10/28/2010

Maafku, Sebelum Terucap

Assalamu'alaikum Warrahmatullah...
Apa khabar teman-teman? :) eh, rasanya lama sekali aku tidak singgah kemari. Ada kerinduan, ada keinginan untuk kembali menyusun kata, menjadi kalimat-kalimat yang selalu tak ada makna. Tapi sungguh, kadang aku merindunya. menyapa sahabat-sahabat semua, satu demi satu. Menjawab soalan-soalan tanya, yang sering aku abaikan.
Maka sebelum aku meminta maaf, aku yakin karena adanya kesalahanku, dariku, baik karena sudah lama tidak blogwalking ataupun sekedar menjawab pertanyaan atas komentar-komentar beberapa teman. Jadi dengan ini, ada sedikit jawaban yang lebih cenderung kepada sebuah pembelaan diri untuk menutup-nutupi kekurngan diri. kekurangan dalam berkomunikasi dan berinteraksi di dunia maya ini.
Tanggal 18 oktober lalu, alhamdulilah saya telah selamat kembali mendarat di Indonesia. Tepatnya, di Bandar Udara Hussein Sastranegara, Bandung. Dan semenjak kepulanganku ke tanah air, aku tidak sesering dulu jatah onlinenya. Pertama, di rumahku nggak ada jaringan internet. kalaupun ada, itu di rumah Kakakku. Dan aku, sekarang sering kelayapan ke mana-mana. Jadi, intensitas di dunia maya emang berkurang banget. Nggak kayak waktu di Malaysia dulu, yang selalau ngerem di kamar. Ok, pembelaan pertama telah dibuat :)
Selanjutnya, adalah tentang teguran-teguran beberapa teman dekat di yahoo messenger. Begini, aku OL YM dari hape, selalunya aku nggak sign out, jadi masih OL aja tuh YM. Padahal, kadang orangnya entah ke mana. Kalau ada yang negur dan aku nggak bales, bukan berarti aku sombong atau sibuk, tapi karena nggak lagi online :).
Setelah merunut segala kesalahanku, dengan ini saya ungkapkan maaf atas segala kesalahan baik yang disengaja, maupun terlupa.
Beberapa hari ini, sempet menjejakan kaki di beberapa tempat. Bertemu dengan teman-teman dunia maya di alam nyata. Alhamdulilah... Tapi di balik itu semua, ada juga runutan kabar duka. Eruspinya gunung merapi di Jogja, gempa bumi dan tsunami di Mentawai. Ah, kabar-kabar itu kembali membuat duka untuk bangsa Indonesia. Untuk teman-teman blogger marilah kita bersama-sama bergandeng bahu, membantu sebatas yang mampu kepada mereka yang terkena bencana. Semoga dengan sedikit bantuan kita, mampu menolong mereka yang sedang berduka.
Dan hari ini adalah hari sumpah pemuda. Kebetulan, aku dan beberapa teman-teman multiply mengikuti XL sumpah pemoeda di Jakarta. Eh, tumben banget yah aku ikut-ikutan acara kek gini? hehehe.. Semoga nanti dapat oleh-oleh cerita, untuk dapat dibagi bersama di sini :)

