Assalamu'alaikum...
Tak di sangka, aku kembali begitu cepat. Padahal, masa itu masih jauh, dua bulan-tiga bulan. Tapi, aku tak dapat berkata apa sahabat. Andai tak kutulis disini, aku pasti akan selalu merasa sendiri dan sepi dalam tangis. back to cerita, aku menutup blog, sebetulnya tiada peristiwa yang istimewa. terimakasih kepada teman2 yang menanyakannya. Begitu besar perhatian sahabat semua. Sedikit berbagi, penutupan blogku, dalam rangka konsentrasi kemalasanku (maksudnya biar gak males). Aku sedang khusu' mengikuti kelas nonfiksi dan berencana membuat tulisan yang lebih serius untuk di bukukan. Tapi, sayang seribu sayang, ternyata, malasku semakin menghadang. Dan, ajaibnya, aku kembali mendapat tantangan yang membuatku berurai-urai kesedihan.
Ini adalah sesi curhat, tentang kesedihan juga kekalahan. tatkala bicara cinta, ia adalah fitrah yang di berikan oleh-Nya. ketika ia jatuh dan terperangkap kepada manusia, aku adalah termasuk di dalamnya. Entah mengapa, aku betul-betul memiliki perasaan lebih untuknya. Sepertinya, ia memiliki perasaan yang sama. Dan sah, ia memang memilikinya. Sedikit kalimat menuju kearah serius. Meskipun masih dalam diam, sering aku memohon kepada-Nya yang menguasai hati manusia yang terbaik adalah mudahkan jalan kami.
Ketika seawal malam tadi, hapeku berdering. Namanya tertera di layar hape, sedikit basa basi bertanya khabar. Cerita mulai beralur, aku sudah menekanya. Kesedihan memasuki rongga tapi, aku masih menahan diri untuk tertawa. Ah, akhirnya kalimat itu keluar juga. Suaraku serak, aku bertahan untuk tidak menangis dan dia mendengarnya. tapi, kerongkonganku tersekat-sekat juga. Akhirnya, perbicaraan itu, lunas sudah. Kita tak sehaluan.
Doaku terjawab sudah. Inilah akhir dari penantian. Deraiku terasa tatkala tak ada lagi sapa dan tanya, baru kurasa kesedihan itu. Allah, ampuni aku yang telah meletakan hati, bukan pada tempatnya. Sungguh, Engkaulah yang berkuasa membolak balikan hati manusia. Dalam terpurukku, ingin kugapai cinta-Mu.
tatkala malam kian beranjak, ketika tak ada siapa lagi yang mampu ku ajak bertukar pendapat. Entah kenapa, aku ingin kembali mengaktifkan blog ini. Bercerita dengan sahabat semua, aku yakin masih ada penyemangat2 dalam hidupku, untuk aku tak terkulai layu. Sahabat, mohon doa tulusmu juga penyemangat untuk aku berdiri kukuh. Betapa indahnya silaturrahmi.
Sekalian majang award sebagai penyemangat, untuk kembali ngeblog yang sudah lama nongkrong di almari. Teruntuk mbak Fanny, di sini, ku pinta award posting 500 mu mbak.. (gak malu banget Naz :D) Soale, aku yakin, kalau aku gak hiatus, bakalan kebagian juga ;)). Rupanya, blog bisa membuatku tertawa :). Ada yang belum terpasang gak awardnya? segera komplain :)
Sebuah award dari empat orang wanita, maaf rolenya tidak saya ikuti. Betapa merasa di hargainya diriku. terimakasih sekali untuk mbak Fanda, Henny, Mbak Annie dan jeng Sri yang telah menghadiahkannya kepadaku. Pada prote gak yah tanpa mengikuti syaratnya? :) Kalau di protes, aku simpen balik dalam almari.









Selamat datang :)
ReplyDeleteiyey!
ReplyDeletedapat pertamax!
eh... (worship)
ReplyDeletesemoga diberi ketabahan dan diberi yang terbaik...amiin
huehehehe ada yg datang-datang bayar tunggakan neh ceritanya, dibayar LUNAS!!!
