Ahad, 30 mei 2010. Seperti yang dijadwalkan, aku dan teman-teman blogger akan melakukan konfrensi via yahoo mesenger dengan Bang Fuadi penulis Negeri 5 Menara. Aku sudah mengatur jadwalnya dengan manajer bang Fuad, mas Erwin. Nah, pas aku konfirmmasi ke bang Fuad sendiri melalui facebook, rupanya, bang Fuad ada acara sendiri dengan PPIdunia (Persatuan pelajar Indonesia di seluruh dunia) Beliau menyarakan untuk bergabung. Apalagi, aku malah jadi bingung. Sudah jam 12 malam, dah ngantuk pula. Akhirnya, tidur.
Esoknya, selepas subuh, aku membukan internet, menulis notes di facebook, dan mentagnya kepada teman-teman yang akan konfrensi. Kebetulan, aku dikasih linknya oleh Bang Fuad. Jamnya masih sama, 9 pagi. Hanya format dan tempatnya saja yang berbeda.
Karena kesibukan di rumah, aku meminta izin ke warnet. Rasanya, tidak mungkin di saat yang lain sibuk, aku duduk manis di depan laptop. Jam sepuluh kurang waktu Malaysia, aku berangkat ke warnet. Tanpa sarapan, hanya segelas air milo ku minum. Sampai di warnet, alhamdulilah sudah buka. Meskipun agak lama menunggu tersambung dengan internet, akhirnya berhasil juga log in ke facebook dan membuka yahoo mesenger. Duh, udah banyak yang nanya, gimana konsep konfrensnya. Bingung, aku sendiri aja nggak tahu.
Cepet-cepet menyambangi websiti PPIdunia. Nanya-nanya gimana konsep konfrensinya. Di web tersebut, memang tersedia ruang chat, meskipun harus register dulu. Dan kurang nyaman kata teman-teman. Akhirnya, aku konfrens juga dengan teman-teman lainnya. Ada Ivonie di Hongkong, Ranny di menado, mellyn di Jogja, Lina di Penang, Sinta di jakarta, Eka di Semarang, ratu di Semarang, Mbak Lidya di Bekasi. Seru! meskipun kita cuma bisa dengerin Bang Fuad ngomong di radio. Kita jadi SKSD sendiri.
Setelah nanya-nanya dengan DJ, rupanya kita bisa live onair langsung, kalau ada ID SKYPE. Duh, nanya ke teman-teman nggak ada yang punya. Kita juga dengerin tips-tips dari Bang Fuad. Tentang semangat menulisnya, juga inspirator-inspirator tokoh dalam novelnya. Kiat-kiat menulis Bang Fuad, yang pertama adalah niat, kemudian menulis sesuatu yang familiar dengan kita, maksudnya yang terdekat gitu, lanjut dengan konsistensi (nggak males2an kayak Anaz), dan yang terakhir, adalah refernsi. Cek dan ricek berbagai sumber yang akan kita tulis.
Mendengar beberapa materinya, sepertinya sama seperti yang dikupas ketika bedah buku di Universitas Antarbangsa Malaysia. Dengan slogan "Menjelajah dunia dengan pena" membuat semangatku ketika itu berkobar-kobar untuk menulis. Juga beberapa tips sukses menurut Bang Fuadi.
*Impian tinggi harus berani, jangan rugi 2 kali.
*Usaha harus di atas rata-rata, seperti sprinter 100M.
*Do'a orang tua
*Berprasangka baik ke semua
*Ikhlas, kesadaran diri jauh ke dalam. Juga slogan terakhirnya, "Jangan pernah remehkan impian setinggi apapun sungguh Tuhan Maha Mendengar." dan tak lupa, Man jadda wa jadda, barang siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil"
Tidak banyak resume yang aku dapatkan. Rupanya, dengan mendengar siaran, konfrensi dan ngobrol bareng teman sungguh memecah konsentrasi *alesan!* Kita juga dihiburkan dengan lagu, paling demen pas lagunya Katon Bagaskara, "Negeri di Awan" heboh deh kita. Meskipun dengan perut meililit, (semua nggak pada makan pagi yah?) ketahuan, yang anak kos, ketahuan yang anak perantau, kecuali Ranny tentunya, yang bisa dengan mudahnya menggasak masakan ibunya. :D
Diskusi selama 3 jam. Diselingi dengan onair langsung dengan Bang Fuad. Lagi-lagi, ini buat yang punya ID SKYPE. Aku yang dah lama nggak buka SKYPE, gelagapan gimana cara mau login dan menggunakannya. Alhamdulilah, bisa login dan ngobrol ama DJnya. Dan, bisa juga ngomong langsung ama Bang Fuad. Duh, untung aja nggak grogi. Setelah sebelumnya diledekin ama temen-temen suruh pake botol karena nggak ada micnya (padahal ada mic di warnet) hehehehe...
Pas suruh onair, blank deh kepala, meskipun nggak grogi. Ditanya-tanya tentang KBO (Klub Buku Online) eh, malah bilang pesertanya kebanyakan TKW. Padahal, khan ada Ranny yang karyawati, Mellyn yang mahasiswa duh, teh Lidya yang ibu rumah tangga, Eka yang guru jadi merasa bersalah (piss) Nah, setelah giliran aku onair, ada juga dari malaysia yang Onair, namanya Suci, anak UIA. Tuh anak aku kenal, tapi dia gak kenal aku :D. Giliran Suci off, eh rupanya Ivonie berusaha keras untuk membuat ID SKYPE plus menginstallnya. Maka, jadilah aku mendengar suara cemprengnya, hehehe... (lucu :P)
Begitulah, rupanya kemajuan tekhnologi telah memudahkan kita untuk berhubung dengan siapa saja. Dengan mudahnya kita terhubung dengan berbagai teman di serantau dunia. Bukan hanya sabang sampai Merauke. PPI dunia, adalah wadah perkumpulan Persatuan Pelajar Indonesia di seluruh dunia. Semoga lain kali, kita dapat bekerja sama lagi. terimakasih untuk Mas Erwin, manajer Bang Fuadi, Bang Fuadi sendiri juga teman-teman lainnya. Maaf atas segala ketidaknyamanannya. Ini di luar jangakaanku :)
Alhamdulilah...

Dan, inilah beberapa peserta lomba yang mengikuti Kontes Blog, "Kisah Sejati"
1. Mbak Sulthanah, 
terus, aku komen,

Nah, yang lucu ada salah seorang sahabat blogger, aku tidak mau menyebutkan namanya, secara aku yakin dia mengakui sendiri, bahwa ia selalu berkeliling mencari para peserta yang mengikuti lomba. Semangat yah, Neng...!!!. Sampai saat ini, belum banyak peserta yang mengikuti lomba, baru 4 orang.
1. Mbak Sulthanah, dari multiply, dengan judul, 