Maafku, Sebelum Terucap

Assalamu'alaikum Warrahmatullah...
Apa khabar teman-teman? :) eh, rasanya lama sekali aku tidak singgah kemari. Ada kerinduan, ada keinginan untuk kembali menyusun kata, menjadi kalimat-kalimat yang selalu tak ada makna. Tapi sungguh, kadang aku merindunya. menyapa sahabat-sahabat semua, satu demi satu. Menjawab soalan-soalan tanya, yang sering aku abaikan.
Maka sebelum aku meminta maaf, aku yakin karena adanya kesalahanku, dariku, baik karena sudah lama tidak blogwalking ataupun sekedar menjawab pertanyaan atas komentar-komentar beberapa teman. Jadi dengan ini, ada sedikit jawaban yang lebih cenderung kepada sebuah pembelaan diri untuk menutup-nutupi kekurngan diri. kekurangan dalam berkomunikasi dan berinteraksi di dunia maya ini.
Tanggal 18 oktober lalu, alhamdulilah saya telah selamat kembali mendarat di Indonesia. Tepatnya, di Bandar Udara Hussein Sastranegara, Bandung. Dan semenjak kepulanganku ke tanah air, aku tidak sesering dulu jatah onlinenya. Pertama, di rumahku nggak ada jaringan internet. kalaupun ada, itu di rumah Kakakku. Dan aku, sekarang sering kelayapan ke mana-mana. Jadi, intensitas di dunia maya emang berkurang banget. Nggak kayak waktu di Malaysia dulu, yang selalau ngerem di kamar. Ok, pembelaan pertama telah dibuat :)
Selanjutnya, adalah tentang teguran-teguran beberapa teman dekat di yahoo messenger. Begini, aku OL YM dari hape, selalunya aku nggak sign out, jadi masih OL aja tuh YM. Padahal, kadang orangnya entah ke mana. Kalau ada yang negur dan aku nggak bales, bukan berarti aku sombong atau sibuk, tapi karena nggak lagi online :).
Setelah merunut segala kesalahanku, dengan ini saya ungkapkan maaf atas segala kesalahan baik yang disengaja, maupun terlupa.
Beberapa hari ini, sempet menjejakan kaki di beberapa tempat. Bertemu dengan teman-teman dunia maya di alam nyata. Alhamdulilah... Tapi di balik itu semua, ada juga runutan kabar duka. Eruspinya gunung merapi di Jogja, gempa bumi dan tsunami di Mentawai. Ah, kabar-kabar itu kembali membuat duka untuk bangsa Indonesia. Untuk teman-teman blogger marilah kita bersama-sama bergandeng bahu, membantu sebatas yang mampu kepada mereka yang terkena bencana. Semoga dengan sedikit bantuan kita, mampu menolong mereka yang sedang berduka.
Dan hari ini adalah hari sumpah pemuda. Kebetulan, aku dan beberapa teman-teman multiply mengikuti XL sumpah pemoeda di Jakarta. Eh, tumben banget yah aku ikuta-ikutan? hehehe.. Semoga nanti dapat oleh-oleh cerita, untuk dapat dibagi bersama di sini :)

10/13/2010

Ngapain ke Pesta Blogger?

Ngapain ke pesta blogger..?? Hmmm.. semenjak ngaku-ngaku jadi blogger aku nggak pernah ikutan namanya acara itu. Pertama aku jauh, ke dua jauh ke tiga yah tetep aja jauh :) Tapi kalau ngelihat temen-temen yang pada ke sana kok malah pengen yah...??? Jadi, untuk apa ke sana...???
Kalau buka website Pesta Blogger akan ditemukan kalimat seperti ini, Pesta Blogger merupakan ajang temu nasional blogger di Indonesia. Pesta Blogger pertama kali digelar pada tanggal 27 Oktober 2007 sebagai forum alternatif bagi para blogger di Indonesia untuk bertatap muka secara langsung, bertukar informasi, memicu diskusi, serta memperluas jaringan. Pada kesempatan tersebut, Menkominfo Muhammad Nuh juga menetapkan tanggal penyelenggaraan Pesta Blogger yang pertama sebagai Hari Blogger Nasional. Acara ini digagas oleh konsultan kehumasan Maverick bersama agensi media digital Bubu.com. Tak begitu penting kita mengetahui apa itu Pesta Blogger. Nyatanya, kadang terselip tanya juga, kalau seandainya aku betul-betul ke sana, mau apa? Aku mikirnya ketemu banyak temen-temen dari berbagai komunitas. Dan pastinya menambah silaturahim di antara para blogger. Semoga betul bisa ke sana. Dan, selain pestanya ada yang lain lagi. Yaitu lomba-lomba di ajang pesta Blogger 2010. Kalau mau lihat lebih lengkapnya ada di sini yah... Juga lomba bikin FF (Flash Fiction) kerja sama blogfam dengan MPID (Multiply Indonesia) silakan klik gambar di bawah. Ingat yah, deadlinnya besok :) Untuk teman-teman yang mau ke PB juga, jangan lupa register onlinennya, biar nggak kehabisan kuota. Semoga kita bisa ketemu di sana (ngarep banget deh aku*
Photobucket ceklik gambar untuk ke link tersebut...

