Buru-buru ku siapkan pekerjaan rumah. Ingin segera masuk bilik, menyelesaikan kewajibanku kepada-Nya setelah itu, baru membuka surat khabar yang ku beli. Ya Allah... betul-betul menyedihkan. Judulnya cukup panjang, "Di dera majikan hampir setiap hari 3 tahun dalam neraka." Robbi, aku sungguh terluka melihat gambarnya. Seorang wanita dengan memar di seluruh tubuh, dengan lecur di seluruh muka. Allah, dugaan apakah ini. Adakah ini nasib kawan-kawan seprofesiku...??? Sungguh klise, ketika jawabannya adalah, "Ya" dia adalah seorang pembantu yang teraniaya.
Ingin sekali ku posting segera cerita itu. tapi, keberanianku tiba-tiba membeku dan Tangan ku pun serasa kelu. Satu demi satu, ketika butir-butir duka mengalir tanpa ku pinta kembali tanya menggelayut seluruh raga. Duhai Allah, adakah sama nasib sang pembantu dengan Manohara...??? Aku kembali di selubungi pilu.
Kisah seorang janda berusia 33 tahun, sungguh tragis nasibnya. 3 tahun bekerja di negara orang tapi, hanya duka dan dera yang di dapatinya. Siti Hajar namanya, hampir setiap hari mengalami penderitaan di dera majikannya. Dia di berlakukan bagai abdi, setiap hari juga dia hanya di beri makan nasi kosong. Lebih memualkan, jika Siti Hajar ingin menjamah lauk, dia hanya di beri daging babi oleh majikannya. Meskipun majikan tahu bahwa dia beragama Islam. Metro, selasa 9 Juni 2009.
Sungguh aku tertanya-tanya, kenapa begitu lamanya ia di dera? Jawaban, prasangka dan tetek bengeknya berkecamuk di kepalaku. Ah, andaikan ada wadah khusus untuk pembantu rumah tangga di Malaysia, tentunya, tidak akan ada kisah lara ini. Kalaulah agen lebih berhati-hati meletakan pembantu kerja di tempatnya pastilah tiada cerita seperti ini. Tapi, semua sudah terjadi, sang Siti hajar lainnya pun belum di ketahui nasib semuanya. Meskipun aku yakin, tak semua teraniaya. (buktinya, aku masih bisa menulis ini)
Siti Hajar berhasil meloloskan diri pada jam 1 dini hari pagi. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana susahnya Ia melarikan diri. Tinggal di sebuah Kondominium, Mount Kiara Damansara yang lumayan jauh dari Kedutaan KBRI di Kuala Lumpur. Beruntung, tatkala ia menemukan sopir taksi yang baik budinya. Sang penyelamat menghantarkannya ke KBRI. Padahal, Siti Hajar tak memiliki uang sesenpun. Semakin terguris hatiku, kemana hak gajinya selama ini...??? Rupanya, sang majikan selain menderanya juga tak membayar gajianya.
Ah, andaikan antara agen, mau memantaunya dengan baik. Aku tak akan mengeluh di sini. Senin pagi, Siti hajar berhasil melepaskan diri dari cengkraman sang durjana, membawa diri dan mencari pembelaan diri di KBRI. Dan sang durjana pun sudah di bekuk petugas kepolisian untuk di tahan di minat keterangannya. nasib Siti Hajar lebih tragis berbamding Nirmala Bonat.
Bukan bermaksud raisal, sepertinya, kebanyakan pembantu yang di dera karena bekerja dengan seorang non Melayu. Padahal, dalam akta perjanjian pengambilan pembantu, sudah nyata-nyata tertulis bahwa majikan pun harus menghormati kepercayaan agama pembantunya.
Kutulis tajuk "Indonesia Setengah Tiang" karena aku merasa begitu duka dengan nasibnya. Juga, aku berfikir panjang sebelum menuliskan ini. takut terjadi kontroversi. Robi, ku tulis ini dengan jemari kecilku bahwa aku bukan mengadu domba sesiapa tapi, aku hanya berbagi dengan apa yang aku lihat. Wallahu'alam
inalillahi wainailaihi rojiun.
ReplyDeletesemoga orang yang melakukan hal tersebut mendapat tempat di neraka paling busuk.amin.
bangsat, biadab, mati aja lu yang ngelakuin itu.
ReplyDeletesayang pemerintah indonesia terlalu berbaik hati kalo ada yg seperti ini...
kapan indonesia dihormati negara lain, kalo hal seperti ini dibiarkan..
ikut prihatin...
ReplyDeletemudahn saja tidak ada konflik lebih besar..
