Indonesia Setengah Tiang

Senin lalu, setelah aku posting cerpen rupanya, mbak Fanny benar-benar bertandang ke rumah ku. Lebih ajaib lagi tatkala esok harinya mbak Fanny mengupas beberapa temen-temen bloger yang memiliki talent ke arah kepenulisan. Tak pelak, namaku pun di sebutnya. Ingin rasanya malam itu ku review balik tulisannya. Sekedar menunda menunggu waktu luang, ku redakan niat untuk mempostingnya. Dan berniat malam hari akan ku posting. Malam beranjak, rupanya beberapa kerjaan menyita waktuku. Sampailah niatku untuk membeli coklat sebagai hadiah sahabat pun belum tertunai. Mengandalkan sisa-sisa tenaga yang ada, malam itu aku pergi juga ke warung terdekat untuk membelinya. Selesai membeli coklat, mataku menyapu beberapa surat khabar yang berbaris rapi di bagian depan. Ada beberapa yang menarik perhatianku, sekilas aku melihat berita Manohara. Sering hatiku terusik cemburu tatkala beritanya beredar di berbagai media. Cemburu karena beritanya mengalahkan isu dari segala isu yang perlu. Beranjak ke sebelahnya, lemah lunglai aku melihat halaman depan surat khabar metro hari Selasa. Tak berfikir panjang, aku langsung menyambarnya dan membayar untuk segera ku bawa pulang. Dalam perjalanan, meskipun aku belum membaca penuh cerita itu tangisku sudah setia menunggu. Air mataku pun sudah jatuh satu persatu. Beruntung ketika gelap, tiadalah sesiapa yang melihatku sekarat dalam duka. Duka karena kecewa, duka dalam luka. Allah, cobaan apalagi yang Engkau berikan kepada hamba-Mu...??? Sungguh pilu, piluku benar-benar tak berlagu. Berangkai pertanyaan ku buat tapi ia buntu sesaat tak terjawab. Semakin ku percepat langkah ingin segera sampai ke rumah. Membereskan segala yang ada juga mengisi perut yang sejak siang lagi tak terisi apa (kebiasaan buruk sering gak makan, bukan gak ada tapi, emang dah biasa).
Buru-buru ku siapkan pekerjaan rumah. Ingin segera masuk bilik, menyelesaikan kewajibanku kepada-Nya setelah itu, baru membuka surat khabar yang ku beli. Ya Allah... betul-betul menyedihkan. Judulnya cukup panjang, "Di dera majikan hampir setiap hari 3 tahun dalam neraka." Robbi, aku sungguh terluka melihat gambarnya. Seorang wanita dengan memar di seluruh tubuh, dengan lecur di seluruh muka. Allah, dugaan apakah ini. Adakah ini nasib kawan-kawan seprofesiku...??? Sungguh klise, ketika jawabannya adalah, "Ya" dia adalah seorang pembantu yang teraniaya. Ingin sekali ku posting segera cerita itu. tapi, keberanianku tiba-tiba membeku dan Tangan ku pun serasa kelu. Satu demi satu, ketika butir-butir duka mengalir tanpa ku pinta kembali tanya menggelayut seluruh raga. Duhai Allah, adakah sama nasib sang pembantu dengan Manohara...??? Aku kembali di selubungi pilu. Kisah seorang janda berusia 33 tahun, sungguh tragis nasibnya. 3 tahun bekerja di negara orang tapi, hanya duka dan dera yang di dapatinya. Siti Hajar namanya, hampir setiap hari mengalami penderitaan di dera majikannya. Dia di berlakukan bagai abdi, setiap hari juga dia hanya di beri makan nasi kosong. Lebih memualkan, jika Siti Hajar ingin menjamah lauk, dia hanya di beri daging babi oleh majikannya. Meskipun majikan tahu bahwa dia beragama Islam. Metro, selasa 9 Juni 2009. Sungguh aku tertanya-tanya, kenapa begitu lamanya ia di dera? Jawaban, prasangka dan tetek bengeknya berkecamuk di kepalaku. Ah, andaikan ada wadah khusus untuk pembantu rumah tangga di Malaysia, tentunya, tidak akan ada kisah lara ini. Kalaulah agen lebih berhati-hati meletakan pembantu kerja di tempatnya pastilah tiada cerita seperti ini. Tapi, semua sudah terjadi, sang Siti hajar lainnya pun belum di ketahui nasib semuanya. Meskipun aku yakin, tak semua teraniaya. (buktinya, aku masih bisa menulis ini) Siti Hajar berhasil meloloskan diri pada jam 1 dini hari pagi. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana susahnya Ia melarikan diri. Tinggal di sebuah Kondominium, Mount Kiara Damansara yang lumayan jauh dari Kedutaan KBRI di Kuala Lumpur. Beruntung, tatkala ia menemukan sopir taksi yang baik budinya. Sang penyelamat menghantarkannya ke KBRI. Padahal, Siti Hajar tak memiliki uang sesenpun. Semakin terguris hatiku, kemana hak gajinya selama ini...??? Rupanya, sang majikan selain menderanya juga tak membayar gajianya. Ah, andaikan antara agen, mau memantaunya dengan baik. Aku tak akan mengeluh di sini. Senin pagi, Siti hajar berhasil melepaskan diri dari cengkraman sang durjana, membawa diri dan mencari pembelaan diri di KBRI. Dan sang durjana pun sudah di bekuk petugas kepolisian untuk di tahan di minat keterangannya. nasib Siti Hajar lebih tragis berbamding Nirmala Bonat. Bukan bermaksud raisal, sepertinya, kebanyakan pembantu yang di dera karena bekerja dengan seorang non Melayu. Padahal, dalam akta perjanjian pengambilan pembantu, sudah nyata-nyata tertulis bahwa majikan pun harus menghormati kepercayaan agama pembantunya. Kutulis tajuk "Indonesia Setengah Tiang" karena aku merasa begitu duka dengan nasibnya. Juga, aku berfikir panjang sebelum menuliskan ini. takut terjadi kontroversi. Robi, ku tulis ini dengan jemari kecilku bahwa aku bukan mengadu domba sesiapa tapi, aku hanya berbagi dengan apa yang aku lihat. Wallahu'alam

