Novel

Beberapa hari ini, saya diminta dan akhirnya ditagih oleh salah seorang Mbakyu yang cantik rupawan dan menawan untuk menuliskan tentang novel. Entah apa maksudnya, saya yang sama sekali nggak pernah nulis novel kok yah dituntut dan diminta sedemikian rupa. Malah sampai diancem mau dibawain DC. Saya pikir, DC itu Dist Conected, lah saya nyante wae, wong koneksi di rumah aman-aman saja. Pas ditanya, artinya DC rupanya Debt Colector. Haduh, Mak, saya kan nggak punya uang :P Akhire, demi memikirkan DC yang akan hadir, saya menulis juga tentang ini #menyngkirkan sementara surat anak-anak


Novel


Indonesia mengenal dua istilah untuk menyebut satu bentuk karya sastra prosa yang wujudnya sama, yaitu istilah roman dan novel.Hal itu berawal dari dua pandangan yang berbeda. Pandangan pertama membedakan dua istilah itu. Menurut mereka, roman mengisahkan tokoh sejak lahir sampai meninggal, sedangkan novel hanya mengisahkan sebagian kehidupan tokoh yang mengubah nasibnya.

Pandangan kedua menyamakan kedua istilah tersebut sehingga mereka menggunakan keduanya untuk menyebut karya sastra yang sama. Maka, jangan heran bila sayembara menulis roman yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) selalu dimenangkan oleh sebuah novel.

Jika kita mau merunutnya, sebenarnya kedua istilah yang beda itu bukan untuk menyebut dua karya sastra berbeda. Kedua istilah tersebut merujuk pada satu karya sastra yang sama. Bedanya, roman berasal dari bahasa Perancis, romance, dan ia dikenal lebih dulu di Indonesia, yaitu sejak munculnya Balai Pustaka. Saat itu Siti Nurbaya, Salah Asuhan, Sengsara Membawa Nikmat, Layar terkembang, Belenggu, Di Bawah Lindungan Ka'bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk disebut sebagai roman.Sedangkan novel berasal dari bahasa Inggris, dan penyebutan novel baru dimulai sejak penerbitan karya-karya prosa pada tahun 1950-an. Pada saat itu muncul karya-karya pengarang terkenal seperti Muchtar Lubis, Pramudya Ananta Toer, Ahmad Tohari dan Y.B. Mangunwijaya.

Kata novel muncul di zaman renaissance (abad ke-14 sampai ke-17), yaitu saat penulis Itali bernamaGiovanni Boccaccio menggunakan istilah novela untuk narasi pendek di II Decamerone, yaitu kumpulan 100 cerita yang bagus dan cerdas, yang diset ke dalam satu bingkai cerita. Namun, kita perlu tahu bahwa kata novella dalam bahasa Inggris sekarang merujuk kepada novel pendek, yang sama-sama kita namai novelet.

Novel biasanya membawakan banyak karakter yang dihadapkan kepada pada berbagai situasi berbeda. Ia dibangun dengan alur yang longgar, dan punya beberapa jalinan cerita dan konflik yang saling berkait. Karena itu, novel memiliki kemampuan menggugah emosi yang beragam dari para pembacanya. Dalam sebuah novel, pengarang leluasa membangun plot, karakter, dan tema. Tak seperti cerpen, kebanyakan novel memiliki peralihan waktu, tempat, dan fokus. Penulis novel biasanya menggunakan jenis karangan narasi dan deskripsi. Narasi digunakan untuk mengantarkan cerita, sedangkan deskripsi difungsikan untuk melukiskan suatu keadaan, suatu pemandangan, suatu benda tertentu, suasana hati tokoh dan sebagainya. Maka jangan heran bila novel bisa menjadi sedemikian tebal.

Umumnya, novel juga menjadi sarana untuk menuangkan pemikiran pengarangnya sebagai tanggapannya atas keadaan di sekitarnya. Masih bersambung, selanjutnya adalah tentang elemen sebuah novel, yaitu tentang plot, karakter, konflik, latar (setting), dan tema.

Dipetik dari Buku Sakti Menulis Fiksi.

28 komentar:

  1. lah aku juga pengen liat novel karya mbak anazkia.... wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  2. Hisy, iki sakjane serius ndak, Mbak? Lah ini dibela2in nulis. Yah ini memang kesane seriyus, tapi yo piye?

    BalasHapus
  3. Novel kayak nama ponakanku. He
    tentang bedanya novel dengan roman kata guru b.i smpku dulu ntu biasanya kalau roman menceritakannya lebih komplit, dari tokoh utamanya kecil nyampe tua. Lha kalau novel engga.

    BalasHapus
  4. mudah2an pda saatnya nanti mbak anaz bsa meluncurkan novel yg laris manis, kemampuanya ada tinggal peluangnya aja kayaknya :D

    BalasHapus
  5. antri beli novel mbak Anaz ah...:D
    ups, antri mendoakannya dulu kali ya..hehehe

    BalasHapus
  6. Kirain mba Anaz mau launching novel terbaru, ternyata bukan tah? Yo wis, ikut mendoakan semoga novelnya segera diedarkan. ( maaf, emang sudah mulai nulis ya, Mbak? Gubrak! Langsung ngabur sebelum ubanku dicabutin, bisa botak aku! Hehehehe... )

    BalasHapus
  7. novel itu bacaan paling seru , karena ceritanya banyak , apalagi kalo nyangkut dunia remaja .
    ditunggu ya mbak novel terbarunya

    BalasHapus
  8. ada novel yang gampang di mengerti alur ceritanya biasanya novel yang menceritakan tentang perjalanan hidup sang penulis.ada juga novel yang agak bikin berkerut jidat untuk mengerti sebenere apa yang ingin di sampaikan oleh penulis. umumnya novel seperti ini banyak mengandung fiksi. dan si mbakyu itu suka mabok dei kalo baca novel fiksi.wkwkwkkwkwkwk

    BalasHapus
  9. saya termasuk orang yang membaca novel,ditunggu ya mbak hasil karya terbarunya!!!pasti mbak bisa bikin novel yang disukai banyak orang,sukses selalu ya amin...

    BalasHapus
  10. Pengen baca dong novel nya mbak anaz..
    nanti di posting ya mbak novel nya biar semua orang bisa baca!!

    makasih ya mbak..

    BalasHapus
  11. ya novel memang banyak di gemari oleh orang lain,,
    saya sudah baca novel mba bagus banget mba,,
    semoga bisa membuat novel yang lainnya

    BalasHapus
  12. buru keluarin yah novelnya ,,
    saya pengen mmbaca novel karya mba anaz..

    salam kenal yah..

    BalasHapus
  13. minta novelnya donk mba :)

    lama gk bersua mba vakum diriku semangat pagi

    BalasHapus
  14. Wah baru paham saya tentang apa itu roman dan novel. Thanks ya Naz :)

    BalasHapus
  15. jadi ingat pelajaran B.Indonesia mbak, hehe :D

    BalasHapus
  16. hmmmm ini artikel maknyus banget
    hajaarlah lagi

    BalasHapus
  17. blog mba anaz keren nih :)
    kalo novel mba udah launch kabari ya :D

    BalasHapus
  18. mudah2an pda saatnya nanti mbak anaz bsa meluncurkan novel yg laris manis, kemampuanya ada tinggal peluangnya aja kayaknya :)

    BalasHapus
  19. novel itu, merupakan salah satu buku yang paling banyak digemari oleh semua orang, apalgi kalo anak sekolahan, bisa anteng di perpus, hehee

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P