ReplyDeleteitulah ya allah,
ReplyDeletekenap para majikan itu ngga menyadari,ngga merasakan apa yang dia rasakan,seenaknya saja memperkklajukan seorang pembantu,
sungguh aku sangat tersinggung,aku ngga rela,
kaum ku juga manusia berperasaan,
sampai kapan Uang dan kekuasaan akan terus menjajah yang lemah dan tak ber uang?
hatiku sakit jika melihat semua ini,karena akupun pernah merasakannya !!
astagfirullah..saya nggak berani lihat mba,,saya ksel bgt ni ma malaysia,,pdhl mereka juga negara muslim,,tp klakuanny kq sprti itu..
ReplyDeletetakut terjadi perang sesama muslim,,mudah2an nggak ya,,
mba ana,,maf bru bls,,bis kuliah dr pg mpe sore,,
ReplyDeletesya ngurus blog ini cma sndiri mba,,saya sedih mba, anak sma skrg klo kewarnet itu maen game atau ga buka facebook dan tmen2nny,,anak kir yg saya bina di sma31 gak ad satupun yg blogger,,dan mereka juga kurang mendukung blog kir ini,,liat aj yang komen malah orang lain, gak ad anak kirnya,,huhu"
Ya Alloh
ReplyDeletesemoga Siti Hajar menemukan kebahagiaan di kemudian hari
di beri kemudahan rejeki
di beri kesehatan yang selama ini tersakiti
itulah Na yang bikin aku ngeri tuk cerita
hatiku udah terlalu sakit karena pekerja seperti kita ada yg sangat teraniaya dan ada juga yang sengaja menganiaya dirinya sendiri
btw, Na do'akan Wina tuk bisa mengeluarkan segala beban selama berada di sini dan coba tuk mendapatkan hak yg selayaknya sebagai seorang perkerja. Win berencana ke KBRI tuk suatu urusan yg berkaitan tentang pekerja di tempat wina
iya, aku kemarin malem nonton di TV. Heran melihat ada manusia yg bisa melakukan itu pada sesamanya. Maaf, bukannya merendahkan martabat manusia, tapi kadang2 hewan masih lebih baik dari manusia seperti itu. Hewan tdk akan menyerang sesamanya kalo tdk terancam jiwanya atau sedang berebut makanan....
ReplyDeletePrihatin deh..
wah, henny juga turut simpati setelah mendengar berita tentang beliau. tadi sore juga baru diberitakan bahwa siti hajar langsung menelpon Pak SBY supaya KBRI langsung memproses dalam jalur hukum
ReplyDeleteSaat ini Siti Hajar sudah selamat, semoga diberi ketabahan dan kekuatan, saya juga berdoa bagi Mbak Anaz supaya tetap dilindungi oleh Rahmat-Nya dan diberikan kesehatan selalu agar pekerjaan dapat selalu terselesaikan dengan baik, Amin.
ReplyDeleteTampaknya para TKI/TKW dari indonesia sudah dianggap bagai hewan saja disiksa diinjak dihajar dibabi buta ditendang..ooo ada apa dengan bangsa ini tampaknya tidak mau bertanggung jawab atas semua yang terjadi..
ReplyDeleteseperti yang belakangan terjadi pesawat--pesawat dan heli berjatuhan!! tapi enggak ada yang mau bertanggung jawab..padahal diluar sana ada ketegangan konflik ambalat yang masih mendebu..
warga geram kepada malaysia,,mereka berfikir lebih baik jalan perang yang ditumpuh,,tapi apa yang dibuat perang kalo belum sampai medan perang sudah jatuh duluan *parah*
Yaa moga saja jalan damai menjadi tujuannya!! amiin..kalo tidak(perang)bisa--bisa TKI dan TKW bisa terancam dinegeri jiran
INDONESIA SETENGAH TIANG
nah ini yang selalu membuatku terheran2.
ReplyDeleteudah banyak kejadian seperti ini, tapi masih banyak juga org Indonesia mau kesana. Sehingga banyak rumah tangga yang butuh bantuan pekerja, tidak bisa mendapatkan orang.
aku pun berduka
nb :
Hotel Grand Ellite pekanbaru sedang banyak seminar. Seminar yang mana 1 neh yang ditanyakan?
serius, miris bgt aku liatnya mbak...
ReplyDeletetw ga, mamaku aja sampai nangis liat beritanya... kesian bgt pokoknya... higs..higs...
BERDUKA SEDALAM-DALAMNYA
ReplyDeletesemoga kita belajar dari peristiwa ini...
