Taman Tasik Perdana


Taman Tasik Perdana, pertama kali saya  mengenalnya dari sebuah majalah anak-anak yang dibeli oleh Nabila, cucu majikan saya. Di halaman belakang majalah tersebut selalu menampilkan pariwisata di beberapa kota. Melihat foto-foto yang indah di sampul belakang majalah, saya tertarik untuk mengunjungi tempat yang ditulis. Sayangnya, saya tidak mengetahui di mana tempat tersebut. Saya coba search di google, di mana letak Taman Tasik Perdana tersebut.


Setelah memperoleh sedikit gambaran alamatnya, saya mencoba mengira-ngira dari mana dan ke mana kalau saya menuju ke sana. Kebetulan, setelah lebaran bulan lalu, Mbak Sarmini dan Mbak Karyatun meminta saya untuk menemani mereka jalan-jalan. Akhirnya, saya tawarkan saja untuk menuju ke Taman Tasik Perdana setelah sebelumnya saya tunjukan gambar-gambarnya dari google. Akhirnya mereka, tertarik untuk ke Taman tasik Perdana.

Sebetulnya, saya tidak tahu jelas alamatnya. Berbekal dengan petunjuk Masjid Negara, saya perkirakan ia akan mudah dituju kalau dari Pasar Seni ataupun stasiun Kuala Lumpur Central. Saya memilih KL Central untuk transit pertama, dari situ menaiki taksi langsung menuju Taman Tasik Perdana. Ternyata ia tak begitu jauh. Kami diturunkan di area taman burung oleh sopir taksi.

Kami bertiga mulai memasuki lorong-lorong taman. Sepi. Hanya ada beberapa keluarga yang sedang berkumpul di dekat taman mainan. Mobil yang terparkir di situpun tak begitu banyak. Semakin masuk ke dalam, semakin sunyi. Saya berusaha mencari tempat-tempat seperti foto yang saya lihat. Dan sepertinya saya mulai kecewa, karena keindahan yang terpapar di gambar tak sesuai dengan yang saya saksikan seperti di majalah. 

Lebih tragis ketika kami tak membawa makanan atau bahkan air minum :D *rasain deh* karena di situ jarak untuk menemukan kedai menjual minuman itu jauh sekali beud. Akhirnya, kami betul-betul menyusuri jalan-jalan juga lorong setiap taman. Meskipun tak semua kami jelajahi, tapi cukuplah membuat kami kelelahan dan tepar kaki. Dan hal yang paling-paling dan paling menyedihkan adalah, kami tidak tahu jalan keluar! *buahahaha... Tapi berdasarkan naluri kepramukaan jaman baheula, akhirnya kami menemukan juga jalan keluar. *halagh cape dech!

Kalau rajin, sebetulnya dari Taman Tasik Perdana kita data ke beberapa tempat wisata lainnya, misale Tugu Negara, Masjid Negara. Di Taman tasik perdana juga dapat ditemui Taman burung, taman rusa juga taman kupu-kupu. tapi semuanya saya nggak ke sana.

 Lorong pertama yang kami masuki





 Teduhhhh

 Macro







10 komentar:

  1. keren banget pemandangannya - nih buku pasti kelar kalo suasana nulisnay bgini huahahah

    BalasHapus
  2. Nyaman..dan teduh ketika melihat gambar2nya...
    Thanks for Sharing,,,

    eh ada Bang Zy...
    Ditunggu bukunya :)

    BalasHapus
  3. kok sepi ya, padahal pict dan suasananya sangat nyaman untuk santai. Apa karena jadwal kunjungannya yang kurang pas.

    BalasHapus
  4. wah gambarnya keren2.. fotografer juga kah?hhe

    BalasHapus
  5. Waauuw, Tamannya bagus banget mbak di Indonesia ada gak yang seperti itu ya?

    BalasHapus
  6. padahal tamannya cantik ya. mestinya disediakan tempat utk jualan makanan dan minuman juga.

    BalasHapus
  7. @Mbak Ami = Mbak Anaz kan jago pake dslr..... gak heran kalo fotonya keren keren

    BalasHapus
  8. Mbak tempatnya mempesona hatiku, kapan ya bisa kemari?

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P