58 komentar:

  1. inalillahi wainailaihi rojiun.
    semoga orang yang melakukan hal tersebut mendapat tempat di neraka paling busuk.amin.

    BalasHapus
  2. bangsat, biadab, mati aja lu yang ngelakuin itu.
    sayang pemerintah indonesia terlalu berbaik hati kalo ada yg seperti ini...
    kapan indonesia dihormati negara lain, kalo hal seperti ini dibiarkan..

    BalasHapus
  3. mudahn saja tidak ada konflik lebih besar..

    BalasHapus
  4. itulah ya allah,
    kenap para majikan itu ngga menyadari,ngga merasakan apa yang dia rasakan,seenaknya saja memperkklajukan seorang pembantu,
    sungguh aku sangat tersinggung,aku ngga rela,
    kaum ku juga manusia berperasaan,
    sampai kapan Uang dan kekuasaan akan terus menjajah yang lemah dan tak ber uang?
    hatiku sakit jika melihat semua ini,karena akupun pernah merasakannya !!

    BalasHapus
  5. astagfirullah..saya nggak berani lihat mba,,saya ksel bgt ni ma malaysia,,pdhl mereka juga negara muslim,,tp klakuanny kq sprti itu..
    takut terjadi perang sesama muslim,,mudah2an nggak ya,,

    BalasHapus
  6. mba ana,,maf bru bls,,bis kuliah dr pg mpe sore,,
    sya ngurus blog ini cma sndiri mba,,saya sedih mba, anak sma skrg klo kewarnet itu maen game atau ga buka facebook dan tmen2nny,,anak kir yg saya bina di sma31 gak ad satupun yg blogger,,dan mereka juga kurang mendukung blog kir ini,,liat aj yang komen malah orang lain, gak ad anak kirnya,,huhu"

