4 Langkah Praktis Dalam Meracik Flash Fiction


Seperti janjiku kemarin, yang akan ke mulkiply dan kembali ke blogspot dengan membawa sebuah jurus-jurus pamungkas tentang flash fiction maka aku mengejar sifu flash fiction di ranah mulkiply. Alhamdulilah, dengan kemuliaan hati dan kebaikan budinya, sang Sifu mau menurunkan ilmunya. Bahkan, dengan rela hati dan sebuah do'a ia memberikan izin tersebut ketika aku hendak meminta mengcopas tulisannya untuk aku posting di sini. Terimakasih banyak, buat Mas Suga.


 
Kata Mas Suga, "dunia maya selayaknya dijadikan tempat berbagi kebaikan dan kebajikan, dan saling mengingatkan dalam kebaikan juga. Mari berbagi untuk sesama ^^" Jadi ini adalah tulisan Mas Suga, yang juga seorang juri dalam lomba flash fiction yang diadakan oleh blogfam dan MPID. Buat teman-teman, selamat menyimak. Khususnya, aku sendiri.
Langkah #1 : Mulailah Menulis
Setelah membaca Strategi menulis FF, atau beberapa referensi FF lain, sejenak lupakan semua teori FF yang pernah Anda baca. Mulailah menulis. Tak usah pedulikan seberapa panjang tulisan Anda. Gulirkan semua ide di kepala, tumpahkan dalam bentuk tulisan sepuasnya.
Langkah #2 : Mulailah Mengedit
Setelah tuntas menulis, mulai lakukan pengeditan. Pangkas pemakaian kata sifat dan kata keterangan yang tidak benar-benar penting. Dalam FF 55 kata atau kurang, pemakaian kedua kata tersebut sedapat mungkin dihindari.
Contoh FF 100 Kata
 
Sepenggal Kisah Ultah- by Saturindu
Gadis bergaun putih datang tiba-tiba. Berbisik ia pada sobatku Fien, lantas duduk di sebelahnya. Tak lama kemudian ia memegang mic, siap berkaraoke ria. Terdengar kicaunya yang sengau, iringi musik yang kian berisik. Premis awal ia biduanita, terkikis dengan sendirinya. Fien mengecilkan volume musik. 

“Eh, kasih ucapan selamat ultah, buat Suga!” Setelah kami bersalaman, gadis itu didaulat memotong kue ultah. Fien meraih kameranya, siap membidik momen terbaik.

 “Ayo, berikan potongan pertama untuk Suga.” Terdengar suara lain menimpali,”sekalian disuapin ke mulut, yah!” Setelah menikmati suapannya, gadis itu permisi pergi. 

“Wah, siapa tadi, Fien?”tanyaku. 

“Gadis setengah mabuk itu? Entahlah, aku juga baru kenal.”
 
Guna memampatkan cerita, kata keterangan dan kata sifat seperti : ‘bergaun putih’, ‘berisik’, ‘tak lama kemudian’, ‘sengau’ pada FF 100 Kata di atas mesti dipangkas. Deskripsi ‘Terdengar kicaunya yang sengau, iringi musik yang kian berisik’ juga bisa diganti menjadi deskripsi yang lebih sederhana: ‘musik mengecil’.
Demikian halnya dengan deskripsi ‘Fien meraih kameranya, siap membidik momen terbaik’, yang bisa dibuang. Kata ‘permisi pergi’ juga kurang efektif. Cukup disederhakan menjadi ‘pergi’. hasilnya, FF 100 kata di atas bisa disederhanakan menjadi ff 55 kata, sebagaimana berikut:
Contoh FF 55 kata :
Sepenggal Kisah Ultah- by Saturindu
Seorang gadis datang. Berbisik ia pada Fien, lantas duduk dan siap karaoke. Musik mengecil.

