Dari Sebuah Milis

Apapun, ketika kita mampu mengunakannya dengan baik insya Allah, ia akan bermanfaat. Seperti halnya internet dulu, aku beranggapan pakai internet gak penting dan hanya buang-buang waktu saja. Nyatanya, sekarang aku berpendapat lain. Dengannya, aku bisa belajar, dengannya aku bisa memperoleh informasi dan juga aku bisa menjalin silaturahmi dengan berbagai macam orang, berbagai macam golongan. Dari pelajar, para penulis, para pekerja juga seorang ibu rumah tangga. Dari sebuah milis, aku mengenali seorang Ibu rumah tangga. Kebetulan, dia tinggal di Malaysia. Suaminya, seorang Pilot di penerbangan Air Asia. Dari situ, kita sering chating, telfon dan kadang smsan.
Sudah lama aku ingin ketemu Bu Sandra tapi, sepertinya nasib selalu tidak meyebelahiku. Pun ketika aku di Indonesia, saat aku ingin menemuinya juga gagal. Tapi, komunikasi tidak terhenti begitu saja, aku masih sering nelfon dan chating kayak biasa. Dan penantian itupun berakhir, aku bertemu dengan Bu Sandra dan kedua anaknya. Pemutaran film Sang Murobi di Masjid Wilayah Persekutuan membawaku untuk bertemu dengan beliau. Beruntung, ketika dua hari sebelumnya aku menginap di Putrajaya. jadi, dengan mudah aku bisa janjian dengan beliau. Walopun nyatanya, kita ketemunya di KL Central juga :) Kesibukan di Putrajaya tidak menghalang aku untuk keluar menonton Sang Murobi. Menaiki ERL aku menuju ke KL Central. Selama perjalanan beberapa menit, aku menghibur diri dengan membaca Laskar Pelanginya Andre Hirata. Sampai di Kl Central, aku bingung. Sebelumnya, Bu Sandra bilang mau nungguin di depan mc donald. Bingung, pulsaku dah abis. aku mo beli hotlink yang RM.5 eh, malah gak ada. Aku beli aja DIGI, eh ternyata batrei satunya habis dan aku buka DIGI, di situ aku gak save nomornya. Akhirnya, balik lagi depan MC Donald dan alhamdulilah aku ketemu ama beliau... Bu Sandra kaget, ko aku bisa mengenali katanya. Aku khan sering ngintip Fs nya Ibu :). Akhirnya, berjalanlah kami menaiki taksi menuju Masjid Wilayah Persekutuan. Tidak lama pemutaran film, kita pun beredar dari situ. foto2 dulu, trus balik dech. Sampai di KL Central, Bu Sandra ngajakin makan. Segan juga, perut pun tidak berapa lapar. Akhirnya, aku akur juga. Singgah di chicken rice shop, aku pesan nasi ayam steam, gak tahu kalo ayamnya gede. Aku paksain habis tapi, nyatanya gak habis juga :) Bu Sandra kayaknya faham, bilang gak usah di paksain. Huuuhhh... Lega banget aku... Tahu aja kalo aku gi kekenyangan... Kalo melihat penampilan bu Sandra, mengingatkan aku pada guru SD ku. Yang pasti, beliau nih lowprofile banget... Makasih yah bu...:)

0 komentar:

Poskan Komentar

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P