    BalasHapus
  7. Ya Alloh
    semoga Siti Hajar menemukan kebahagiaan di kemudian hari
    di beri kemudahan rejeki
    di beri kesehatan yang selama ini tersakiti
    itulah Na yang bikin aku ngeri tuk cerita
    hatiku udah terlalu sakit karena pekerja seperti kita ada yg sangat teraniaya dan ada juga yang sengaja menganiaya dirinya sendiri

    btw, Na do'akan Wina tuk bisa mengeluarkan segala beban selama berada di sini dan coba tuk mendapatkan hak yg selayaknya sebagai seorang perkerja. Win berencana ke KBRI tuk suatu urusan yg berkaitan tentang pekerja di tempat wina

    BalasHapus
  8. iya, aku kemarin malem nonton di TV. Heran melihat ada manusia yg bisa melakukan itu pada sesamanya. Maaf, bukannya merendahkan martabat manusia, tapi kadang2 hewan masih lebih baik dari manusia seperti itu. Hewan tdk akan menyerang sesamanya kalo tdk terancam jiwanya atau sedang berebut makanan....
    Prihatin deh..

    BalasHapus
  9. wah, henny juga turut simpati setelah mendengar berita tentang beliau. tadi sore juga baru diberitakan bahwa siti hajar langsung menelpon Pak SBY supaya KBRI langsung memproses dalam jalur hukum

    BalasHapus
  10. Saat ini Siti Hajar sudah selamat, semoga diberi ketabahan dan kekuatan, saya juga berdoa bagi Mbak Anaz supaya tetap dilindungi oleh Rahmat-Nya dan diberikan kesehatan selalu agar pekerjaan dapat selalu terselesaikan dengan baik, Amin.

    BalasHapus
  11. Tampaknya para TKI/TKW dari indonesia sudah dianggap bagai hewan saja disiksa diinjak dihajar dibabi buta ditendang..ooo ada apa dengan bangsa ini tampaknya tidak mau bertanggung jawab atas semua yang terjadi..
    seperti yang belakangan terjadi pesawat--pesawat dan heli berjatuhan!! tapi enggak ada yang mau bertanggung jawab..padahal diluar sana ada ketegangan konflik ambalat yang masih mendebu..
    warga geram kepada malaysia,,mereka berfikir lebih baik jalan perang yang ditumpuh,,tapi apa yang dibuat perang kalo belum sampai medan perang sudah jatuh duluan *parah*
    Yaa moga saja jalan damai menjadi tujuannya!! amiin..kalo tidak(perang)bisa--bisa TKI dan TKW bisa terancam dinegeri jiran
    INDONESIA SETENGAH TIANG

    BalasHapus
  12. nah ini yang selalu membuatku terheran2.
    udah banyak kejadian seperti ini, tapi masih banyak juga org Indonesia mau kesana. Sehingga banyak rumah tangga yang butuh bantuan pekerja, tidak bisa mendapatkan orang.

    aku pun berduka

    nb :
    Hotel Grand Ellite pekanbaru sedang banyak seminar. Seminar yang mana 1 neh yang ditanyakan?

    BalasHapus
  13. serius, miris bgt aku liatnya mbak...
    tw ga, mamaku aja sampai nangis liat beritanya... kesian bgt pokoknya... higs..higs...

    BalasHapus
  14. BERDUKA SEDALAM-DALAMNYA
    semoga kita belajar dari peristiwa ini...

    BalasHapus
  15. Duh maaf ni Naz keknya ada missunderstanding deh nih
    gini lho Naz, Wina tuh kalo denger yg beginian tuh gak tega banget
    trus keinget deh ma temen2 kita yg lain yang bisa hidup enak disini sampe gak pengen pulang dan yah begitulah..
    dua sisi kehidupan yang berbedakan yang satu bener2 teraniaya
    yang satunya sengaja menganiaya diri sendiri

    ups jangan cemberut donk neng... ntar tambah cakep lho....

    Pak Tatang??? sapa dia Na... Win baru plan ke KBRI dan insyaAlloh di jalanin. mohon info nya dunk...

    BalasHapus
  16. kita semua berduka....pemerintah semoga tidak buta...!!!!!

    BalasHapus
  17. Subhallah... tadi pas nonton di tivi sepeti biasa saja, sama kek TKW laine. tapi pas liat foto diatas, beuh. engga habis pikir, kejam, biadab.

    BalasHapus
  18. kenapa yang berkuasa selalu keji... kenapa yang lemah selalu teraniaya.....

