Tata Krama, Dunia Maya

Hari-hari terakhir minggu ini, entah kenapa kepalaku sepertinya bertambah pening. Nggak pening-pening banget sih tapi, ko yah lumayan pening dan ruwet. Ruwet, juga nggak ruwet-ruwet amat. Aku lagi heran aja, banyak denger cerita yang cukup menggelikan atau malah menjengkelkan di dunia maya. Tentu saja, di luar berita politik yah...??? Ini full, beritanya para blogger.
Bukan hendak bergosip, ini hanya berbagi rasa, berbagi cerita. Seperti share di dunia maya. Mengenai judul yang aku tulis, tentu saja, aku tidak akan menulis satu demi satu A B C D, secara jauhnya aku juga tidak memahami kesitu. Agak miris mendengar kisah-kisah yang menurutku tidak begitu etis, tidak berapa sopan. Agak bingung memulianya. Mungkin hanya cerita sederhana saja. Ketika aku menulis "Tatkala Rasa, Berbicara Pada Maya" Aku sedikit menyinggung tentang "Buaya Maya" Aku rasa, ia begitu kasar terbaca di mulut dan, terlalu kasar ia ketika didengar di telinga. Henny, sampai bilang, "Buaya maya itu kayaknya istilah baru nih mbak, asli buatan mbak anaz." Bukan hanya Henny, Pak Iwan pun berkata demikian. Aku tak mempedulikan, dari mana asal muasal kata-kata itu. tapi, sekarang aku fokus kepada istilah itu. Sejauh apapun kita hidup, sejauh apapaun kita memijak kehidupan, entah maya atau nyata jadilah diri sendiri, tentu kita tak akan rugi. Ketika di dunia nyata anda berpikiran putih, mengajak berpikir putihlah, saat di dunia maya. Jangan hanya putih pada tulisannya tapi, tidak pada nyatanya. Ibarat pepatah melayu, "cakap tak serupa buat" Astagfirullah... Semoga Allah selalu melindungi kita. Ketika anda merasa menjadi seorang lelaki gagah, atau wanita cantik. Tak usahlah menebar pesona kepada setiap wanita atau lelaki yang anda temui di dunia maya. terutamanya, seorang lelaki yang selalu menebar kata manisnya pada setiap wanita. Mungkin sahabat berpikir, apa Anaz korban lelaki tersebut...?? Alhamdulilah, sama sekali enggak. tapi, aku justeru mengenali beberapa orang yang menjadi korban lelaki tersebut. Entah kebetulan, atau memang Allah tunjukkan, para wanita itu, aku mengenalinya. Sahabat, tolong berhentilah lakukan itu. Ingatlah, bahwa setiap yang kita buat, akan dimintai pertanggungjawabannya. Ah, tentunya anda lebih paham. Semakin mendengar kisah ini, aku jadi semakin berkaca pada diri, sejauh mana, aku menggunakan fasilitas maya? Adakah aku, sudah sia-sia atau sebaliknya, bermanfaat untuk diri, atau yang lainnya. Menjaga hati, lebih harus berhati-hati tapi, jangan terlalu mengikut kata hati. Aku lebih suka tulisan mbak Elly di facebook, yang hanya sedikit tapi, memberi arti yang banyak, "friendly, honnest. Tidak melayani apapun bentuk keisengan." Yah, keisengan. Keisengan di dunia maya, harus disikapi dengan lebih berhati-hati. Wallau'alam Btw, ada yang tahu khabar mbak Elly? di setiap wall facebook nya, ada khabar duka cita dari sahabat-sahabatnya. Kiranya, siapa yang meninggal...?? Aku mencoba hubungi nomor hapenya tetapi, tidak aktif :(

32 komentar:

  1. semoga tidak terjadi apa-apa pada mbak Elly nya! Amin!

    BalasHapus
  2. Ada apa dengan mbak Elly ?.
    Sepertinya aku ketinggalan kereta nih.
    Apapun itu satu hal yang selalu harus diingat bahwa tidak ada yang luput dari pengamatanNYA.
    Berusahalah untuk selalu berbuat dengan niat baik.

    nice sharing

    BalasHapus
  3. ing samubarang gawe ojo sok
    wani mesthek ake, awit akeh lelakon kang kebak sambekalane sing ora biso dinuga tumibane.

    Memang kadang banyak user yg kurang mengerti tentang tata krama penggunaan fasilitas dunia maya ini.

    Ada yg selalu datang setiap jam meninggalkan komentarnya padahal kita sama sekali tidak mengundangnya.

    Tapi ada juga yg butuh 2x visit and comment hanya untuk mengharapkan 1 komen balik.

    Beraneka ragam memang, semua tergantung pada pribadi masing2

    BalasHapus
  4. Soalnya sekarang lagi musim tebar pesona, An. ga di dunia maya, ga di dunia nyata. Ngomong2, akhir2 ini Maya kok digosipin terus yah? hehehe...

    Pantesan blognya mbak Elly ga pernah diupdate. Mungkin sedang kesusahan ya...

