Untuk dua Sahabat

Tadi malam, sewaktu membuka facebook ketika sedikit menulis wall dan menuju beberapa facebook sahabat dan menuju "rumah" para blogger ada sebuah berita gembira yang kulihat. Kemudian, ditambahkan dengan khabar gembira yang kudapatkan dari salah seorang sahabat maya tersebut. Apalagi, tak lama setelah itu ia mengirim beberapa gambar gembiranya. Dan bercerita, "mbak, hari ini alhamdulilah aku telah menjadi sarjana" Ada perasaan haru yang menyentuh, ada kebahagiaan yang tak dapat disentuh. Aku gembira melihat wajahnya tersenyum dengan penuh ceria, setelah bersusah-susah menghadapi sidang skripsinya. Muna Ray (nama aslinya dirahasiakan :D) salah satu sahabat mayaku di Banjarmasin, telah menjadi Sarjana. Selamat atas perjuanganmu.
Aku nggak bisa menggambarkan perasaanku. Nggak tahu kenapa, mungkin karena aku terbawa emosi ketika satu demi satu kuketahui, bagaimana jalannya Muna untuk meraih gelar tersebut. Juga, titik peluh yang jatuh untuk menempuh segala keluh kehidupan. Muna, telah mengajariku sedikit hal, untuk memperoleh banyak hal. Aku salut dengan perjuangannya. Selamat untuk Muna, semoga ilmunya berkah dan bermanfaat untuk umat. Mungkin saja, dalam banyak-banyak ilmu yang kita pelajari, masih banyak yang belum kita pahamai. Dan, dalam banyak-banyak ilmu yang kita pahami, masih banyak yang belum kita amalkan. Semoga kita mampu, menjadi manusia yang berilmu, beriman dan beramal. Insya Allah
Lebih terharu dan terkejut, ketika aku mendengar salah satu sahabat dekatku lagi, yag berada di Kudus juga pada hari yang sama telah meraih gelar Sarjananya. Sayangnya, aku mengetahui dari orang lain, bukan dari khabar orang yang bersangkutan. Tapi, tak mengapa itu tak mengurangi kebahagiaanku. Meskipun aku tahu, tak banyak yang aku tahu tentangmu. Dan sifat tertutupmu kepadaku. Selamat sahabat, engkau kembali mengajariku bahwa, setiap langkah yang kita ambil dalam hidup, itu membutuhkan keberanian. keberaian yang hanya bukan tindakan tapi, juga tanggung jawab yang diemban. Kalau aku kagum dan salut dengan Muna ray, aku juga kagum dan salut denganmu Ri. Selamat menjadi seorang Sarjana. Masih sama seperti kalimat untuk Muna, semoga ilmumu bermanfaat untuk umat dan mendapat keberkahan. (Kapan yah mbak nyusul? hehehe) Dan, tidak menambah keinginanmu untuk menjadikan ilmu yang kau perolehi menjadi sia-sia (maksudnya, jangan ikuti jejak mbak). Aku yakin, kelak engkau dan anakpanak didikmu akan lebih baik dan maju dari hari ini. Ada kesedihan saat kutulis ini. Aku mengenali dua orang di atas. Semuanya, berjuang dan bekerja keras untuk memperoleh gelar dan citanya. Dengan penh pengorbanan, juga semangat hidup. Aku juga sadar, ada setitik noktah kecemburuan dalam hati. kecemburuan pada kelemahan diri untuk mengambil dan menentukan langkah. tapi, aku tak harus menyesali itu. Karena mereka semua, adalah separuh dari inspirasi hidupku. Untuk Muna da Riah, selamat yah neng. Pokoknya mah, selamat :) ditunggu makan-makannya ;) *jiah... diriku nun jauh, di ujung pulau...* Gambar diambil dari sini

43 komentar:

  1. Selamat atas kesarjanaan Muna Ray, semoga sukses dan barokah. Perjuangan yang diperoleh dengan kerja keras, mudah-mudahan lebih memiliki hikmah. Salam untuk Muna ya Na.

    BalasHapus
  2. Ikut berbahadia juga buat Muna Ray, bukan Luna Maya ya hehehe

    BalasHapus
  3. :) senyum ku untk Muna Ray, selamat ya Ray !!!

    BalasHapus
  4. Mengucapkan selamat juga untuk Muna Ray. Selalu ada hasil di setiap usaha dengan tekad yang sungguh-sungguh.

    BalasHapus
  5. selamat untuk muna ray dan satunya hehe,

    ngga usah cemburu mba, jalan kehidupan dengan penuh semangat :D

    BalasHapus
  6. kekurangan yang ada pada manusia adalah Rahmat-Nya.
    lam kenal buk....

    BalasHapus
  7. Selamat untuk sahabatnya yang sudah sarjana!!
    tetap semangat!!

    BalasHapus
  8. Semua sudah ada jalannya sendiri-sendiri mbak. Mbak Naz pasti punya warna yg lebih indah,saya yakin. Tetap semangat ya mbak. Salam saya untuk teman2 tersebut, semoga ilmunya berkah dan bermanfaat..