10/06/2010

Flash, Fiksi, Animasi dan Program Animasi

kalau kemarin nulis tentang langkah-langkah menulis flash fiction, kini saatnya kita mencari tahu dari mana asal muasal flash fiction itu sendiri. Lah kalau aku sendiri sih jujur aja, hampir setahun lalu tahu tentang flash fiction yah dari multiply hehehe... Dan ini mungkin lebih lengkapnya asal muasal flash fiction. Seperti biasa, Anaz hanya mengcopas. Kali ini hasta karyanya Mas Luqman, saya copa. Matur nuwun yah, Mas...
Berawal dari penasaran, apa sih maksud dari flash fiction atau fiksi singkat?
Saya cari informasinya di internet, terkagum-kagumlah saya dengan banyak informasi di dalamnya. Internet itu bikinan Tuhan, manusia yang membentuk dan mengolahnya, menghubung-hubungkan banyak informasi, sampai kejelasan tentang fiksi singkat, terpampang luas di hadapan saya. Informasi yang begitu banyak saya dapat, saya serap dan coba saya sarikan dalam tulisan ini. Yang mau protes dengan pernyataan bahwa internet itu bikinan Tuhan, silahkan... Adapun tentang fiksi singkat, ada sebuah website yang khusus membahas masalah ini, flashfictiononline.com. Di sana digamblangkan jelas-jelas definisi fiksi singkat dari sejarah sampai penerapannya.
Fiksi singkat sudah ada sejak jaman Yunani Kuno, ketika banyak kisah, cerita juga mitologi kuno dicatat dalam batu, serat kayu juga lembaran kulit b
inatang. Keterbatasan media rekam tulis jejak perkembangan informasi berakibat susahnya mencirikan, kapan fiksi cepat ini ada.
Wikipedia mengatakan bahwa akar sejarah fiksi singkat berasal dari kisah Aesop's Fables, kumpulan cerita yang diambil dari kisah rakyat Yunani kuno. Diperkirakan kisah ini ada antara tahun 620 - 560 SM, menceritakan tentang perbandingan antara menjadi orang kaya dan menjadi orang miskin, namun ceritanya sendiri lebih menekankan pada pendidikan moral bahwa kerendahan hati, kebaikan budi yang melandasi segalanya.
Aesop's Fables bisa dikatakan sebagai cerita populer untuk pendidikan moral bagi anak sejak jaman Yunani kuno, hingga saat ini.
Filsuf sekaligus sejarawan Yunani kuno di abad 5 SM, Herodotus pernah menyelidiki asal-muasal Aesop's Fables, ia menduga kisah ini ditulis oleh seorang budak bernama Aesop, budak yang senang berpikir dan mempelajari kehidupan, menuangkan apa-apa yang dilihatnya ke dalam bentuk tulisan.
Sayang literatur tentang kebenaran sejarah ini sulit dibuktikan, mengingat bukti otentik atas sejarah yang telah terjadi kelewat sumir dan manusia masa lalu tidak memiliki kemampuan mempustakakan tulisan-tulisan hebat hingga berabad-abad. Tulisan-tulisan yang ada tersebar di berbagai penjuru, hingga untuk mengumpulkannya menjadi pekerjaan riset tersendiri, wajar bila sejarawan sekarang kesulitan mengumpulkannya.
Bisa disimpulkan bahwa fiksi singkat dipopulerkan ketika orang kelewat malas membaca tulisan banyak-banyak, yang dibutuhkan adalah intisari singkat apa yang dimaksud dari tulisan tersebut.
Adapun karena bentuknya fiksi, fiksi singkat
masuk dalam kategori cerita rekaan, bukan kisah nyata, bukan pula cerita yang pernah terjadi. Bila terinspirasi dari kisah nyata tak apa dan ini hal yang wajar dalam setiap penulisan fiksi, hanya saja tokoh-tokohnya memang fiktif. Fiksi singkat banyak dipopulerkan oleh penulis-penulis hebat macam Ernest Hemingway, H.P
. Lovecraft, Anton Chekhov, Franz Kafka, dan banyak lagi lainnya.
Timbul pertanyaan, apa bedanya fiksi singkat dengan cerpen?
Melihat penjabaran yang dipampangkan internet saya menyimpulkannya; sama saja!
