Untuk Sahabat Wanitaku

Ukhti, Seorang Rabiah al-Adawiyah Berani menolak lamaran Hassan al-Basri Jadi, kenapa kita harus bersedih Untuk seorang lelaki yang hanya pandai mengukir janji? Ukhti, Di saat luka itu menyapa Terimalah dengan hati terbuka Renungilah dengan akal Bahwa hakikatnya tiada yang kekal Ukhti, Tatkala mengetahui dustanya seorang lelaki Tersenyumlah saat ia belum menjadi hak ukhti Ukhti, Di sini sahabatmu mendoakanmu Memohon kepada Robku juga Robmu Untuk mengembalikan perasaanmu Kepada yang berhak Kau cintai kelak Corat-coret untuk sahabatku. Juga untuk renunganku

1 komentar:

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P