Assalamu'alaikum Warrahmatullahi wabarakatuh...
Untuk sahabatku,
Kutulis surat ini dari hatiku entah kenapa, dengan sedikit tangis yang membuncah. Kusimpan air mata, supaya tak berkata. Tapi, ia mengalir begitu saja. Ah, aku sedih sahabatku ketika menulis larik-larik ini. Haruskah aku marah? Entahlah... Aku rasa itu hakmu. Tapi, bukankah sahabat yang baik adalah saling mengingatkan...??? Kalau aku tak mampu mengingatkanmu, haruskah aku beranjak saja darimu...??? pergi, tak lagi menjadi sahabatmu?
Ah, sudahlah mungkin akunya saja yang bodoh, kolot atau apalah kau sebut. Tak mengapa, tapi kamu adalah sahabat baikku itu dulu dalam benakku. Kini, kau berubah. Karena aku mengenalmu, makanya aku marah. Tapi, untuk apa aku marah? Toh itu urusanmu khan? itu jalanmu dan itu adalah pilihanmu. Kau sudah besar, kau sudah dewasa kau juga tahu mana baik dan mana buruknya.
"Jaman dah berubah, dunia dah maju" itu kata sebuah iklan. Betulkah jaman berubah, atau manusia yang merubah? Kadang aku dibelit tanya tanpa simpulan jawab. Sahabat aku kecewa, sangat kecewa sekali padamu. Ku sudahi saja suratku, semoga dengan ini menyudahi reda amarah. Sepertinya, kita tidak bisa menjadi sahabat yang baik yang bisa saling mengingatkan. Mohon maaf atas salah khilafku. Tolong ingatlah serba sedikit tentang orang tuamu. Kalau kebencianmu mulai merebak kepadaku saat membaca surat ini, aku ucapkan beribu terimakasih. Mungkin itu caramu kembali marah denganku. Tak mengapa, aku menerimanya.
Wassalamu'alaikum
Gambar surat, diambil dari sini
duh, kirain ngikutan kontes bikin surat surat kek gitu Naz... :-)
ReplyDeleteMoga dia mo mengerti Mbak... hiks, jadi sedih neh.. :-(
Ehm, agak 'minder' kalo ngoment tentang masalah pribadi Naz... :-)
ReplyDeletekenapa naz???? duuh jadi ikut sedih...
ReplyDeletemoga masalah ma sahabatnya bisa cepet selesai yaa....
tetep semangat!! ^_^
semoga dia ngerti ya mbak *ini curcol bukan sih?*
ReplyDeletehenny sendiri pengennya nulis postingan panjang-panjang, tapi apa daya, waktu dan tempat tidak memungkinkan demikian :p
@Achen, makasih..
ReplyDelete@Buwel, salah yah kalau Anaz posting? :(
@Ella, gpp La. Insya Allah, amin...
smua itu ada jalan kluarnya mbk.. yg tabah ya... hihihhi... Emo sok bijak nih... :D
ReplyDeleteorang yang meminta maaf lebih baik daripada orang yang memaafkan,,
ReplyDeleteMaka aku datang padamu, agar tak ada lagi gelegar marah yang membuncah...hehe..
ReplyDeleteSuratnya lumayan mendayu-dayu...
ih, emang buwel bilang salah yak naz... :-)
ReplyDelete@Henny, Insya Allah, semoga. *cucol tuh apa yah..??? mikir*
ReplyDelete@berita untuk negeri, semoga dia juga memaafkan saya
@Baha, halah Baha jangan ngadem2in mbak :(. Semoga surat mbak nggak mendayung yah..???
@Buwel, gak juga. Anaz khan nanya
sudah baca sampai akhir,, kok ga ada subyek tujuan suratnya kemana? kepada sahabatku, sedangkan sahabatmukan banyak mbak anaz.
ReplyDeletemudah2an bisa saling memaafkan...
ReplyDeletemba tukeran link y, linknya sudah saya pasang tapi masih nofollow, klo berkenan konfirm ya biar bisa saya rubah jadi dofollow...
silahkan cek pada huruf B...
minal aidzin wal faidzin... !
