Dua Hari perjalanan

Aku terpaksa bersesak-sesak, berdiri dalam kepanatan yang sangat, dalam sebuah gerbong kereta api dari staisun UKM menuju KL Central. Penumpang dari berbagai jenis manusia, rupa dan warna, India, China, Melayu bahkan tak sedikit wajah-wajah Indonesia. Aku menundukan pandangan, meraih gody bag dan mencari sebuah majalah (setelah sebelumnya tertidur saat berdiri :D). mengusir kejenuhan di antara kesesakan aku membaca majalah Annida hasil pinjaman dari seorang sahabat. Gody bag itu, penuh dengan buku-buku yang aku pinjam. Sungguh melelahkan, saat sebelumnya hampir setengah jam menunggu kereta api dan hampir setengah jam juga, menunggu bus untuk menuju stasiun. Fiuh... Aku mengeluh, aku harus menaiki satu kereta api lagi, kemudian menunggu bus untuk sampai ke rumah. Tidak terbayang, kalau kemarin pagi aku harus melakukan perjalanan serumit itu.
Kemarin, 1/05/2010 bertempat di Dewan Anuar Mahmud, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Kebangsaan Malaysia, UKM bangi diadakan sebuah seminar dengan tema, "Seminar Kecantikan Tampil Cantik nan Syar'i" dengan pembicara dr. Dewi Inonk Irana SPKK dan Ustadzah Siti hafidzah, Lc. Acara yang diselenggarakan oleh FOKMA (Forum Komunikasi Muslimah Indonesia di Malaysia) juga bekerja sama dengan, Bank Muamalat Indonesia, YANMU,Galeri Ilmu, NUN, Hilyah dan PPI. Setelah beberapa minggu sebelumnya aku ditag oleh seorang sahabat di facebook, aku memang berencana menuju ke sana. Bertepatan dengan 1 mei dan hari buruh, jauh-jauh hari aku sudah izin kepada majikanku untuk pergi. Aku juga meminta izin untuk menginap di rumah salah seorang sahabat, yang kebetulan kuliah di UKM. UKM, lumayan jauh dari rumah majikanku. Kalau sendiri, menaiki kendaraan umum, memakan waktu hampir dua jam lebih. Sedangkan acaranya, bermula pukul 9. Alhamdulilah, ketika pagi-pagi sebelum pergi Bu Wati mengirim sms, dan memberikan tawaran untuk nebeng mobil temennya. Begitulah, sampai di sana jam 10 lebih, acara belum di mulai. Sebetulnya, aku sudah pernah ke UKM tepat dua tahun lalu, untuk menghadiri acara FOKMA juga. Ketika acara bermula, waktu sudah mendekati pukul 11 siang. Setelah sebelumnya ada beberapa sambutan juga hiburan akhirnya, acara inti bermula. Sungguh dua gabungan yang mantap. Dua pembicara, antara yang ahli dalam kecantikan fisik juga dalam kecantikan rohani. *meskipun harus aku tinggal di tengah acara, saat waktu dzuhur bermula* Catetannya, gak lengkap deh. Ustadzah Siti hafidzah yang mengusung tema, "Cantik di mata Allah anggun di hadapan manusia" mengupas tuntas tentang arti cantik dari sudut yang syar'i. Tentang landasan hukum berhias yang mengutip terjemahan dari Al-Qur'an surat Al-A'raf ayat 26, 31-32. Juga ketentuan umum untuk untuk perhiasan wanita adalah, tidak berlebihan, tidak merubah bentuk asli dan tidak menimbulkan dampak buruk. Ada yang menarik, dari penggalan sebuah kalimat ini, "Jadilah kalian itu buku, walau tanpa judul. jangan jadi judul tanpa ada buku" *nah lho, ada yang bisa terjemahkan...???* Sedangkan dr Dewi Inong sendiri memberikan tips tentang cantik yang sehat. beliau mengaskan, bahwa memilih kosmetik itu bukan hanya sekedar memilih, tapi juga harus memastikan bahwa ia adalah selamat dunia akhirat. Ujar beliau, Malaysia lebih banyak memiliki berbagai jenis kosmetik yang selamat dunia akhirat berbanding Indonesia. Sedangkan Indonesia sendiri, hanya memiliki dua jenis kosmetik yang selamat dari segi syar'i. *Apa tuh Naz...???* Wardah ama *lupa satu lagi, Zahra keknya, yah?. Ujar beliau lagi, selama meneliti berbagai nutrisi kecantikan untuk kulit dan setelah melanglang buana ke berbagai negara, rupanya nutrisi terbaik adalah tempe. Tapi, bukan tempe yang digoreng. Tapi, yang direbus bahkan, paling bagus adalah tempe yang diblender *howeks... eneg bayanginnya :(* Tempe yang diblender, lebih bagus khasiatnya berbanding susu soya *baru tahu aku* dan, tak lupa juga beliau mewanti-wanti para wanita untuk selalu memakai sunblock. Meskipun, tak keluar rumah yang tak terkena sinar UV matahari. Karena, ujarnya lampu juga sinar UV *meskipun nggak setajam matahari* Sayangnya, pas sesi beliau aku harus cut dulu keluar untuk shalat dzuhur. Jadi deh, nggak ngikutin acaranya sampe abis. Sedih deh, padahal bagus banget. Begitulah, sekilas hasil dari mengikuti seminar. Meskipun hari buruh, meskipun hari libur, kadang aku cukup sedih melihat kemirisan yang ada. Dari sekian banyak peserta yang hadir, tidak ada beberapapun dari para PRT yang hadir. Sebagian besar, adalah para pekerja pabrik, pelajar dan ibu-ibu ekspatriat. Ah, PRT, nasibmu kini, sampai kapan, akan mendapat kebebasan cuti...??? hiks... Pulangnya, aku tidak langsung menuju ke rumah majikanku karena aku memang sudah niat pengen nginep di rumah seorang sahabat. Kak Jannah namanya, beliau sedang belajar di UKM mengambil program masternya dalam bidang pengajian islam. Aku baru tahu, kalau beliau juga merupakan seorang dosen di sebuah Universitas di Kutai Kalimantan Selatan. Terimakasih, atas silaaturrahmi yang diulurkan. Betapa indahnya ukhuwah, ketika cerita-ceritanya banyak mengandungi hikmah. Juga atas pelayanannya, syukron jazakillah, Kak. Afwan jiddan, kalau aku sudah banyak menyusahkan. Sungguh sosok yang sangat low profile. Dari sana, aku juga berhasil "merampas" beberapa koleksi buku-buku Kak Jannah :) Insya Allah, semoga Allah menemukan kembali dalam kebaikan. Terimakasih juga, untuk Risna, juga Soraya :) Sekilas perjalanan, dua hari lalu...