 “Ucapin selamat ultah, buat Suga!” Setelah kami bersalaman, ia didaulat Fien memotong kue 

“Berikan potongan pertama untuk Suga.” Suara lain menimpali,”suapin sekalian...” Setelah sekalian mengecup keningku, gadis itu pergi.

 “Siapa tadi, Fien?”tanyaku. “Gadis setengah mabuk itu? Entahlah, aku juga baru kenal.”
 
Baca kembali tulisan Anda. Masih terasa masuk akal? Jangan lupa, ganti kalimat pasif dengan kalimat aktif. Kecuali benar-benar perlu, hindari juga pemakaian kalimat majemuk. Pecah kalimat majemuk menjadi dua atau tiga kalimat.
Contoh Pasif ke Aktif: Pasif
Musik dikecilkan Setelah keningku dikecupnya, gadis itu pergi Kue itu dipotong oleh gadis itu
Aktif
Musik mengecil
Setelah mengecup keningku, gadis itu pergi
Gadis itu memotong kue
Contoh 1 ke contoh 2 berikut, merupakan penyederhanaan kalimat majemuk : Contoh 1: Meskipun ia sering datang terlambat, bu Guru tidak pernah marah karena ia adalah murid yang cerdas di sekolahnya. Contoh 2: Ia sering datang terlambat. Tetapi bu Guru tak pernah marah. Ia murid yang cerdas di sekolahnya. Langkah #3 : Baca ulang tulisan Anda, lalu jawab pertanyaan berikut: A. Apakah cerita Anda sudah memiliki plot/alur yang jelas?
 
Coba identifikasi sendiri, sudahkah cerita Anda memiliki bagian permulaan, pertengahan dan ending yang jelas? Masih adakah korelasi yang logis?
Jika jawabannya tidak, bersiaplah untuk merevisinya.
B. Sudahkah inti cerita tersampaikan sesuai dengan tema?
Jika belum, gagas ulang cerita anda.
Bila sudah, Lihat kembali jumlah kata. Sudah memenuhi kriteria yang disyaratkan (misalnya 100 kata)? Atau masih melebihi jumlah yang seharusnya? Atau justru malah kurang?
Jika jumlah kata dalam cerita Anda masih terlampau banyak dari jumlah yang disyaratkan, amati kembali pemakain kata-kata. Sudahkah tiap kata berdaya guna? Masih adakah beberapa kata yang kurang penting pemakaiannya? Segera lakukan pemangkasan. Pangkas juga dialog yang tidak menambah kedalaman makna. Anda bisa menggantinya dengan deskripsi singkat.
Jika jumlah kata dalam cerita Anda masih terlampau sedikit, fokuskan kembali perhatian Anda pada inti cerita. Kembangkan dialog di dalamnya. Pakai teknik "Show, Not Tell" di bagian terpentingnya.
Langkah #4 : Publikasikan Tulisan Setelah tuntas menjawab langkah ketiga, posting tulisan di Blog Anda atau kirim di media lain. Untuk perbaikan kualitas tulisan di masa mendatang, tiap akhir pekan sediakan waktu untuk membaca ulang tulisan yang telah dibuat. Anda mungkin akan terkejut mendapati beberapa ‘lubang’ di sana-sini. Segera perbaiki. Kebiasaan seperti ini, apabila diasah terus-menerus, akan membuat Anda cepat tanggap terhadap kekurangan diri sendiri. Pada gilirannya nanti, tulisan Anda akan 'lebih bersih' dari editting & revisi. Mari terus menulis, biar cuma sebaris... (tulis Mas Suga)
Inilah Mas Suga, alias Mas M Agus M seorang penulis dan juga blogger multiply yang menjadi salah satu juri dalam lomba FF yang diadakan oleh MPID dan blogfam.
Dan ini adalah beberapa link terkait tentang flash fiction yang juga ditulis oleh Mas Suga Seputar Tanya Tentang Flash Fiction
Mari sama-sama kita ramaikan lomba flash fiction dalam rangka pesta blogger yang diselenggarakan oleh MPID (Multiply Indonesia dan Blogfam) selamat menulis...
Ngerem di pojokan, nyari ide...