Membedakannya secara sederhana hanya dari asal kata bahasanya. Flash fiction berasal dari bahasa Inggris sedangkan cerpen alias cerita pendek berasal dari bahasa Indonesia. Pengklasifikasiannya juga mudah dan sederhana; adanya pemaparan tokoh-tokoh fiksi dan alur cerita yang runut dan runtun, secara efektif dan efisien.
Kebiasaan memanjang-manjangkan alur cerita dalam sebuah novel, dipapas habis dalam fiksi singkat. Jumlah kata yang dipakai pun beragam, bisa 50 kata, bisa pula sepanjang-panjangnya 2000 kata, tergantung efisiensi cerita yang disampaikan penulisnya.
Saat saya jadi wartawan di media cetak (dulu banget), dalam ingatan saya redaktur media cetak biasanya akan memposisikan diri sebagai penjaga kata, ia akan mengingatkan para jurnalis untuk menulis seefisien mungkin. Dalam satu rubrik, redaktur mentargetkan sebuah tulisan harus diisi dengan banyaknya karakter tertentu
(bukan kata). Misalnya 4000 karakter, atau 9000 karakter.
Paling gampangnya begini, 1 halaman surat kabar macam Kompas, bila penuh tulisan penuh bisa mencapai 16.000 sampai 20.000 karakter, j
adi sekitar 3000 sampai 6000 kata.
Permasalahannya, berapa banyak karakter yang dibutuhkan untuk menulis fiksi singkat?
Ini yang membingungkan, tak ada aturan baku dalam kaedah penulisannya. Hanya saja, fiksi singkat akan jadi sangat baik apabila dalam pemilihan kata dan susunan bahasa menggunakan pola-pola yang efisien. Tulisan itu bisa dilihat dari cara mengenalkan tokoh dan sifatnya, merunutkan tokoh tersebut dalam alur cerita, pun merunutkannya dalam permasalahan-permasalahan di inti cerita.
Layaknya menulis cerpen yang efektif dan efisien, menghindari pola yang berbelit-belit, jauh dari menyek-menyek, pun jelas menjabarkannya. Akhirnya bisa disimpulkan bahwa fiksi singkat di sini adalah kemampuan penulis menuangkan cerita fiksi dengan perangkat kata dan kaedah berbahasa yang baik.
Gardner Fox ketika menulis fiksi singkat dalam kumpulan-kumpulan cerita fiksi dan fantasi, sejatinya ia kesulitan menggambarkan tokoh Barry Allen sebagai superhero yang bisa bergerak sangat cepat dalam tulisan fiksinya. Dalam pencarian, Fox butuh orang yang jago memvisualisasikan cerita-cerita fiksi singkatnya ke dalam bentuk komik. Saat ia bertemu Harry Lampert, mereka berdua saling berkolaborasi, jadilah komik "The Flash" yang diluncurkan ke publik untuk pertama kalinya tanggal 1 Januari 1940, diterbitkan oleh penerbit DC Comic.
Bisa jadi bukan hanya The Flash yang bisa dikategorikan fiksi singkat, "Flash Gordon" yang ditulis dan digambar sendiri oleh Alex Raymond bisa jadi tergolong dalam fiksi singkat, hanya saja memang wujudnya adalah komik. Namun kata "Flash" akan jadi lebih bias pada program komputer untuk keperluan animasi, dibikin pertama kali oleh Macromedia tahun 1999, kemudian perusahaan ini diakuisisi oleh Adobe tahun 2005 dan dikembangkan hingga lebih canggih. Program Flash dikhususkan untuk animasi singkat yang mudah dan tak berat dari segi pengolahan datanya, bahkan penggunaan Adobe Flash ini bisa untuk keperluan film animasi.
Dari fiksi, superhero sampai program animasi, kata "flash" adalah kata yang teramat luas dan sangat bias maknanya hingga bisa sangat nggak jelas. Arti dari kata "flash" bisa dikondisikan pada orientasi arti yang cepat dan singkat.
Sumber Gambar: 01. Rekaan tampang Aesop dengan pakaian Jerman abad ke-15, visualisasi oleh Hartmann Schedel (answers.com) 02. Aesop's Fables, ditulis dengan gaya berbeda oleh D. L. Ashliman dan ilustrator Arthur Rackham (bookmarked.com.au) 04. Adobe Flash CS5 computer program, courtesy of Adobe