Duh maaf ni Naz keknya ada missunderstanding deh nih
ReplyDeletegini lho Naz, Wina tuh kalo denger yg beginian tuh gak tega banget
trus keinget deh ma temen2 kita yg lain yang bisa hidup enak disini sampe gak pengen pulang dan yah begitulah..
dua sisi kehidupan yang berbedakan yang satu bener2 teraniaya
yang satunya sengaja menganiaya diri sendiri
ups jangan cemberut donk neng... ntar tambah cakep lho....
Pak Tatang??? sapa dia Na... Win baru plan ke KBRI dan insyaAlloh di jalanin. mohon info nya dunk...
kita semua berduka....pemerintah semoga tidak buta...!!!!!
ReplyDeleteSubhallah... tadi pas nonton di tivi sepeti biasa saja, sama kek TKW laine. tapi pas liat foto diatas, beuh. engga habis pikir, kejam, biadab.
ReplyDeletekenapa yang berkuasa selalu keji... kenapa yang lemah selalu teraniaya.....
ReplyDeleteTuhan, Engkaulah yang Maha Adil...
hmm.. mengerikan yaaa.. manusia.. manusia.. kelakuannya melebihi binatang.. pertanda apakah ini..
ReplyDeleteSalam Sayang
astagfirullah...
ReplyDeleteaku sering orang liat terkapar karna kelaparan di afrika tapi luka2 karna2 kekejian manusia??? duh, gak sanggup....
Aku denger beritanya di TV mbak
ReplyDeletesaking gak tega aku lihat penderitaannya aku suka merem kalo gambarnya di tayangkan
kenapa pemerintah gak ada upaya buat membela warganya yang seperti ini
bukankah yang begini yang jauh lebih kelihatan penyiksaan
tanpa visumpun tahu
kalo ini adalah penganiayaan yang sangat keji
Nice post...semoga nasib mereka menjadi lebih baik dikemudian hari...karena mereka merupakan pahlawan devisa bagi negara... Oh Tuhan dengarkan lah do'a mereka..amin..
ReplyDeleteDuh mbak.
ReplyDeleteMiris banget ngeliat rupa siti hajar sekarang.
K0g ada ya orang yang gak manusiawi gitu.
Ckckck..
Mba...aku ngilu banget lihat foto nya siti hajar.
ReplyDeleteHiksss....kenapa yah ada manusia yg bnr2 g punya hati nurani seperti majikan perempuanny itu.
Dia seorang PEREMPUAN....itu yg g aku habis pikir,dia perempuan tapi hatinya bener2 g berperasaan.
Ihh..jadi pengen marah mbaa.....
Smg siti hajar bisa segera pulih y mba kondisinya.amienn....
buat mba Ana..jangan sedih ya,keep smile mba...
Astaghfirullahal'adzim ...
ReplyDeletemelihatnya pertama di TV saya miris dan marah, kenapa masih saja ada penyiksaan yang seperti ini? Selanjutnya saya hanya bisa berdoa dan berharap semoga para pembuat kebijakan di negeri ini dapat segera memperbaiki payung hukum yang dapat melindungi siapapun WNI yang berada di luar negeri, agar ia tetap memperoleh hak-hak terdasarnya sebagai manusia yang sederajat.
Postingan yang bagus, dik Ana ...
semoga kau selalu dalam lindungan Allah swt. Amiiinn ...
kenapa ada orang yang tega berbuat begitu dimana hati nurani mereka, dimana iman mereka, dimana sifat sayang mereka, mereka tidak berfikir seandainya itu terjadi pada diri si pelaku..hanya doa dan doalah ku bersimpuh pada Ilahi untuk memberikan dorongan berupa ketabahan untuknya. semoga tabah dalam menghadapi cobaan hidup ini
ReplyDeleteya ampunnn..An...aku jadi mau pingsan ngeliatnya. itu majikan jahat banget sih. manusia bukan tuh majikannya? aku juga udah baca di koran ttg berita ini tapi gak ada fotonya.
ReplyDeleteya ALLAH... *speechless
ReplyDeleteBiadab benner tuh si Majikan,... Aku jadi ngeri liat foto siti hajar ini
ReplyDeleteOh my God...
ReplyDeleteSebenarnya ini patutlah kita renungi, usaha dan berdoa bersama untuk perbaikan ekonomi Indonesia. Supaya tdak lagi dilecehkan oleh negeri Jiran.. Jujur, sepanjang kita masih begini, pelecehan demi pelecehan sulit untuk berhenti..
Saya ikut prihatis atas apa yang menimpa beliau...
ReplyDeleteIntinya adalah kita harus saling menghargai...