ReplyDeletewelcome blog yah, sekarang dah lumayan adem to hati ma pikirannya *hope so*
ReplyDeletesini..sini..sini..rajin2 aja curhat, siap mendengarkan, menampung kemudian diloakin deh sapa tau bisa jadi duit hehehe:p
hihihi ada sih YM tapi wis ndak pernah dibuka tu neng. lagian nih yah wen sebenernya jarang ol, ol kalo mo posting ma bw aja hehehe ndak mampu bayar pulsa seh, maklum ndak punya penghasilan ndiri:p
ReplyDeletedsini wis subuh nih, mo subuh trus ku mo mencuci lalu makan, lalu ngebubuk deh hehehe mau ikutan?!? lah malah bikin curhatan dsini yak:p
oia mo nyepam lagi ah hehehe tar wen add pesbuknya aja yah tapi ntar kalo dah slese ngapa-ngapain, ndak sekarang loh yah hehehe
ReplyDeletelaperrr neh mo buru-buru ah solatnya huehehe *jitak kepala ndiri*
enak yah nyepam jam segini, koneksinya lancar jaya tiada hambatan:p
Ass.wr.wb. Anazkia, postingan natural dan menyentuh ini saya baca sambil makan siang. Ruangan sedang sepi, sebagian sedang sholat Jum'at. Dalam rasa kenyang ini, saya tersenyum membaca tulisanmu. Saya kira, perjalanan seorang anak manusia memang penuh warna. Intinya, meski warna dan nuansanya berbeda, kehidupan kita manusia tidak jauh berbeda. Kehidupan sepenuhnya adalah teka-teki. Tak bisa kita raba, tapi bisa kita rajut asanya. Dalam doa kita padaNya, asa itu tetap hidupkan Anazkia. Akan ada yang terbaik menghampirimu. Senang melihatmu update blog lagi. Keep blogging, keep writing.
ReplyDeletesemangat terus mbak Anaz
ReplyDeleteYa Alloh Mbak Anaz... yg sabar ya... kita manusia hanya mampu menjalani dan gak berhak sedikitpun meminta lebih. Sudah jangan berlarut, tanamkan prinsip kuat di dalam hati bahwa apa yg datang dari-Nya pasti akan kembali juga pada-Nya dengan atau tanpa persetujuan kita sekalipun. Ingat jodoh, rizki dan mati itu mutlak ada dalam genggam-Nya..
ReplyDeleteayo tetap semangaatt...!
Posting pengantar Award yang menyentuh.
ReplyDeleteBaru sempat masuk Naz...
Tadi pagi masih tertutup.
memang cerita tentang mbak anaz itu nggak ada habis-habisnya. dan yang jelas menarik untuk dibaca. semangat terus ya mbak!
ReplyDeleteselamat atas awardnya
selamat datang kembali mbak...
ReplyDeleteTernyata itu toh yg bikin hatimu gundah... Tak perlu risau. Tuhan itu sumber dari segala cinta, dan apa yg dirasakan oleh manusia, berasal dari Ia juga. Jadi cinta itu sah-sah saja berlabuh kemana saja. Toh tanpa cinta, betapa tandusnya hidup ini? Meski sering menyakitkan, tapi hidup kita akan lebih bermakna kala ada cinta. Kemanapun cinta itu membawa kita. Ke sebuah jenjang yg lebih tinggi, atau berhenti pada jenjang tertentu. Namun kita sendiri tahu, bahwa kita mampu mencintai dan dicintai.
ReplyDeleteDuh...kok jadi kayak prolog novel yah...
Keep up the spirit ya An! [jangan hiatus lagi loh!!!!]
hemmm..., kita memang tak bisa menyetir kemana arah hati kita, karena hanya Dia-lah yang memiliki hak sepenuhnya.
ReplyDeletetapi yakinlah satu hal, bahwa Tuhan memilik satu rencana indah buatmu, mungkin dia bukanlah yg terbaik untukmu say, so sabar ya.
orang baik hanya untuk orang baik juga.
keep semsngst n jika butuh teman ngobrol, kamu tahu aku ada dimana. I Love u my friend
jadi ini tho, yg buat kamu sedih...
ReplyDeletesesungguhnya Allah sedang mempersiapkan seseorang yang jauh lebih baik drnya utk dirimu nanti...
jadikan pelajaran hidup, tak usah menyesalinya...hidup berjalan terus, kita gak akan tau apa yg ada ditikungan jalan itu...semoga baik. karena Allah beserta orang2 yg sabar...