10/03/2010

4 Langkah Praktis Dalam Meracik Flash Fiction

Seperti janjiku kemarin, yang akan ke mulkiply dan kembali ke blogspot dengan membawa sebuah jurus-jurus pamungkas tentang flash fiction maka aku mengejar sifu flash fiction di ranah mulkiply. Alhamdulilah, dengan kemuliaan hati dan kebaikan budinya, sang Sifu mau menurunkan ilmunya. Bahkan, dengan rela hati dan sebuah do'a ia memberikan izin tersebut ketika aku hendak meminta mengcopas tulisannya untuk aku posting di sini. Terimakasih banyak, buat Mas Suga.
Kata Mas Suga, "dunia maya selayaknya dijadikan tempat berbagi kebaikan dan kebajikan, dan saling mengingatkan dalam kebaikan juga. Mari berbagi untuk sesama ^^" Jadi ini adalah tulisan Mas Suga, yang juga seorang juri dalam lomba flash fiction yang diadakan oleh blogfam dan MPID. Buat teman-teman, selamat menyimak. Khususnya, aku sendiri.
Langkah #1 : Mulailah Menulis
Setelah membaca Strategi menulis FF, atau beberapa referensi FF lain, sejenak lupakan semua teori FF yang pernah Anda baca. Mulailah menulis.
Tak usah pedulikan seberapa panjang tulisan Anda. Gulirkan semua ide di kepala, tumpahkan dalam bentuk tulisan sepuasnya.
Langkah #2 : Mulailah Mengedit
Setelah tuntas menulis, mulai lakukan pengeditan. Pangkas pemakaian kata sifat dan kata keterangan yang tidak benar-benar penting. Dalam FF 55 kata atau kurang, pemakaian kedua kata tersebut sedapat mungkin dihindari.
Contoh FF 100 Kata
Sepenggal Kisah Ultah- by Saturindu
Gadis bergaun putih datang tiba-tiba. Berbisik ia pada sobatku Fien, lantas duduk di sebelahnya. Tak lama kemudian ia memegang mic, siap berkaraoke ria. Terdengar kicaunya yang sengau, iringi musik yang kian berisik. Premis awal ia biduanita, terkikis dengan sendirinya. Fien mengecilkan volume musik. “Eh, kasih ucapan selamat ultah, buat Suga!” Setelah kami bersalaman, gadis itu didaulat memotong kue ultah. Fien meraih kameranya, siap membidik momen terbaik. “Ayo, berikan potongan pertama untuk Suga.” Terdengar suara lain menimpali,”sekalian disuapin ke mulut, yah!” Setelah menikmati suapannya, gadis itu permisi pergi. “Wah, siapa tadi, Fien?”tanyaku. “Gadis setengah mabuk itu? Entahlah, aku juga baru kenal.”
Guna memampatkan cerita, kata keterangan dan kata sifat seperti : ‘bergaun putih’, ‘berisik’, ‘tak lama kemudian’, ‘sengau’ pada FF 100 Kata di atas mesti dipangkas. Deskripsi ‘Terdengar kicaunya yang sengau, iringi musik yang kian berisik’ juga bisa diganti menjadi deskripsi yang lebih sederhana: ‘musik mengecil’.
Demikian halnya dengan deskripsi ‘Fien meraih kameranya, siap membidik momen terbaik’, yang bisa dibuang. Kata ‘permisi pergi’ juga kurang efektif. Cukup disederhakan menjadi ‘pergi’. hasilnya, FF 100 kata di atas bisa disederhanakan menjadi ff 55 kata, sebagaimana berikut:
Contoh FF 55 kata :
Sepenggal Kisah Ultah- by Saturindu
Seorang gadis datang. Berbisik ia pada Fien, lantas duduk dan siap karaoke. Musik mengecil. “Ucapin selamat ultah, buat Suga!” Setelah kami bersalaman, ia didaulat Fien memotong kue “Berikan potongan pertama untuk Suga.” Suara lain menimpali,”suapin sekalian...” Setelah sekalian mengecup keningku, gadis itu pergi. “Siapa tadi, Fien?”tanyaku. “Gadis setengah mabuk itu? Entahlah, aku juga baru kenal.”