ReplyDeleteSaling mengingatkan adalah kebaikan; beruntunglah jika ada orang2 disekitar kita mau mengingatkan;
ReplyDeleteDan tidaklah beruntung seseorang itu jika menerimanya dengan salah paham;
semoga kebaikan akan tetap mendapatkan kebaikan......
mbak Anaz... =)
ReplyDeleteada masalah berat nih kayaknya, siapa sahabat mbak itu? (mau tau aja nih ferdi), semoga sahabat mbak dan mbak bisa menemukan solusi terbaik dari permasalahan ini, ya mbak... amin...
selamat pagi, mbak... =)
yang sabar naz,buang jauh2 emosimu karena itu akan membuatmu timbul rs marah.berdo'a aja moga sahabatmu mau berubah mendengar nasehatmu...aku yakin kamu bisa dan tabah
ReplyDeleteBeruntungnya punya sahabat yang bisa saling mengingatkan, tidak hanya mengiyakan..
ReplyDeleteungkapan rasa sedih, kesal dan marah kerap sirna saat semua ditumpahkan lewat tulisan. Semoga engkau lega, dan sahabatmu bisa menerima dengan ikhlas.
ReplyDeleteRasanya aku bisa ikut memahami kesedihan mbak Ana yg tak kuasa membantu sahabat lewat cara mengingatkan.
ReplyDeleteTapi hidup adalah pilihan, dan jika itu pilihan sahabat mbak Ana, bukan berarti dia tak sayang lagi sama mbak Ana.
Semoga sahabat mbak Ana membaca curahan hati ini..
ReplyDeleteSemoga ada jalan keluar yg lebih baik, mbak... karena bagaimanapun mbak Ana telah menjalankan 'fungsi' sbg sahabat yg baik dg telah mengingatkannya.
semangat mb..pasti ada jalan keluarnya..
ReplyDeletedan hikmah dibalik semua ini..
jangan terlalu larut dalam kesedihan supaya tidak tenggelam didalamnya..
sahabat yang baik adalah sahabat yg mau memberitahukan kesalahan sahabatnya
ReplyDeletenggak, aq engga marah koq mba... xixixixi
ReplyDeleteSemoga sahabatnya cepat terselesaikan masalahnya ya mbak..
ReplyDeleteSemoga semua menjadi baik.
ReplyDeletesemoga sobatmu bisa memahami kamu ya.
ReplyDeleteWah ... nampaknya serius ...
ReplyDeleteSahabat yang baik akan selalu saling mengerti :)
Assalamu'alaikum, mbak Anaz, Selamat ya theme blog anda masuk 10 theme favorit. Kunjungi artikelnya di http://abisabila.blogspot.com/2010/03/10-theme-favorit.html
ReplyDeletetetep smngat yaw...
ReplyDeletesurat yg pendek n sedih hikz hikz
berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
salam blogger
makasih
:D
saya pikir kekasih.. :)
ReplyDeletesemoga sahabatnya bisa mengerti dan semuanya kembali baik :)
ReplyDeletesiapa sahabatmu itu non, moga dia mengerti kalo kamu sayang banget ama dia.
ReplyDeletesenyum dunk...
ga tau ini tulisan ttg apa, juga ga tau mo komen apa. Kok jadi ngambang gini..??
ReplyDeleteAV,無碼,a片免費看,自拍貼圖,伊莉,微風論壇,成人聊天室,成人電影,成人文學,成人貼圖區,成人網站,一葉情貼圖片區,色情漫畫,言情小說,情色論壇,臺灣情色網,色情影片,色情,成人影城,080視訊聊天室,a片,A漫,h漫,麗的色遊戲,同志色教館,AV女優,SEX,咆哮小老鼠,85cc免費影片,正妹牆,ut聊天室,豆豆聊天室,聊天室,情色小說,aio,成人,微風成人,做愛,成人貼圖,18成人,嘟嘟成人網,aio交友愛情館,情色文學,色情小說,色情網站,情色,A片下載,嘟嘟情人色網,成人影片,成人圖片,成人文章,成人小說,成人漫畫,視訊聊天室,性愛,性感影片,正妹,聊天室,
ReplyDelete情色論壇