Memandangnya Dari Jauh

Aku hanya mampu duduk Di sini, Diam Memandangmu jauh-jauh Meskipun ia tak berapa jauh
Mungkin dengan itu Aku bisa mengetahui khabarmu Mungkin dengan begitu Aku tak akan lupa cerita tentangmu Memandangmu jauh-jauh bukan pada jarak Hanya pada gerak memandangmu jauh-jauh...

12 komentar:

  1. ini tentang apa toh mbak, aku ra ngerti :)

    BalasHapus
  2. memandang catatanmu siang ini, Ana, aku paham cerita hatimu, meski sedikit.

    BalasHapus
  3. Puisi yang indah. Memandang dari jauh, biasanya lebih santai, cuma ya kita tidak bisa melihat kondisi realnya. Jujur, saya kurang mengerti arahnya. Saya, kurang suka menebak-nebak, sangat takut salah mengira. Chat lagi yuk na. Lewat YM atau FB.

    BalasHapus
  4. Sama dengan Bu Elly,enggak suka menebak-nebak juga. Tapi kok kayaknya Mbak Naz sedang sedih ya? Semoga saya salah..

    BalasHapus
  5. Wahai yang jauh dekatilah sobatku, buatlah dia tersenyum!

    BalasHapus
  6. ada tapi tiada...
    jauh tapi dekat...
    dekat tapi tak teraba...(halah...)

    BalasHapus
  7. puitis men... lagi jatuh cinta ya pren?

    BalasHapus
  8. halah buwel kok komentnya duh doang sih...

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P