    Tuhan, Engkaulah yang Maha Adil...

    BalasHapus
  19. hmm.. mengerikan yaaa.. manusia.. manusia.. kelakuannya melebihi binatang.. pertanda apakah ini..
    Salam Sayang

    BalasHapus
  20. astagfirullah...

    aku sering orang liat terkapar karna kelaparan di afrika tapi luka2 karna2 kekejian manusia??? duh, gak sanggup....

    BalasHapus
  21. Aku denger beritanya di TV mbak
    saking gak tega aku lihat penderitaannya aku suka merem kalo gambarnya di tayangkan
    kenapa pemerintah gak ada upaya buat membela warganya yang seperti ini
    bukankah yang begini yang jauh lebih kelihatan penyiksaan
    tanpa visumpun tahu
    kalo ini adalah penganiayaan yang sangat keji

    BalasHapus
  22. Nice post...semoga nasib mereka menjadi lebih baik dikemudian hari...karena mereka merupakan pahlawan devisa bagi negara... Oh Tuhan dengarkan lah do'a mereka..amin..

    BalasHapus
  23. Duh mbak.
    Miris banget ngeliat rupa siti hajar sekarang.
    K0g ada ya orang yang gak manusiawi gitu.
    Ckckck..

    BalasHapus
  24. Mba...aku ngilu banget lihat foto nya siti hajar.
    Hiksss....kenapa yah ada manusia yg bnr2 g punya hati nurani seperti majikan perempuanny itu.

    Dia seorang PEREMPUAN....itu yg g aku habis pikir,dia perempuan tapi hatinya bener2 g berperasaan.
    Ihh..jadi pengen marah mbaa.....

    Smg siti hajar bisa segera pulih y mba kondisinya.amienn....
    buat mba Ana..jangan sedih ya,keep smile mba...

    BalasHapus
  25. Astaghfirullahal'adzim ...
    melihatnya pertama di TV saya miris dan marah, kenapa masih saja ada penyiksaan yang seperti ini? Selanjutnya saya hanya bisa berdoa dan berharap semoga para pembuat kebijakan di negeri ini dapat segera memperbaiki payung hukum yang dapat melindungi siapapun WNI yang berada di luar negeri, agar ia tetap memperoleh hak-hak terdasarnya sebagai manusia yang sederajat.
    Postingan yang bagus, dik Ana ...
    semoga kau selalu dalam lindungan Allah swt. Amiiinn ...

    BalasHapus
  26. kenapa ada orang yang tega berbuat begitu dimana hati nurani mereka, dimana iman mereka, dimana sifat sayang mereka, mereka tidak berfikir seandainya itu terjadi pada diri si pelaku..hanya doa dan doalah ku bersimpuh pada Ilahi untuk memberikan dorongan berupa ketabahan untuknya. semoga tabah dalam menghadapi cobaan hidup ini

    BalasHapus
  27. ya ampunnn..An...aku jadi mau pingsan ngeliatnya. itu majikan jahat banget sih. manusia bukan tuh majikannya? aku juga udah baca di koran ttg berita ini tapi gak ada fotonya.

    BalasHapus
  28. Biadab benner tuh si Majikan,... Aku jadi ngeri liat foto siti hajar ini

    BalasHapus
  29. Oh my God...

    Sebenarnya ini patutlah kita renungi, usaha dan berdoa bersama untuk perbaikan ekonomi Indonesia. Supaya tdak lagi dilecehkan oleh negeri Jiran.. Jujur, sepanjang kita masih begini, pelecehan demi pelecehan sulit untuk berhenti..

    BalasHapus
  30. Saya ikut prihatis atas apa yang menimpa beliau...
    Intinya adalah kita harus saling menghargai...

    Majikan memerlukan seorang pembantu
    Begitupun Sebaliknya :((

    BalasHapus
  31. Manohara kagak ada apa2nya.....

    DENDAM ini membara....!!! Terhampar sosok seorang saudara terlunta, dianiaya....

    Hhhhh......

    BalasHapus
  32. Astagfirullah... Duh, ikut prihatin :((

    Heran ya pemerintah Indonesia kok bisa diem aja...

