Perempuanku,
Ada kalanya
Ia begitu sensitif
Menangis,
Pada hal, yang tak perlu ditangis
Perempuanku,
Ada ketikanya
Ia terlalu rapuh
Untuk menampung segala keluh
Perempuanku,
Tolong,
bangunlah!
Tegarlah!
Duhai,
PEREMPUANKU!
Perempuanku,
Tangisilah
Kalau itu, menghilangkan resah
Setelah itu,
Janganlah kau merasa kalah
Perempuanku,
Lihatlah...
Masih ada yang merasa payah
Masih banyak yang bergelimang lelah
Lebih banyak lagi,
yang bergelumang dengan 1000 masalah
Perempuanku,
Betulkah, kau mengalah kalah?
Ah, tidak perempuanku
Kau pasti memenangi perasaanmu
Bukankah Illahmu, selalu mengintai gerakmu?
Mohonlah, mintalah, bersimpuhlah
Di sana,
Kau bisa menemukan cinta-Nya
Tanpa kau pinta
Perempuanku,
Aku cinta kamu,
Perempuanku
Sedikit tergoda, membaca coretan Ayusnitha, tentang "Aku Cinta Kamu Perempuan". Asli, puisi acak kadut :D
Semangat, jalani hidup ini dengan ketegaran!
ReplyDeleteayusnita likes this.. lomba nulis acakadut yok..hehehe. kok jadi lebih bagus yang ini ya? * jitak-jitak kepala
ReplyDeletetentang perempuan mana na? iya, ana udah nggak ada di FB nietha ne, gimana kok bisa?waht happened, aya naon?
ReplyDeleteMoga tabah menjalani kehidupan ini PEREMPUANKU.... :-)
ReplyDeletenice poems... :-)
ReplyDeleteSemangat mba.. Allah tidak pernah menyia-nyiakan hambaNya.. yang beriman dan bertaqwa..
ReplyDeleteaku gak mudeng puisi, pokoknya baguslah mbak, hehe :)...
ReplyDeleteeh, ternyata mbak anaz menang yang anti korupsi dulu, selamat ya mbaakk..hehee
as a woman.. its a beautiful poem. Thank you.. *GRmode on*
ReplyDeletePerempuanku... tegarlah selalu
ReplyDeletekarena kau punya cukup kekuatan untuk itu
Puisi yg bagus mbak..
ReplyDeletePowerfull... ^_^
Yaaah,,, bahkan adam lebih memilih hawa ketimbang semua keindahan yang di tawarkan surga....
ReplyDeletepermepuan,
YAhhh aku juga suka perempuan..
Perempuan yang tanpanya tak satupun laki2 memahami arti kekuatan....
ReplyDeletegerakan perempuan nih menyambut hari Kartini.
ReplyDeleteSalam perkenalan..wanita sebenarnya memang diciptakan beremosi lebih dari lelaki...hehehe..maaf cakap..masing2 ada kelebihan..
ReplyDeletecuiitt cuittt neng anaz pinter bikin puisi.. wah pindah jalur nih neng....
ReplyDeletehehhehe gak ah becandaaaaaa
piss ahhh
buat perempuan mana nih puisinya???
hmmmmm... indah nian puisinya Mbak Anaz
ReplyDeleteGak ngeh sama kronologisnya na. Pokoknya pasti berkesan buat Ana. Perempuanku, mari ngupi dulu yuk......
ReplyDeletekeep spirit, FIGHTING !!
ReplyDeletelombanya di adaain ma sapa?? *liat kanan kiri* heheheh
ReplyDeletekalo menang traktir yah mbak *siapsiap dipentung|* wkwkkwkw
puisinya baguuss kok.. dan.. hmm.. ada yang bilang air mata seorang perempuan kadan bisa menjadi senjata baginya ;)
ReplyDeleteperempuanku, tetaplah ngeblog :D
ReplyDeletePErempuanku tak pernah menyerah kalah...
ReplyDeletePerempuan ku kau terlalu istimewa untuk ku.
ReplyDeletesepakat lah...
ReplyDeleteperempuan jangan menyerah pokoknya
beberapa pria aja sampe bela2in operasi jadi perempuan :D
setuju ama komenntnya pradna... :-D
ReplyDeletesemangat! semangat! semangat! jalani hidup ini dengan semangat... perempuanku, maju terus pantang mundur... :D
ReplyDeleteperempuan..begitu berharga.
ReplyDeletetegarlah wahai perempuan
ReplyDeletekobarkan semangatmu
merdeka!!!
hajaaaaaaarrrrr
berkunjung ya ke blog baru...
ReplyDeletehihihiihih, ke buwelnya setelah di beritahu mbak NYuSul ea... :-)))
ReplyDeleteMalam PEREMPUANKU... :-D
ReplyDeletemalam anzkia... ;-)
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDelete