Pemenang Lomba Surat Cinta Dari Papua

Tak ada yang lebih baik, dari pemilik Sang Maha Baik. 20 januari lalu, pagi-pagi saat saya sedang menyetrika baju, hape saya berdering, sebuah nama tertera di situ, Pak Guru. Exited! Begitulah perasaan saya. Suara Pak Guru terdengar di kejauhan, meyakinkan kalau yang mengangkat telpon adalah saya. "Ini Mbak Anaz?" Ujarnya di talian. Saya menjawab antusias, tak lama suara Pak Guru kembali terdengar. "Ini anak-anak mau hallo. Anak-anak, mana suaramu?"

"Hallo, Kak Anaz..." Serempak suara di kejauhan terdengar

"Nah, itulah suara anak-anak pulau Karibia." Ujar Pak Guru sambil tertawa. Saya juga tertawa mendengar jawaban Pak Guru itu. Sudah, telponnya hanya itu saja. Sampai sekarang, saya mencoba telpon ke Karas belum bisa. Maklumlah, towernya masih baru. Dan akhirnya di daerah Fakfak ada sinyal untuk telpon. terimakasih indosat hehehe.. (lah providernya emang indosat, yang masang tower ke Karas juga indosat)

Kembali ke judul dan kembali membahas surat, ada salah satu komentar pada postingan sebelumnya dari Mas Yayak Faqih, nanya gimana sejarahnya saya dapat surat dari Papua. sebetulnya, itu bukan untuk saya, sih. Lah wong niat awal-awalnya adalah lomba. Lomba? Iya, lomba. Lah kita, kan, sering tuh pada bikin give away di blog. Nah, lomba nulis surat ini juga lebih kurang begitu, bedanya, ini untuk anak-anak SD dan diselenggarakan secara offline. Niat lomba ini sudah lama banget, sejak pertengahan tahun lalu. Hadiahnya sangat sederhana sekali, tak ada ipad, tak ada samsung galaxy, wis pokoke, niatnya adalah berbagi :)

Nah, dari lomba nulis surat ini juga, saya konfirmasi ke Bang Atta dan temen-temen bertuah untuk kembali mengadakan Blogger Hibah Sejuta Buku. Lho, jadi hadiahnya buku-buku hibah itu, Naz? Yah, bukanlah. Hibah Sejuta Buku itu lebih kepada keprihatinan mendengar cerita Pak Guru, kalau di sekolahnya amat sangat minim bahan baca. Nah, kalau hadiah lomba menulis surat ini,  tetep dari saya dengan sedikit tabungan juga kenang-kenangan. Hibah sejuta buku, dilaksanakan hampir tiga bulan, kerja sama seluruh teman-teman blogger dari berbagai platform. Alhamdulilah, seribu buku lebih terkumpul. Terimakasih buat teman-teman yang telah terlibat dalam program ini.

Kembali pada kalimat pembuka di atas, Tak ada yang lebih baik, dari Pemilik Sang Maha Baik. Seiring berjalannya waktu, dengan berhentinya program Hibah Sejuta Buku, kebaikan teman-teman blogger terus mengalir. Ranny Afandi, blogger Menado justru menambahkan uang tabungan untuk hadiah anak-anak. Maka bertambahlah sponsor. 21 januari lalu, saya juga mendapat SMS dari Kak Maslina, orang Malaysia kalau telah mentransver uang. Alhamdulilah... Bertambahlah hadiahnya. Terimakasih buat Ranny dan Kak Maslina.

Lantas, siapakah pemenang lomba menulis surat ini?

Setelah membaca, menilai dan menjumlahkan daftar nilai yang sebelumnya telah dibuat oleh Mas Trie di Jakarta, akhirnya diperolehi beberapa nama pemenang. Terimakasih banyak juga buat Mas Trie, yang telah sudi menilai dan membaca surat-surat ini di sela-sela kesibukannya, juga mengirimkannya ke Malaysia. Suwun, yo, Mas...