    BalasHapus
  33. Masya Allah... kenapa ada orang yang begitu kejam terhadap sesamanya ? Sungguh tragis nasib Siti Hajar, tak tega aku melihat fotonya, mbak
    Semoga kasus ini segera disidangkan dan Siti Hajar mendapatkan keadilan. Amin.

    BalasHapus
  34. aku nabok kucing aja ngga tega :(
    barusan tadi liat britanya :( duuuuh...smg cpt selesai dan balik bersama keluarganya

    BalasHapus
  35. Ass...
    Na malam ini gak ol yah...
    waduh seneng banget lihat foto kita di FB
    gak nyangka kalo Ana mo pasang foto itu di FB
    hmmm maaf sekali lagi ama komenku kemarin malam yah. :D

    BalasHapus
  36. kok tega yaaaa....

    bener2 ga abis pikir gw..

    udah ella add tuh link blog -nya..
    salam persahabatan jugaa ^_^

    BalasHapus
  37. ugh..sadis bgt..semoga Siti Hajar diberi kekuatan oleh Allah SWT dan seret majikannya ke penjara !

    BalasHapus
  38. Kenapa manohara ga ada bekas siksaan seperti Siti hajar ya?
    tapi beritanya begitu heboh

    BalasHapus
  39. asslmualaikm mba,,hehe"
    mle2 bru ol,,he"
    oy fb ny dh sya app,,
    klo saya kuliah di binus university(he" inggris dikit..) jurusan IT,,
    lg males ngeblog ni mba,,

    BalasHapus
  40. Iya mbak, rasanya dengar kisah ini dan lihat luka-luka yang diderita Siti Hajar, dalam batin menggelayut tanya... manusia macam apa yang tega melakukan penganiayaan semacam ini... mungkin hanya orang-orang yang sudah mati hatinya... moga Allah mengampuni apa yang sudah dilakukannya...

    BalasHapus
  41. mirip lagunya slank nih..

    gmn ya??itulah indonesia sekarang
    banyak sekali kejadian2 seperti ini
    kenapa ya???

    BalasHapus
  42. Semoga derita Siti Hajar diganti dengan kebahagiaan di dunia da akhirat

    BalasHapus
  43. wah bole juga neh ketemu ma employernya
    send aja namanya ke imelku attayaya@yahoo.com
    sebisa mungkin akan kucari

    BalasHapus
  44. eh acaranya sama dengan FEALAC tanggal 11 juni ya?
    wah dah lewat dong

    BalasHapus
  45. ko tega sih...sampe ky gt apa ga kasihan ya??? yg melakukan hal itu manusia ato hewan sih??

    BalasHapus
  46. masya alloh.....
    moga nggak terulang lagi...

    BalasHapus
  47. kasihan bnget dia kulitnya dan mukanya bnyak yg rusak..!memang orang malaysya itu kurang ajar bertindak semena-mena terhadap warga Indonesia..

    BalasHapus
  48. ya ampun, moga jadi pelajaran buat kita aja ya mba ...

    mba, saya belum jadi follower, jadinya terlabat terus ngisi koment , maafin ya ,

    sekarang udah jadi follower, :D

    BalasHapus
  49. dulu ketika kasus nirmala bonat kupikir ini akhir kisah2 seperti itu, eh...ternyata masih ada lagi. Ini bukti pemerintah tak mau belajar dan serius menjamin hak2 warganya di rantau. ini juga bukti betapa lemahnya diplomasi luarnegri indonesia.

    sebaiknya hentikan dulu pengiriman TKI sampai ada perbaikan manajement PJTKI dan bukti nyata bahwa pemerintah akan menjamin hak2 warganya yg jadi TKI.

    akupun tak sanggup berlama-lama melihat foto itu, miris hati ini.....

    BalasHapus
  50. tega bgt yahh...bnr2 bukan manusia tuh
    btw duh aku g bs liat foto tuh, ngeri bangettt...

    BalasHapus
  51. hanya manusia yang sudaah tak berhati manusia lagi yang mampu melakukan smua itu, azzab Tuhan lebih pedih dan pasti datang...

    buat Siti Hajar, semoga cepat sembuh, diberi ketabahan dan kesabaran, bisa bertemu keluarga kembali, serta tertunaikan hak2nya...

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P