Mendaki Anak Gunung Krakatau

Gunung Krakatau berada di Selat Sunda, perbatasan antara pulau Jawa dan Sumatera. Tepat pada tanggal 26-27 agustus tahun 1883  gunung Krakatau meletus. Letusan yang sangat dahsyat disertai dengan awan panas serta tsunami itu menewaskan 36.000 jiwa. Sebelum terjadi tsunami pada tahun 2004, tsunami yang terjadi dari letusan gunung Krakatau saat itu adalah yang terbesar di kawasan Samudera Hindia. Letusan Krakatau menyebabkan terjadinya iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Dan juga terbentuknya tiga pulau akibat dari letusan gunung Krakatau, pulau Panjang, Rakata dan Sertung. Lebih kurang dari 40 tahun pasca meletusnya gunung Krakatau, muncullah gunung api yang disebut dengan anak gunung Krakatau. Sumber wikipedia


Bulan lalu alhamdulilah Kak Anaz dan teman-teman dari backpacker koprol ada kesempatan untuk berkunjung dan menjejakkan kaki di anak gunung Krakatau tersebut. Yang membuat kak Anaz tertarik ikut bukan hanya jalan-jalan dan snorkelingnya, karena selain naik gunung kami juga akan berkunjung ke sebuah sekolah di pulau Sebesi untuk membawa buku dan disumbangkan ke sana. Di sekolahan SD tersebut, baru ada perpustakaan akhir tahun lalu. Jadi buku-bukunya masih sangat sedikit. Inisiatif panitia dengan memotong uang transportasi Rp. 25.000/peserta kemudian dibelikan buku itu keren banget menurut Kak Anaz. Selain itu, Kak Anaz juga membawa buku dari Blogger Hibah Sejuta Buku. Jadi tepatlah kalau travelling kami dibilang more than travelling :)

Kami datang dari berbagai kota, ada yang dari Bogor, Bandung, Bekasi, Depok, Jakarta dan tentunya Kak Anaz dan panitia yang sama-sama datang dari Serang. Kami janjian di terminal pulau Merak tengah malam. Kak Anaz dan beberapa teman telat sampai di Merak, menjelang jam dua pagi. Meskipun kak Anaz orang Serang, tapi harus ke Cinere dulu mengambil buku :). Satu kloter pertama sudah berangkat lebih dulu ke Bakahueni, jadi Kak Anaz ikut kloter kedua. Sampai di Merak hujan deras, kami bergantian membawa buku dari terminal menuju pelabuhan sampai akhirnya masuk ke dalam kapal.

Kakak-kakak yang baik hati mau membawa buku ;)

Sampai di Jeti, akan menuju pulau Sebesi



Sampai di Bakahueni pukul enam pagi. Dari Bakahueni kita sudah ditunggu angkot yang disewa oleh panitia. Dari Bakahueni kemudian kamu menuju ke Jeti, yang lebih kurang memakan waktu dua jam untuk sampai ke sana. Sampai di Jeti, barulah kami berangkat ke pulau Sebesi dengan menaiki kapal kecil. Menuju pulau Sebesi, sungguh kami disajikan dengan pemandangan yang indah, hari yang cerah menambah kebiruan lautan yang kami singgahi. Menjelang jam sepuluh, akhirnya kami sampai di pulau Sebesi dan langsung menuju SDN Tejang untuk serah terima buku, ngobrol dengan kepala sekolah serta bermain dengan anak-anak di sekolahan tersebut.



Main dengan teman-teman di SDN Tejang :)

Penyerahan buku


Setelah makan siang, kami menuju pulau Sebuku untuk snorkeling. Kalau Kak Anaz, sih, nggak snorkeling paling motret-motret aja :) Dari pulau Sebuku, kami langsung ke pulau Umang-umang untuk melihat senja tenggelam di sana. Teman-teman yang lain pada berenang, tapi kalau Kak Anaz tetep nggak berenang, meski sudah nyemplung ke laut, karena untuk menuju ke pulau Umang-umang kapal kecil tidak bisa merapat lebih dekat. Menjelang petang, kami kembali pulang ke pulau Sebesi. 

Di pulau Sebuku

Dafa dan Mamanya :)

Di pulau Umang-umang

Senja di pulau Umang-umang



Besoknya, pagi-pagi sekali kita sudah bangun persiapan menuju anak gunung Krakatau. Dari pulau Sebesi ke posko anak gunung kira-kira dua jam. Karena masih pagi, ombaknya begitu besar. Teman-teman Kak Anaz banyak yang mabuk laut. Sampai di posko, gerimis. Tak hanya rombongan kami yang datang, ada tiga perahu lainnya beserta dengan rombongan kami. Sebelum naik ke atas gunung, kami dibriefing oleh petugas dinas kehutanan yang sedang bertugas. Akhirnya, kami ramai-ramai naik ke atas.

Naik-naik ke puncak gunung

Ini Dafa, keren, kan? :) koleksi foto Mamanya Dafa

Tak begitu tinggi puncak gunung yang harus kami tempuh. Bahkan, ada teman kak Anaz membawa serta anaknya yang berumur enam tahun, dia lebih dulu sampai di puncak anak gunung Krakatau. Namanya Dafa, Dafa memang keren. Berani nyebur di laut, nggak mabok laut waktu ombak besar dan bisa naik ke atas gunung. Keke dan Nai pun pasti bisa :) Ayo, kapan Keke dan Nai mengikuti jejak Dafa menaiki anak gunung Krakatau, sambil berbagi buku dengan teman-teman kita di pulau Sebesi :)





21 komentar:

  1. Balasan
    1. Yang motret juga unyu, Mbak #eh hihihi :P

      Hapus
  2. ayahnya Keke dan Nai udah beberapa kali ke sana. Asik bgt liat foto2nya. Semoga Keke & Nai juga kapan2 bs ke sana. Terima kasih byk ya udah berpartisipasi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga keke dan nai juga akan ke sana :)

      Hapus
  3. AAAkkk.. itu anakku.. :) heheh tq mba sudah menjadikannya model terunyu :D

    BalasHapus
  4. Aduh klo ini mah Mamanya kinan juga pengen KAk Anaz :D

    BalasHapus
  5. keren pulaunya Kak, pasirnya putih. dan senjanya indah. pengen deh kpn2 kesana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau kapan2 diajak ke sana lagi mau? :)

      Hapus
  6. wah,,ke pulau umang ya....seru tuh disana enak banget,,:D

    BalasHapus
  7. waaaa enak kayaknyaa :) sekali2 pengen kesana ah

    BalasHapus
  8. anaz urik...
    kenapa ga ngajak ajak sih..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuk, nek diajak ke sana kapan2 n dnhak bisa anaz yang urik lho :D :P

      Hapus
  9. Selat Sunda aaak pengen, Mbak Naz :D
    Ya, pokoknya sing ati-atilah kalau bertualang.
    Keep spirit of backpacker

    O ya, hampir lupa. Ini berarti penyaluran buku BHSB fase lima ya?

    BalasHapus
  10. Kereeen.. aku belum pernah ke sini :(
    dan jalan2nya membawa misi yg bermanfaat yah kak anaz :)

    BalasHapus
  11. saya baca dan lihat2 gambar di atas, pemandanganya terkesan sangat mengasikan.

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P