Dan, inilah nama-nama mereka yang beruntung,

Juara I, dengan total nilai adalah 193 jatuh kepada Kartini, memperoleh tabungan sebesar Rp. 200.000

Juara II, dengan total nilai adalah 168 jatuh kepada Supri Patur, memperoleh tabungan sebesar Rp. 150.000

Juara III, dengan total nilai adalah 165 jatuh kepada Karmiyati Baw, memperoleh tabungan sebesar Rp. 100.000

Sementara, untuk juara harapan adalah, 

Juara harapan I, Farida, dengan total nilai 160

Juara harapan II, Sahrudin, dengan total nilai 160

Juara harapan III, Ibrahim patur, dengan nilai 140

Untuk juara harapan masing-masing mendapat buku (masih baru, gress, minta langsung, eh beli langsung dari penulisnya, biar ada tanda tangannya hehehe). Juga kepada peserta lainnya mendapatkan souvenir kenang-kenangan. 

Awalnya, saat hendak mengadakan lomba menulis surat ini, saya tak pernah membayangkan kalau anak-anak akan banyak menulis surat dengan subjek, "Untuk Kak Anazkia" Sungguh tak ada niat narsis menyertakan nama saya, tapi apa hendak dikata, ternyata sebagian besar dari anak-anak menulis surat dengan subjek untuk saya #doh

Untuk kenang-kenangan dan sebagai arsip, Insya Allah saya sedang menyusun surat-surat ini untuk dibukukan dengan meminta tolong beberapa teman-teman blogger sebagai editor dan pembuat cover. Rencananya diterbitkan di nulisbuku. Nah, buat teman-teman blogger yang ingin memberikan testimoni, silakan saya tunggu dan sangat saya harapkan. Kalau ada yang ingin membaca beberapa surat anak-anak ada di beberapa link ini






Buat teman-teman yang ingin mengirimkan testimoni, silakan kirim ke e-mail annazkia@gmail.com atau anazkia@yahoo.com. Maksimal 100 kata. Jangan lupa, sertakan nama juga alamat URL blognya. Paling lambat 31 januari :)
Contoh testimoninya kayak apa, Naz? #garuk-garuk kepala... Contoh sederhananya mungkin gini, yah...

Hai adik-adik, tetep semangat belajar, yah? Semoga cita-cita kalian tercapai. Teruslah bermimpi, karena Tuhan akan memeluk mimpimu. Jagalah alammu, lautmu karena ia harta warisan untuk anak cucumu kelak. Salam kenal dari Kakak, Mas, Mbak, Budhe, atau Pak dhe (ini untuk nama hehhe) http://www.anazkia.com/

Sudah, itu saja. Maturnuwun...

NB: Program Hibah Sejuta Buku ke Papua sudah berhenti, laporannya lengkapnya ada di sini (1000 Buku Dari Blogger Indonesia Untuk Papua) Tujuan program selanjutnya adalah ke Maluku, dengan slogan "Satu Blogger Satu Buku, Untuk Maluku" Mari kita berbagi buku untuk sama-sama menebar ilmu. Insya Allah, program ini akan bermula pada awal bulan februari. Owh ya, suwun juga buat Mas Almascatie, atas ide hadiahnya :)

44 komentar:

  1. Ini lomba offline yang dahsyat..

    Dilihat dari usia peserta dan lokasinya. Mantap..!!

    Weeh, semakin salut dengan Mbak Anazkia

    Nanti surat2nya akan saya baca (yang ada di link)

    BalasHapus
  2. waah.. Sepertinya mbak anaz gak ada matinya buat melakukan sesuatu yg bermanfaat, semangat teruz mbak jika itu menjadi sisi lain dari banyak tujuan mbak sendiri.

    Itu pas nulis testimoni apakah harus di akhiri link blog mbak anaz apa alamat blognya sendiri?

    BalasHapus
  3. @Mas Beo, suwun...

    @Mas Yayack, untuk link blog, yah punya yang nulislah, Mas :) mosok link blog saya. Itu, kan contoh hehehe

    BalasHapus
  4. oke siap laksanakan
    di baca dulu suratnya
    ntar di imel

    - semoga ga kena panggil rapat ma bos terusssss
    - selesaikan rencana acara ma AXIS 27 jan
    - persiapan lomba puisi SMP bersama www.riaumagazine.com
    - persiapan Forum Diskusi Pembangunan Kota Pekanbaru yg akan ditaja Blogger Bertuah

    BalasHapus
  5. sepertinya menarik ...
    betul ini menarik.
    bikin ah

    BalasHapus
  6. selamat untuk pemenangnya. mbak saya sudah kirim, maaf baru inbox kemarin

    BalasHapus
  7. aku belum kirim kk..
    kenapa udahan..?