    BalasHapus
  9. Aku selalu terharu dengan orang yang seperti sahabat mbak Anaz, perjuangan yang tak sia2, dan membuahkan hasil, mungkin merekalah sarjana sejati ya .

    BalasHapus
  10. selamat untuk keduanya. semoga henny bisa cepat menyusul. amiin..

    (ayo mbak anaz..ikut bilang "amin" juga)

    BalasHapus
  11. waaahh.. selamat buat temen2nya mbak anaz,, semoga sukses buat ke depannya,, perjalanan setelah sarjana masih panjang :)


    buat mbak anaz keep spirit yaahh!! udah ada jalannya masing-masing kok :)

    BalasHapus
  12. Alhamdulillah, turut bahagia. semoga ilmunya barokah, bisa didermakan untuk kemaslahatan dan satu yang harus kita ingat bahwa belajar tidak selesai ketika sudah mendapat gelar sarjana. kewajiban belajar ( menuntut ilmu ) baru berakhir setelah ajal datang menjemput. Dan, disamping kewajiban menuntut ilmu, mengamalkan ilmu adalah hal yang tak kalah penting.

    BalasHapus
  13. Selamat untuk Muna dan Riah, telah berhasil menempuh perjalann berat menuju kesarjanaan, dan buatmu Ana, kita semua dapat meraih gelar "sarjana" lain melalui Universitas Kehidupan yang tak kunjung usai, namun di setiap tahapnya kerap melahirkan "sarjana-sarjana" baru yang tak kalah taringnya dalam menebar manfaat, sepertimu.

    BalasHapus
  14. Semoga kita semua bisa meraih gelar sarjana kehidupan yang hakiki.

    BalasHapus
  15. bentuk perjuangan masing2 orang berbeda beda naz...so jangan sedih ya hehhehe

    BalasHapus
  16. salut banget sama orang-orang yang udah dapat gelar sarjana... aku jadi bersemangat... pengen cepat2 nyusul kayak dua sahabat yang mbak ceritain di atas... sampaikan ucapan selamat dari aku untuk mereka ya, mbak... =)

    BalasHapus
  17. wah, selamat naz tuk dua sahabatnya ya... engkau memang sahabat yang baik tuk mereka...

    BalasHapus
  18. perjuanagn dan kesabaran juga do'a orang tua selalu membawa hasil yang baik dan kesuksesan.

    BalasHapus
  19. Setiap kerja keras pastilah membuahkan keberhasilan.

    BalasHapus
  20. Alngkah bahagianya kalau udah berhasil sarjana tetapi itu beberapa hari saja minggu berikutnya pusing udah sarjana tapi nganggur

    BalasHapus
  21. semoga semua orang yang suka bekerja keras mendapatkan hasil Amin

    BalasHapus
  22. aku ikut terharu bahagia nih....hiks,,, semoga 3 tahun ke depan kau juga jadi sarjana.. cukup 4 tahun kuliah....... doakan ya........

    BalasHapus
  23. keep spirit.. keep blogging..
    ajib...ajib dah.... :D

    BalasHapus
  24. mbak, ntar kalo aku sarjana mbak tak kasih tau deh..
    semoga kita bisa mengalaminya, amiin..

    BalasHapus
  25. menyampaikan salam di malam hari.. assalamulaikum wr wb.. :)

    BalasHapus
  26. Setiap orang punya jalan sendiri2 kawan...,

    BalasHapus
  27. meraih sebuah gelar sarjana itu tidak mudah dan penuh perjuangan..i felt it :)
    ga perlu menyesali sama kehidupan kita..dijalani dengan penuh ikhlas insya allah akan lebih bermakna ;)

    BalasHapus
  28. ijinkan aku untuk menambah sahabat lagi dari blog ini :)

    BalasHapus
  29. Emang ada sedikit rasa cemburu dan kecewa terhadap keberhasilan teman sedangkan kita sendiri tidak mencapai apa-apa...

    Tapi satu hal yang penting, jangan lupa bersyukur, karena diatas langit masih ada langit.

    Btw : Kabar ane baik aja, 4 bulan lagi ane akan lulus pondok sehingga ane mudah untuk online. Coz disana gak ada warnet.

    BalasHapus
  30. Memang garis yang di dapatkan oleh setiap orang itu berbeda...tapi kadang kenyataan itu sangat menyeramkan untukdi sadari....kecemburuan sosial itu pasti akan ada mbak....

    BalasHapus
  31. aku juga bersuka cita atas keserjanaan mereka. dan mohon doanya untuk keserjaanku mbak, paling lm bulan juni ini, amiiin :)

    BalasHapus
  32. salam sejahtera
    saya cuma mengucapkan selamat atas sarjananya
    MUNA
    saya juga salut

    BalasHapus
  33. Aku masih harus berjuang 1 tahun lagi untuk meraih gelar sarjana :( Semangat!!!!

    BalasHapus
  34. ikut seneng...
    taun berapa ya aku sarjana? taun ini baru mau lulus sma....

    BalasHapus
  35. selamat yah buat temennya mbak anaz, klo uda lulus brarti welcome to the jungle coz makin berat tantangan kedepan :)

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P