Ketika Waktu Semakin Dekat

Mengetahui sesuatu yang menyakitkan, adakalanya lebih menyedihkan. Mencoba menerima apa adanya. Kaki-kaki yang mulai tidak bernyawa, wajah yang mulai tak bermaya. Kini senyum menghamipriku kecut. Seperti sebuah pecut yang akan membuat nyawaku tercabut. Semangat yang ku bangun, runtuh sudah. (Eh, aku mo nulis apa yah?) noraks banget deh...

0 komentar:

Poskan Komentar

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P