Rapuh

Detik waktu terus berjalan
Berhias gelap dan terang
Suka dan duka
Tangis dan tawa
Tergores bagai lukisan



Seribu mimpi berjuta sepi
Hadir bagai teman sejati
Di antara lelahnya jiwa
Dalam resah dan air mata
Ku persembahkan kepadaMu
Yang terindah dalam hidupku

Meski ku rapuh dalam langkah
Kadang tak setia kepadaMu
Namun cinta dalam jiwa
Hanyalah padaMu

Maafkanlah bila hati
Tak sempurna mencintaiMu
Dalam dada ku harap hanya
Dirimu yang bertakhta

Detik waktu terus berlalu
Semua berakhir padaMu


10 komentar:

  1. Rapuh itu keren, mengingatkan bahwa kita hanya manusia biasa

    Ini bukan komentar motivasi, jadi jangan dimasukkan spam ya Mbak, hehe..

    BalasHapus
  2. kadang ketika merasa kita sangat kuat ketika kita merasa rapuh...
    ketika rapuh kita sadar bahwa Allah kan meminjamkan kekuatannya pada kita

    BalasHapus
  3. sy suka banget lg ini, tp ga hpl, ijin copas ya An... :)

    BalasHapus
  4. Salut dengan para penulis puisi...
    setiap goresan katanya mengandung makna...
    Tak perlu banyak bicara, karena setiap bait telah bermakna.
    Keren mba... :)

    BalasHapus
  5. aku datang
    dengan rindu
    dan sejuta cinta
    tuk mengganti
    pondasi rapuhmu

    peluk cium dari negeri singa,
    JSmu

    BalasHapus
  6. Saya suka opick... rasanya dulu pernah maen kesini deh tapi lupa. Terus masalah spammer, benar banget mb. Waktu itu gw juga kena spam obat-obat tradisonal gitu *keluartanduk

    BalasHapus
  7. Lirik lagunya banyak kata yang mengadung artik,salam kenal dan semoga sukses...

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P