    BalasHapus
  8. Aku tertegun, terkagum-kagum. Anak2 itu sungguh mengagumkan Mbak, dan sosokmu jelas jauh lebih mengagumkan ;)

    BalasHapus
  9. ahhhh andai saja bisa lihat aslinya kesana, pasti petualangannya luar biasa,apalagi liat videonyaa :'((

    BalasHapus
  10. Di tunggu bulan depan kiriman bedaknya Bang Atta buat ALmascatie bareng hibah bukunyahhh.. :P

    BalasHapus
  11. idenya benar2 kreatif..hebat ya mbak Anaz, masih sempat mikirin org lain..saya salut deh..juga buat mereka yg peduli sbg donatur..selamat2..:)

    BalasHapus
  12. Mba Anaz, kreatif banget yah, idenya bermanfaat lg. ajarin dunk..

    BalasHapus
  13. Salut untuk Mbak Anaz yang selalu aktif dan kreatif berprestasi. Selamat untuk para pemenang, semoga surat-surat kalian segera bisa dibukukan, agar saya bisa ikut membacanya semua.

    BalasHapus
  14. Keren... keren...
    Bentar ya mbak, nyoba nyusun dulu :)

    BalasHapus
  15. salut buat mbak Anaz dan semua sahabat atas ide2 briliiannya,.. insya Allah ingin baca surat2nya... semoga bisa ikut berpartisipasi mbak, insya Allah...

    *duh, aku ketinggalan banyak nih... hibah sejuta buku jg ketinggalan.. hiks*

    BalasHapus
  16. Asli kegiatan yang kereeeeeeen, Naz .. hmm, testimoninya kaya apa, yak? .. belon kepikir, Naz .. hihihi .. nanti yak

    BalasHapus
  17. selamat buat para pemenang..
    waaa anaz kapan kasih aku hadiah :p

    BalasHapus
  18. wah selamat ya buat yg menang :)

    buat mbak anaz salam kenal ya mbak :)

    BalasHapus
  19. waaaah.... aku mau baca surat-suratnya yang ada di link atas itu. sekalian mau ngirim testimoni, asyik-asyik...

    BalasHapus
  20. Saya juara berapa Naz? kan kemarin dah saya kirimin kamu surat cinta hahaha

    selamat untuk para pemenang

    BalasHapus
  21. wah keren banget lombanya. Saya malah gak kepekiran bisa mengadaan lomba ini.

    salam
    Omjay

    BalasHapus
  22. mbak anas hebat,, pkbrnya mbak,,,,? kalau punya sedikit waktu
    mampir dong di liatin, di beri suntikan semngat nih temen2 yang lagi belajar hehe,,,,

    BalasHapus
  23. mbak-mbak.... udah kirim testimoni tuch di email yahoonya mbak.... hehehehehe

    BalasHapus
  24. aduhh namaku ada T_T
    february tar lagi.. let's rockin agaiiin

    BalasHapus
  25. HEHEHE DATANG LAGI AKU.

    mbaaaakk'ee..... aku lupa memberitahu, sampean dapat award dariku.

    soalnya blognya sampean itu kreatifffff banget buatku.

    BalasHapus
  26. programnya bagus banged.. keren!! sukses iia ;)

    BalasHapus
  27. Selamat Buat Para Pemenang ya, moga bisa menambah semangat dalam berbagi untuk yang dicita-citakan...

    BalasHapus
  28. Anaz pa kabar..

    Programnya bagus Naz,wah selamat buat pemenang ya..

    BalasHapus
  29. sukses kak Anaz untuk program nulis suratnya, juga untuk rencana dibukukannya.

    kabari untuk program satu blogger satu buku untuk Maluku ya kak...

    salam

    BalasHapus
  30. Saleum,
    Selamat buat para pemenang, :)

    BalasHapus
  31. Keyeeen dan inspiring....semoga bisa jadi event rutin...

    salam hangat mbak...

    BalasHapus
  32. Mantap. Semoga bisa memacu anak-anak itu untuk belajar lebih giat.

    BalasHapus
  33. wah sip
    semoga bukunya segera terbit nduk.
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  34. wah... telat..... maaf mba anaz. kemarin belum sempat...

    BalasHapus
  35. mbak anaz keren banget. sudah mulia berbagi dengan anak-anak. anak-anak itu supaya memacu untuk belajar lebih rajin dan giat ya gak putus asa dengan keterbasan sumber.

    BalasHapus
  36. Keren mb anaz, anak papua bisa ya mbak kirim email?

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P