Irama Kesedihan

Tiba-tiba, aku merasa sedih. Entah kenapa dan aku merasa ia sangat tiba-tiba. Seperti lagu yang di iringi musik ia terus mengusik dan berbisik. Kalau mau di terusin, narsisnya bisa lebih panjang dan bakalan noraks abis nih... Cuma, kesedihan ini bener-bener jadi irama buat ku. Irama yang memaksa untuk bangun, bangkit dan tidak memeluk kesedihan... Terimakasih sedih, karenamu tentunya, aku tidak akan berfikir seperti itu.

5 komentar:

  1. singkat padat lugas namun kurang jelas kesedihan apa yng engkau maksudkan kawan....

    BalasHapus
  2. hmmm..., bersandingnya kesedihan dengan narsis??? ..
    wake up pren....

    BalasHapus
  3. makrifat dengan cara instant,bisa terjadi pada siapa saja,maharnya adalah penderitaan, terlalu sedikit orang yg bisa melaluinya,tapi dengan bantuan tuhan tidak ada yang mustahil,
    manusia adalah produk kebanggaan tuhan, dan apabila tuhan mencintainya, maka bukan harta dan yang selainnya yang akan dia berikan, yang di berikan adalah "pemahaman"

    BalasHapus
  4. Salam kenal yach makasih berkunjung ke blogku lagi yach

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P