2/24/2010

Kau Temukan, Bidadarinya

Engkau mencarinya, merata-rata di alam fana Pada do'a juga usaha Pada ikhtiar dan sabar Juga pada tanya dan khabar
Mungkin ia yang tercipta Dari rahim wanita Yang mulia akhlaknya Sehingga indah, nampak kelakuannya Kini kau mengukir, bukan pada butir-butir pasir Tapi, pada rasa yang mulai lahir Mungkin kau mengira Dialah yang utama mendampingimu sampai ketua Kembalikan kepada rasamu Yang semakin hari, terkadang semu Pada penantian gadismu yang dulu t'lah layu Kau bilang hanya satu Cuma dia yang kau mau Tapi, Kini engkau berpoligami Pada rasa, yang baru bersemi Pada A Engkau kata setia mencintainya Tiada siapa Pada A lain pula Engkau berkata Kaun inspirasi pembuat kata Dialah gadis berkacamata Yang telah membuatmu menanti pada tirai jendela Dialah gadis berkacamata Yang selalu membuatmu melukis kata sebelum senja Dialah gadis berkacamata Yang membuatmu berkata "A, aku mencintai wanita lainnya" "Bolehkan kusimpan namamu di ujung sana?" "Untuk aku letakan, nama A, pada sudut lainnya" Pintaku kepada Illahi, kasihmu adalah murni Hingga bertemu, di depan kadi
Hehehe.. semoga Alfiani nggak baca ini*kabuuuurrrrrr...*

29 komentar:

  1. Ehm, indah Naz puisinya...
    Nice seperti biasanya, dan semoga 'kau' dan 'dia' nya tahu... :-D

    ReplyDelete
  2. ember kamu Wel, ada 4 A. Aku mikir2, yang duanya siapa...??? mungkinkah semua yang ada di alifbata

    ReplyDelete
  3. Puisi indah na. Btw, siapakah dia yang ber"poligami" pada rasa yang baru bersemi...? Buwel kah...? Hehe, iseng saya muncul na, nanya-nanya mulu ya.

    ReplyDelete
  4. ahh..keren mbak puisi nya..
    mrinding deh aku, hehe

    ReplyDelete
  5. puisi yang menarik
    selamat pagi mbak dan selamat beraktivitas..

    ReplyDelete
  6. sepertinya catatan ini ditujukan untuk seseorang ya mba ?? xixixi.....
    siapakah ygsedang menduakan hatinya ??

    siapakah wanita berkaca mata itu ???

    ReplyDelete
  7. @Mbak Elly, hehehehe.. saya nggak usah jawab mbak, silakan mencermati aja

    @Edo, segitunya. Biasa aja kok puisinya

    @Annosmille, makasih :)

    @Mbak Senja, iya mbak. Tapi, nggak tahu sapa orangnya. Wanita berkacamatanya, saya juga masih nyari :D

    ReplyDelete
  8. salam, puisinya cantik...:),

    ReplyDelete
  9. puisinya indah, Na....
    cuma siapa nih gadis berkacamata itu, lalu siapa yang poligami?
    Apakabar dikau?

    ReplyDelete
  10. loh....tega sekali suaminya....

    ReplyDelete
  11. wah..
    puisinya........

    salam kenal..
    kunjungan pertama nehh...

    ReplyDelete
  12. Mbak.., aku juga berkaca mata lho... dan nama depanku pun pakai huruf "A".
    Tapi... bukan aku kan...? hahahaha

    ReplyDelete
  13. Puisinya bagus banget... aku suka sekali, mbak.
    Untuk siapa sebenarnya puisi ini ? Duh, rasa penasaranku terusik nih mbak.

    ReplyDelete
  14. Iya, Na, panggil Teteh aja, biar lebih akrab.
    Garut- Banten kurang lebih 7 jam perjalanan darat (mobil). Lumayan pegel memang ...
    Kapan nih mau mampir ke tanah Sunda?

    ReplyDelete
  15. Wah Puisinya, Maknyussss....

    Oia mbak, Selamat ya atas Posisi keduanya.. Semoga smkin smgat ngeblognya. :)

    ReplyDelete
  16. puisi yang keren dan menginspirasi, he...

    ReplyDelete
  17. Mbak Anaz suka puisi juga ya? Hiks..saya enggak paham puisi mbak. Tapi saya A juga, dan berkacamata juga lhoh..

    ReplyDelete
  18. Kalau mau tahu lebih banyak tentangku, datang aja ke blog Shasa. Postingannya yg berjudul My Family menceritakan semua.

    ReplyDelete
  19. laptopnya bersih ga?
    coba masuk ke download.com
    cari Advanced system care
    ambil yang gratisan aja
    instal lalu jalankan

    ReplyDelete
  20. berkunjung menyimak puisi keren ala ANAZKIA..

    ReplyDelete
  21. Wah, puisinya penuh magis, Mbak...Lam ya Mbak gk nulis sajak, jadi kangen nih.. Hehe...

    ReplyDelete
  22. uuuh...jangan sampe deh di poligami...enakan lakinya. mbak anaz udah lama ga mampir ke tempatku..

    ReplyDelete
  23. A A A A A ... kau dengar itu, jangan poligami!

    ReplyDelete
  24. puisi yang indah mbak "andai ia Tahu"

    ReplyDelete

jejak kata dunia maya