    BalasHapus
  5. itulah kenapa dari dulu henny bilang kita sebagai pengguna dunia maya harus punya prinsip. karena nggak bisa dipungkiri lo mbak..di sini orang-orang lebih "berani" berkomentar. Henny sendiri nggak menyalahkan para buaya maya (ehm..istilah ini nggak terlalu kasar kok, 11-12 sama buaya darat), yang penting adalah bagaimana kita menanggapi mereka.

    tentang mbak Elly..Henny juga kehilangan kabarnya :(

    BalasHapus
  6. Duh, semoga diriku tak menjadi buaya maya yak Naz, :-)
    Oiya, iya yak, mbak elly kemana Naz.... :-)

    BalasHapus
  7. wow.. ternyata ini toh sebabnya mundur dari plurk.. udah yah, yg sabar aja deeh.. toh setiap manusia punya kelakuannya masing-masing, btw sapa nih orangnya? jadi penasaran he.he..

    BalasHapus
  8. Begitu luasnya dunia maya ini, dan begitu beragamnya sifat manusia. Kesombongan, merasa paling...dsb..dsb. Tak jauh berbeda dengan dunia nyata. Dan tulisan ini merupakan satu bentuk pesan moral yang perlu didukung,hendaknya kita saling menghormati, saling menghargai.

    Untuk mb Elly, iya saya juga merasa, biasanya beliau juga mampir termasuk memberi komentar konstruktif, selain juga aktif menulis, tapi tidak hadir. Demikian pula saat saya ke blog beliau, tidak ada update. Saya barusan ke blog duoelly, dan artikel terakhir, bahasa dari mb Elly satunya. SEmoga selalu diberikan kekuatan dan hanya Dia-lah segala sumber kebaikan dan kebahagiaan. Amin.

    BalasHapus
  9. penthungin aja Naz
    * kompor nyala : mode on *

    dunia emang panggung sandiwara
    masing-masing pribadi harus bersikap saling menjaga

    dah lama ga liat mba Elly

    BalasHapus
  10. yah harus ngadain Internet manner course brarti, biar tau yang sebaiknya dan selayaknya di lakukan di dunia maya

    BalasHapus
  11. iya yah mbak kemarin tanggal 25 terakhir mbak Ely mampir di blog saya apa yang terjadi FB nya juga nggak pernah aktif, eh iya makasih ya mbak atas artikel ini untuk saya ini sangat berguna sebagai orang baru

    BalasHapus
  12. wasapadalah....

    ahah., ati ati ama dunia maya, banyak buayanya, soalnya, benrena renag kesana kemari mencari mangsa,
    ah... buaya ya buaya aja, ngga maya ngga nyata, sama aja, sama nyakitinnya :D

    BalasHapus
  13. Ech bu elly kenapa mba, aku jarang buka FB, pa lagi liat status2 temen temen :(

    BalasHapus
  14. BUaya maya.....ada hubungan apa dengan buaya darat...?? JAngan2 suami-istri.../?? :D

    BalasHapus
  15. Internet sebagai media informasi dan silaturahmi terkadang disalah gunakan....

    BalasHapus
  16. wah wah ternyata sudah tersurat d sini tho. padahal baru tadi mlm dirimu bilang 'belum berani'.

    kalo 'ktemu' mbak elly, salam dari win y

    BalasHapus
  17. Dunia maya, bisa menyenangkan tapi musti waspada
    selalu mbak/

    BalasHapus
  18. ya jangan tebar pesona sembarangan di dunia maya!!

    info: "mbak elly jarang nongol karena leptonya OPNAME di tukang servis belum sembuh mpe sekarang"

    BalasHapus
  19. brati sekarang tambah 1, selain "mulutmu harimau mu"
    "ketikanmu buaya mu".

    BalasHapus
  20. apa benar mbak ibunda bu ely berpulang saya dapat dari blognya bang Attayaya

    BalasHapus
  21. Turut berduka juga deh walaupun gak tau siapa yang meninggal

    BalasHapus
  22. Any body here.................

    ada kiriman paket award..... silahkan di ambil

    BalasHapus
  23. Betul tuh, Na... Harus bijak menggunakan dunia Maya

    BalasHapus
  24. Buaya maya? Saya pernah nyaris jadi korban belum lama ini. Tapi Tuhan menarik saya keluar dari situ dengan cepat sebelum terlambat.

    Saya pikir, buaya maya lebih berbahaya ketimbang buaya darat. Kalau buaya darat, setidaknya masih bisa kelihatan orangnya, enak ngemplangnya. Tapi kalau buaya maya, orangnya kan nggak kelihatan..

    BalasHapus
  25. salam sobat
    memang kita harus menjaga tata krama di dunia maya,,tidak hanya di dunia nyata saja.

    BalasHapus
  26. Tugas tag buku sudah saya kerjakan, mohon diperiksa! Sudah sesuai permintaan apa belum?

    Bagaimana kabarnya dengan mbak elly nya! semoga baik baik saja! Amin

    BalasHapus
  27. yah, kalo ada yg iseng dicuekin aja. anggap angin lalu, Naz.

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P