24 komentar:

  1. Wah sahabat ku ini makin sibuk aja ya dgn berbagai aktivitas lombaa2,ajarin aq donk he...he...

    BalasHapus
  2. @Wong Sikampuh, hehehe... Itu aku juga dapet ngopas doank kok. Diajarin sama gurunya :)

    BalasHapus
  3. Hehe, saya juga udah baca copasan itu di multiply. Rupanya secara tidak sadar beberapa fiksi saya di kompasiana sudah berupa Flash Fiction, ,meski belum FF yang bagus. Ayo semangat na.

    BalasHapus
  4. wahh
    chika belum pernah coba nulis kayak gitu^^
    hehee..
    makasih ya mba anaz infonya
    jadi perlu banyak belajar ni^^

    BalasHapus
  5. ah, makin keren aja kamu, naz....
    sukses terus ya...!

    BalasHapus
  6. Trik yang perlu dipraktekkan...
    Sepertinya bisa dipergunakan utk non fiksi juga ya...?

    Maju terus Unyil, Upin dan Ipin.
    Hahaha...

    BalasHapus
  7. wah ada lomba flash fiction dalam rangka pesta blogger yang diselenggarakan oleh MPID yah/
    ikutan ahh..

    BalasHapus
  8. whaa...masih harus belajar banyak nih (gym)

    untung mampir ke sini (worship)

    (eh ada permintaan bantuan dari Pojok Pradna,lho ^_^ )

    BalasHapus
  9. Iya, pengen juga ikut dengan lomba ini...
    Tapi blom sempat2 belajar banyak dan berlatih bikin FF ^^a
    mau latihan di blogger aja dolo, masih kurang pembaca, jadi lebih pede... jiaaahhh...
    mbak, ID multiplynya apa??? temenan yuk.... :D

    BalasHapus
  10. thanks tipsnya mbak, aku belum pernah coba bikin nih

    BalasHapus
  11. wah, kenapa gw masih masih berantakan ya... mukanya. ghehehe. masih belajar menulis juga nih gw. salam kenala ya. oya, ijin follow ya.

    BalasHapus
  12. wow wow wow.. aku jadi tertarik pengen nulis lagi, sumpah ini bener bener amazing haha, amazing apaan siiiiiiii :D, serius ini keren :D

    BalasHapus
  13. pencerahan bagi blogger angin-anginan seperti saya :)
    terkadang ide banyak tapi saat harus menuangkan dalam bentuk kata-kata jadinya mandeg :)
    terimakasih

    BalasHapus
  14. berkunjung kemari setelah sekian lama tak main kemari dan yang empunya rumah ini juga nyaris gak pernah main ke rumah gw. *ngamuk*

    BalasHapus
  15. Semangat untuk nulis saja pokoknya..

    BalasHapus
  16. halo. salam kenal! terimakasih ya kemarin udah ikut survey. mau tanya ding sekalian, FF itu ada batesannya nggak? soalnya kemarin komunitasku mau buat kumpulan FF - kok sampe 1000 kata? *itu untuk satu cerita loh*

    BalasHapus
  17. wah, ada workshop singkatnya disini nih...
    siiiiiiiiiip

    belajar aaah

    BalasHapus
  18. Mbak Anaz, terima kasih atas bantuannya tadi ya. Masukannya sangat berguna banget. Mbak, saya ijin co pas tulisan ttg ff ini ya. biar bisa membantu teman-teman yang punya maslaah yang sama dengan saya. (Rebellina Passy)

    BalasHapus
  19. Sharingnya mbak Anaz yg ini bernas, ada ilmunya.

    eh, sepertinya kok saya baru pertama kali meninggalkan jejak di sini ya. Padahal sudah berkenalan bertahun-tahun. Baiklah, saya follow blog ini kalo gitu. Saya kira nulis di WP :)

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P