Majikan memerlukan seorang pembantu
Begitupun Sebaliknya :((
masya ALLAH
ReplyDeletemari kita selamatkan TKW
ReplyDeleteManohara kagak ada apa2nya.....
ReplyDeleteDENDAM ini membara....!!! Terhampar sosok seorang saudara terlunta, dianiaya....
Hhhhh......
Astagfirullah... Duh, ikut prihatin :((
ReplyDeleteHeran ya pemerintah Indonesia kok bisa diem aja...
Masya Allah... kenapa ada orang yang begitu kejam terhadap sesamanya ? Sungguh tragis nasib Siti Hajar, tak tega aku melihat fotonya, mbak
ReplyDeleteSemoga kasus ini segera disidangkan dan Siti Hajar mendapatkan keadilan. Amin.
aku nabok kucing aja ngga tega :(
ReplyDeletebarusan tadi liat britanya :( duuuuh...smg cpt selesai dan balik bersama keluarganya
Ass...
ReplyDeleteNa malam ini gak ol yah...
waduh seneng banget lihat foto kita di FB
gak nyangka kalo Ana mo pasang foto itu di FB
hmmm maaf sekali lagi ama komenku kemarin malam yah. :D
kok tega yaaaa....
ReplyDeletebener2 ga abis pikir gw..
udah ella add tuh link blog -nya..
salam persahabatan jugaa ^_^
ugh..sadis bgt..semoga Siti Hajar diberi kekuatan oleh Allah SWT dan seret majikannya ke penjara !
ReplyDeleteKenapa manohara ga ada bekas siksaan seperti Siti hajar ya?
ReplyDeletetapi beritanya begitu heboh
asslmualaikm mba,,hehe"
ReplyDeletemle2 bru ol,,he"
oy fb ny dh sya app,,
klo saya kuliah di binus university(he" inggris dikit..) jurusan IT,,
lg males ngeblog ni mba,,
Iya mbak, rasanya dengar kisah ini dan lihat luka-luka yang diderita Siti Hajar, dalam batin menggelayut tanya... manusia macam apa yang tega melakukan penganiayaan semacam ini... mungkin hanya orang-orang yang sudah mati hatinya... moga Allah mengampuni apa yang sudah dilakukannya...
ReplyDeletemirip lagunya slank nih..
ReplyDeletegmn ya??itulah indonesia sekarang
banyak sekali kejadian2 seperti ini
kenapa ya???
Semoga derita Siti Hajar diganti dengan kebahagiaan di dunia da akhirat
ReplyDeletewah bole juga neh ketemu ma employernya
ReplyDeletesend aja namanya ke imelku attayaya@yahoo.com
sebisa mungkin akan kucari
eh acaranya sama dengan FEALAC tanggal 11 juni ya?
ReplyDeletewah dah lewat dong
ko tega sih...sampe ky gt apa ga kasihan ya??? yg melakukan hal itu manusia ato hewan sih??
ReplyDeletemasya alloh.....
ReplyDeletemoga nggak terulang lagi...
aduh kecewa saya
ReplyDeletekasihan bnget dia kulitnya dan mukanya bnyak yg rusak..!memang orang malaysya itu kurang ajar bertindak semena-mena terhadap warga Indonesia..
ReplyDeleteya ampun, moga jadi pelajaran buat kita aja ya mba ...
ReplyDeletemba, saya belum jadi follower, jadinya terlabat terus ngisi koment , maafin ya ,
sekarang udah jadi follower, :D
dulu ketika kasus nirmala bonat kupikir ini akhir kisah2 seperti itu, eh...ternyata masih ada lagi. Ini bukti pemerintah tak mau belajar dan serius menjamin hak2 warganya di rantau. ini juga bukti betapa lemahnya diplomasi luarnegri indonesia.
ReplyDeletesebaiknya hentikan dulu pengiriman TKI sampai ada perbaikan manajement PJTKI dan bukti nyata bahwa pemerintah akan menjamin hak2 warganya yg jadi TKI.
akupun tak sanggup berlama-lama melihat foto itu, miris hati ini.....
tega bgt yahh...bnr2 bukan manusia tuh
ReplyDeletebtw duh aku g bs liat foto tuh, ngeri bangettt...
terdiam
ReplyDeletehanya manusia yang sudaah tak berhati manusia lagi yang mampu melakukan smua itu, azzab Tuhan lebih pedih dan pasti datang...
ReplyDeletebuat Siti Hajar, semoga cepat sembuh, diberi ketabahan dan kesabaran, bisa bertemu keluarga kembali, serta tertunaikan hak2nya...
ganyang malaysia.............
ReplyDelete