16 komentar:

  1. Menarik perjalanannya. juga ulasan seminarnya..
    Jadi kepengen ke Malaysia, Mbak...

    BalasHapus
  2. terus yang ikut seminar jadi tampil lebih cantik dan syar'i. semoga berkah ilmunya. amin

    BalasHapus
  3. Luarbiasa, semangat mencari ilmunya.. meski dengan keterbatasan yang ada, memang kita harus terus semangat untuk mencari ilmu.. menembus ruang dan waktu.. siip..

    BalasHapus
  4. Allhamdulillah ya ditengah2 kesibukan mbak anaz masih bisa ikut seminar buat menambah ilmu

    BalasHapus
  5. tuntut lah ilmu meski ke negri cina''kata orang bijak. kenapa harus cina sich.. kenapa ya..! kenapa ya.. ahh mungkin si orang bijak lg iseng saja kayanya.. ! perjalan aku suka itu,,

    BalasHapus
  6. Semoga seminarnya berguna untuk kemajuanmu mbak...

    BalasHapus
  7. Masih semangat utk terus menimba ilmu ya mbak..? Salut deh, aku sendiri rasanya dah lama banget gak ikutan kegiatan semacam itu. *maludotcom*

    BalasHapus
  8. Wah, ada acara rampas merampas buku juga ya..? Berapa buku berhasil dibawa kabur mbak ? Asyik dong... hehehe

    BalasHapus
  9. pernah ketemu dokter inong pas seminar kecantikan juga.. dokternya sabar banget jelasin.

    Jadilah kalian itu buku, walau tanpa judul. jangan jadi judul tanpa ada buku . udah dapat artinya na?

    BalasHapus
  10. wah...perjalanan yang membawa nikmat donk... bukan membawa sengsara....

    silaturrahim, lama gak kunjung...

    BalasHapus
  11. o iya sunblock.. sayah baru tau kalo sunblock itu bukan nya mencegah supaya kulit kita ga menjadi lebih item, tapi untuk mencegah dampak jangka panjang, yaitu kanker...

    BalasHapus
  12. Maap Mba baru sempat mampir lagi. Sibuk euy, biasa emak2 punya toddler, baru mo deket2 lappie eh anaknya dah ngerengek2 ngajak main :-)

    Kalo gw semenjak di M'sia ini pake Alaisyah Mba. Halal dan ok loh, murah pula produk2nya (hehehe, jadi promosi deh)

    BalasHapus
  13. tentunya sangat bermanfaat itu....senang benget ikutan yang begituan..sangat nambah ilmu pengetahuan dan pengalaman.


    salam adem ayem

    BalasHapus
  14. numpang lewat aja
    selamat sore...assalamualaikuuum

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P