Baca kembali tulisan Anda. Masih terasa masuk akal? Jangan lupa, ganti kalimat pasif dengan kalimat aktif. Kecuali benar-benar perlu, hindari juga pemakaian kalimat majemuk. Pecah kalimat majemuk menjadi dua atau tiga kalimat.
Contoh Pasif ke Aktif: Pasif
Musik dikecilkan Setelah keningku dikecupnya, gadis itu pergi Kue itu dipotong oleh gadis itu
Aktif
Musik mengecil
Setelah mengecup keningku, gadis itu pergi
Gadis itu memotong kue
Contoh 1 ke contoh 2 berikut, merupakan penyederhanaan kalimat majemuk : Contoh 1: Meskipun ia sering datang terlambat, bu Guru tidak pernah marah karena ia adalah murid yang cerdas di sekolahnya. Contoh 2: Ia sering datang terlambat. Tetapi bu Guru tak pernah marah. Ia murid yang cerdas di sekolahnya. Langkah #3 : Baca ulang tulisan Anda, lalu jawab pertanyaan berikut: A. Apakah cerita Anda sudah memiliki plot/alur yang jelas?
Coba identifikasi sendiri, sudahkah cerita Anda memiliki bagian permulaan, pertengahan dan ending yang jelas? Masih adakah korelasi yang logis?
Jika jawabannya tidak, bersiaplah untuk merevisinya.
B. Sudahkah inti cerita tersampaikan sesuai dengan tema?
Jika belum, gagas ulang cerita anda.
Bila sudah, Lihat kembali jumlah kata. Sudah memenuhi kriteria yang disyaratkan (misalnya 100 kata)? Atau masih melebihi jumlah yang seharusnya? Atau justru malah kurang?
Jika jumlah kata dalam cerita Anda masih terlampau banyak dari jumlah yang disyaratkan, amati kembali pemakain kata-kata. Sudahkah tiap kata berdaya guna? Masih adakah beberapa kata yang kurang penting pemakaiannya? Segera lakukan pemangkasan. Pangkas juga dialog yang tidak menambah kedalaman makna. Anda bisa menggantinya dengan deskripsi singkat.
Jika jumlah kata dalam cerita Anda masih terlampau sedikit, fokuskan kembali perhatian Anda pada inti cerita. Kembangkan dialog di dalamnya. Pakai teknik "Show, Not Tell" di bagian terpentingnya.
Langkah #4 : Publikasikan Tulisan Setelah tuntas menjawab langkah ketiga, posting tulisan di Blog Anda atau kirim di media lain. Untuk perbaikan kualitas tulisan di masa mendatang, tiap akhir pekan sediakan waktu untuk membaca ulang tulisan yang telah dibuat. Anda mungkin akan terkejut mendapati beberapa ‘lubang’ di sana-sini. Segera perbaiki. Kebiasaan seperti ini, apabila diasah terus-menerus, akan membuat Anda cepat tanggap terhadap kekurangan diri sendiri. Pada gilirannya nanti, tulisan Anda akan 'lebih bersih' dari editting & revisi. Mari terus menulis, biar cuma sebaris... (tulis Mas Suga)
Inilah Mas Suga, alias Mas M Agus M seorang penulis dan juga blogger multiply yang menjadi salah satu juri dalam lomba FF yang diadakan oleh MPID dan blogfam.
Dan ini adalah beberapa link terkait tentang flash fiction yang juga ditulis oleh Mas Suga Seputar Tanya Tentang Flash Fiction
Mari sama-sama kita ramaikan lomba flash fiction dalam rangka pesta blogger yang diselenggarakan oleh MPID (Multiply Indonesia dan Blogfam) selamat menulis...
Ngerem di pojokan, nyari ide...

