam murkamu. Tumbuhkanlah perasaan ikhlas diantara kami sebagaimana Engkau tumbuhkan kembali rumput-rumput yang tercurah air hujan.

2 komentar:

  1. Perasaan memang sering mempermainkan kita, saat kita deket sama seseorang dan terbiasa bercanda saban harinya, suatu waktu sehari sahaja tidak bercanda perasaan akn bilang ah dia dah menjauhiku.... Begitupun sebaliknya kalo kita kenal ma seseorang dan langsung bisa akrab perasaan akn bilang kita dah kenal lama...

    BalasHapus
  2. Jadi bagaimanakah sebaiknya kita menyikapi sebuah perasaan ?.
    "merasa kehilangan" itu fenomena jiwa yg positif atau negatif ?
    Soalnya PakUsil "bingung" karena ada juga loh orang yg senang jika "merasa kehilangan teman".
    Alasan dia senang karena dia jadi menyadari betapa berartinya seorang teman yg kini meninggalkannya...
    Padahal sewaktu masih ada di sisinya semua itu tak disadarinya...

    Jadi kata orang itu :
    perasaan kehilangan tidak mesti adalah sebuah kesedihan tapi bisa juga adalah sebuah pencerahan.

    Walah... Ana dan Shouva tambah bikin "bingung" PakUsil...
    Wakakakak !

    Eh, Ngomong2 "bingung" itu signal jiwa yg baik atau buruk sih ?

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P