*kok melu2 sedih ya...hikz*
anaz..maaf..krn kupikir kamu mau hiatus lama. ya udah, aku masukin kamu ya sbg penerima award. maaf banget. tapi aku senang sekali kamu dah balik lagi anaz. jangan sedih ya.
ReplyDeleteWoo...gitu ya ceritanya...chayo anaz...
ReplyDeleteCoba anakku lanang ,wis tak pek mantu ra nganggo tes barblas...
Akhirnya blog nya sudah terbuka lagi ya mba untuk kita semua,Mba Anaz semoga masalhnya segera dapat diatasi ya..saya hanya dapat membantu dengan doa dari jauh.
ReplyDelete*Selamat ya atas awardnya yang keren2...
mbak anaaazzz horeeee welkom bek yaaahh ^^
ReplyDeletedah jangan sedih lagi :) sedih sseh boleh tapi jangan terlalu larut yah mbaakk
selamat yah award na heheh pada obral ewod neh hihih
kok tiba-tiba terang disini padahal mendung masih betah di langit makassar...apa gerangan yak???
ReplyDeleteowww...ternyata cahayanya dari semangat mbak anazkia bersinar sampai kesini,,,he,he,he
welcome..:)
welcome back again....
ReplyDeletegtu donk kembali semangat...
kan kalau hidup selalu dilandaskan dengan semangat, semua problema dan halang rintang bisa kita lampaui dengan kerja keras ini.
Semangat ada dalam cerita baru, bahkan impian- yang positif- (cita-cita) bisa menjadi sebuah semangat.
ReplyDeleteSeseorang menjadi 'seseorang' adalah bukan karena kisah hidup yang menjadikannya, bahkan Tuhan sendiri dalam kitab apapun mengatakan bahwa DIA takakan merubah nasih hamba2NYA jika dia sendiri tidak mau merubah. Dari sisi theology Tuhanpun mengajarkan hambanya untuk perbikir secara psychological dan cermat. Namun demikian tentunya hanya orang2 tertentulah yang mampu tetap berdiri dalam perbaikan dan kebenaran untuk dirinya.
I would like to comment this post in English, but I'm worry you wouldn't like it :). So, just give you a bit comment english ;).
Remember of the song that I just posted it yesterday?
"A broken heart can't be that bad..
...Build up your confidence
So you can be on top for once"
Tetap semangat ;)!
Sabar ya mba'........
ReplyDeleteWelcome back, Ana ...
ReplyDeleteJangan sedih berkelanjutan Ana, masih ada Cinta yang lebih sempurna untuk kita dekap. Yakinlah selalu ada akhir yang indah bagi sebuah pengorbanan.
Allah Maha Tahu yang terbaik untuk hamba-Nya. Kita hanya butuh untuk percaya akan rencana indah-Nya. Move on..! :)
ReplyDeleteberkunjung, salam kenal :)
waaahhhh mbak anaz kembali lagi, horaaaayyyyyy..... emang mbak dari ngeblog bisa menjadi semangat loh mbak..... tetep semangat ya mbak meski aral melintang menerjang..... halah bahasaku amburadul.... xixixixi
ReplyDeleteAllah mempunyai rencana yang jauh lebih indah utkmu, mbak. Yang sabar saja ya....
ReplyDeleteBTW, aku seneng sekali mbak Ana kembali lebih awal... dan ternyata langsung dihadiahi award mbak Fanny edisi postingan ke-500.
Selamat ya mbak... selamat bergabung kembali. ^_^
welcome back naz, seneng neh anaz nulis lagi....meski buwel masih nggak bisa mosting, buwel cuman berdoa moga hajat2nya dikau dikabulkan semua...amiiin
ReplyDeletesemangat ya nas iyaaa... ;-)
ReplyDelete"sugeng rawuh" mbak,,
ReplyDeleteselamat datang mbak... senang rasanya bisa berkunjung lagi di blog ini...
ReplyDeletelhaaaa aku baru tau blognya dah terbuka kembali untuk dikunjungi
ReplyDeletemohon maaf
ayo doooong mana semangatnya
hip..hip... hurrra
aaalahhhh gayaku
hehehehe