Terima Cinta Bagian Pertama

Tulisan ini sudah ngendon di draft sejak pertengahan bulan lalu....

Dalam ajang pemilihan SrikandiBlogger2013, saya kerap kali bilang berulang-ulang baik melalui twitter maupun postingan blog rezeki terbesar saya di dunia blog adalah banyaknya teman-teman. Ya, mereka, teman-teman yang saya kenali adalah rezeki terbesar buat saya. Ada banyak alasan kenapa  acap kali saya berucap demikian. Mulai tahun 2009 ketika saya mengenal namanya kopdar dan bertemu dengan banyak teman di Pekanbaru, Padang serta Bukittinggi teman-teman yang saya kenali melalui dunia blog banyak memberikan bantuan kepada saya.


Berturut-turut setiap kali saya pergi ke suatu kota dan singgah di dalamnya, maka agenda saya adalah bertemu dengan mereka. Ah, abaikan segala prolog. Sebetulnya hanya ingin menulis tentang ucapan terimakasih, terimakasih kepada semua teman-teman yang saya temui pada setiap jengkal langkah sejak tanggal 8 mei 2013 sampai sampai 22 mei 2013.

Pertama, adalah panitia dan penyelenggara ASEAN Blogger 2013 yang telah mengundang saya ke event tersebut mewakili blogger Serang. Ya, karena mengikuti event ABFI juga, saya nekat singgah ke beberapa kota dengan bajet yang amat sangat minim jumlahnya :)

Sebagian teman-teman ABFI sewaktu di Candi Sukuh

Berawal dari cerita dari Mas Naim mengenai event harbuknas 17 mei lalu, niatlah saya membuat tulisan Satu Kompasianer Satu Buku Dari situ pula, Ila Rizky dan Mas Ahmed membantu menyebarkan link tersebut. Mas Ahmed, dengan ide yang tak disangka-sangka, mencoba memention setiap blogger yang akan ke Solo, sekaligus menautkan link Satu Kompasianer Satu Buku. Sungguh bantuan itu membuat saya terharu. Maka dari haru biru itu, tercetuslah niat saya untuk ke Kediri, dibarengi dengan kemauan Mbak Dwi yang juga mau ke Kediri serta Jogja sebelumnya.

Solo, 9 mei sampai 12 mei. Di tengah kesibukan mengikuti berbagai acara dari ASEAN Blogger, saya juga sibuk janjian dan mention dengan teman-teman blogger yang mebawa buku. 12 mei, selesai acara saya dengan beberapa teman, Shasa, Kak Akin juga teman-teman Canting dan beberapa teman blogger langsung menuju ke Jogja. Sampai di Jogja, maghrib. Kalau sebelumnya kami rombongan, setelah sampai di stasiun kami berpisah. Saya, Shasa dan kakak Akin dijemput oleh Mas Bowo. Bersama Mas Bowo, sudah ada Mbak Dwi sekaligus. Dari stasiun kami langsung dibawa ke penginapan terdekat. Karena memang sudah penat, malam itu setelah mandi masing-masing dari kami tepar :)

12-14 mei di Jogja dua hari. Senin siang, jalan ke Kaliurang bareng Mbak Dwi dan Kakak Akin, di jemput sama Romo Wito. Sempat singgah juga di tempatnya Mo Wit dan duduk-duduk di sana beberapa saat menunggu  kehadirannya Om Diet beserta keluarganya serta menunggu Mas Ajie. Setelah semuanya kumpul,  kami keluar cari makan dan entah di mana saya lupa namanya kami makan di sana. Tempatnya asyik, makanannya juga enak. Hari selasa, Kakak Akin pulang ke Samarinda. Tinggalah saya dengan Mbak Dwi jalan-jalan. Dan kali itu betul-betul jalan kaki dari Malioboro ke Taman Sari. Eh, lupa, hari senin malam nongkrong di Alkid sama teman-teman kampret lagi plus ada teman-teman Canting dan teman-teman blogger.