10/02/2010

Beneran, Aku Belum Murtad kok...

Celingak-celinguk sebelum posting tulisan ini, hehehe... Soalnya agak sensi. Gini-gini, temen-temen blogger ngerasa gak sih, kalau aku jarang kelayapan di blogspot...??? Mungkin ada yang mengira aku kena sindrom malas ngeblog atau blogwalking atau menulis. Hmmm... Gimana yah? Bisa yah, bisa juga tidak. Mari kita buktikan.
Selama ini, mungkin ada sebagian yang menyadari kehilanganku ada di mana *halah, sok ngartis* hehehe.. Ya, ya... Aku masih ada di rumah sebeleh. Di rumah selingkuhan, alias mulkiply eh multiply ndink. Di sana, aku masih nulis dan posting. Bahkan, kalau kumat sehari sampai dua kali. Sama seperti di sini dulu.
Dan tadi malam, aku cukup terusik dengan postingannya Mbak Nita di Multiply. Judulnya, MP itu racun. Dan aku termasuk yang kena racun MP menurut pandangan kasat mata Mbak Yusnita Febri. Mbak nita nulisnya gini,
"Berikut contoh empers yang terindikasi terkena Racun multiply:
Anazkia
Sebelumnya dia adalah seorang blogger yang baik dan aktif. Namun sejak menengok multiply jadwal menulisnya di blogspot jadi terbengkalai. Ia kini lebih banyak berada di multiply. Dengan kata lain Anazkia POSITIF terinfeksi racun Multiply."
Gubraks.... Maka inilah ikrarku...
Ini kampanyenya Mas Luqman, padahal Mas Luqman sendiri adalah racun di mulkiply
Jadi tersentil diriku. Jadi nyadar, selama ini emang dah kebanyakan ngerem di mulkiply itu, emang dasar keong racun. Eh, kok malah misuh-misuh yah? Yo wis, nggak usah misuh-misuh atau merasa bersalah, toh ngeremnya aku di sana juga ada hasil. Misalnya, yah aku masih aktif dan semangat nulis. Bahkan, sering ikutan lomba di sana dan sering dapet gratisan tentu saja. Ini selingkuhan yang nggak sia-sia... Menang lomba, dapet buku, dapet duit dan dapat teman tentunya *halah lagi*
Tapi, aku juga kudu nyadar, kalau blogspot adalah rumah pertamaku, istri pertamaku (eh, aku cowok apa cewek sih? kok punya istri?) halah... Makanya, baca tulisan Mbak Nita semalam aku jadi mikir. Di mulkiply, meskipun selingkuhan tapi aku banyak mendapat manfaat di sana. Selain teman baru, juga ilmu baru. paling nggak nyangka pas menang juara favorit lomba FF. Itu asli, aku suenenggggg banget. Bukan berarti aku nggak seneng pas menang di lomba-lomba lainnya. Tapi, ini FF gitu lho. Yang saingannya kebanyakan para penulis buku fiksi Pokoknya, aku seneng... Alhamdulilah...
Dan, info terbaru adalah, adanya lomba FF dalam rangka pesta blogger. Yang ngadain blogfam dan MPID (Multiply Indonesia) Buat temen-temen yang mau ikutan, ayoooo mari kita sama-sama menulis FF.
Selain di mulkiply, aku juga nyasar di kompasiana. Malah ahad kemarin, sempat kopdar dengan kompasianer'Malaysia. Serulah pokoknya mah. Jadi, sebetulnya aku beneran belum murtad sebagai seorang blogger. Karena di manapun tempatnya, baik multiply, blogspot, wordpress, blogdetik, kompasiana, dagdigdug atau apalah namanya kita masih menulis sebagai seorang blogger.
Sekian pemberitaan hari ini. Abis ini, aku mau ke mulkiply lagi, (lho, katanya gak mau ke MP lagi? iya, ini kan ada urusan penting) mau minta jurus-jurus membuat FF (flash fiction) nanti aku posting di sini, berbagi dengan teman-teman blogspot. Soalnya, rentang waktu lomba hanya dua minggu.
Tentang info lomba FF di sini yah, teman-teman...