Rame-rame di Alkid, dokumentasi Mas Ajie


Dokumentasi group kampret

Selasa malam, saya dan Mbak Dwi berangkat ke Kediri menaiki travel dan sampai di Kediri rabu pagi pas orang adzan subuh. Cepat-cepat ke Kediri, awalnya biar cepet pulang juga. Tapi rupanya sudah tanggung, katanya sekalian nunggu acara harbuknas dan akhirnya saya menginap beberapa hari di Kediri, sementara Mbak Dwi rabu sore langsung pulang ke Madiun.

"Resiko terbesar dalam hidup, adalah ketika tak berani mengambil resiko" kata Mas Naim Ali dan acara harbuknas 17 mei lalu adalah resiko terbesar yang diambilnya dengan modal nekat. Aku yo nekat ngumpulin buku terus modal nekat ke Kediri :D 

Berada beberapa hari di Kediri, meski saya lebih banyak tidur karena beneran tepar saya sedikit melihat kesibukan teman-teman Mahanani. Mas Naim Ali dan timnya, ah, mereka terlalu keren untuk diceritakan. Mungkin, akan ada cerita lain kalau saya rajin. Untuk acara kemeriahan hari buku nasional di Kediri, saya sudah menulisnya di kompasiana di sini jumat, selesai acara alhamdulilah saya juga bisa kopdar dengan Kang Pais. Beliau juga membelikan saya oleh-oleh banyak banget. Laporan kopdar Kang Pais di sini

Terimakasih, ya, terimakasih untuk semuanya. Pergi ke Jogja dan Kediri dari Solo adalah kenekatan saya. Nekat pergi tanpa cukup uang. Tapi sungguh Allah itu Maha Kaya, dengan cara-Nya, Ia memberikan pertolongan dengan banyak cara. Mas Naim yang membelikan tiket kepulangan saya ke Semarang, terimakasih.... Teman-teman yang saya temui pada setiap perjalanan, terimakasih.... Teman-teman blogger atas sumbangan bukunya, ah, ini sepertinya menjadi tulisan berikutnya. Mbak Ni, atas segala bantuannya. Dan semua teman yang saya sebutkan di atas dan yang belum tersebut...

Terimakasih dan terima cinta. Ah, ucapan terima cinta sebagai bentuk terimakasih setinggi-tingginya entah saya dapat dari mana waktu itu sudah lupa. Allahlah pemilik segala Kebaikan dan semoga kebaikan yang saya terima dibalas kebaikan oleh-Nya.

25 komentar:

  1. berarti rejekiku elek
    ga pernah dikopdarin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Arep kopdar gagal terus piye, Kang? :|

      Hapus
  2. Informasi yang sangat bermanfaat sekali...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu lho, disuruh pulang sama Ibu, mau diajak ke Rumah Sakit. :D

      Hapus
  3. Emmmm, saya cuma mau bilang.
    Kagum sama semangat Mba Anaz. . .
    Semoga senantiasa diberi kesehatan ya, Mba. . . :)

    BalasHapus
  4. sebenarnya sudah sering mendegar nama mba anaz di dunia blog melalui grup-grup blog di fb. tapi ya gitu, selama ini hanya membaca saja, tanpa berkomentar. setelah membaca tulisan ini, saya cuma bisa bilang kalau mbak anaz memang orang yang berteguh hati :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aih, Mbak Rochma hehehe
      terimakasih sudah singgah kemari :)

      Hapus
  5. mbak, kok foto-fotonya gk tampil yaa di leptopnya dhe??

    eh, kopdar ama dhe belum tuh?? kapan yaaa kita kopdar?? hmm, semoga kita berjodoh mbak. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga ada ezeki untuk bertemu :)

      Hapus
  6. assalamualaikum, link saya mana, saya cek kok tidak ada ya sob di daftar teman,,kenapa bisa begitu !!, http://dennyaby321.blogspot.com/
    nama : DENNY BLOGSPOT
    tolong segera di perbaiki ya sob ....terima kasih.

    BalasHapus
  7. Kumpul2 terus nih mbak anaz..Gut job dahhhh

    BalasHapus
  8. Indahnya bersahabatan Blogger ya mbak

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P