Kurma Berbuah tak Hanya di Timur Tengah



Kurma , (Arab: تمر‎, Tamr; nama latin Phoenix dactylifera) adalah tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix, buahnya dapat dimakan. Walaupun tempat asalnya tidak diketahui karena telah sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar Teluk Persia[1]. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m, tumbuh secara tunggal atau membentuk rumpun pada sejumlah batang dari sebuah sistem akar tunggal. Daunnya memiliki panjang 3-5 m, dengan duri pada tangkai daun, menyirip dan mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda; daun mudanya berukuran dengan panjang 30 cm dan lebar 2 cm. Rentangan penuh mahkotanya berkisar dari 6-10 m. Sumber wikipedia

Kenapa saya tiba-tiba menulis mengenai kurma? Ini karena ketika bulan lalu berkunjung ke Kelantan saat malam hari diajak mengelilingi Kelantan oleh Kak Wan bersama dengan iparnya, kami singgah di bulatan jam besar, Kota Bharu, Kelantan. Bulatan jam besar ini menjadi salah satu landmark Kelantan. Selalunya, sesiapa yang berkunjung ke Kelantan akan mengambil foto di sini. Menurut Kak Zah, iparnya Kak Wan berbuahnya kurma di Kelantan ini menjadi perbincangan banyak orang dan menjadi tumpuan orang untuk mengambil gambar di sini.

Malam saat kami berkunjung, bersama dengan Emily, Encik Awang, Kak Wan, Shad juga Kak Zah yang membawa kami berkeliling juga melihat keramaian warga yang berada di bulatan jam besar untuk sekedar melihat-lihat pohon kurma dan sekedar mengambil gambar saja.

"Dulu, waktu kurma ini baru dibawa dari Mesir, orang banyak yang bilang menghabis-habiskan duit saja. Tapi sekarang setelah berbuah, jadi pusat tumpuan pula." Kak Zah bercerita mengenai asal muasal pohon kurma sampai ada di bulatan jam besar. Pohon-pohon kurma ini kata Kak Zah dibawa langsung dari Mesir. Masih menurut Kak Zah, panasnya cuaca di Kelantan juga memicu mudahnya kurma berbuah di sana. 

Nah, di Indonesia, beberapa pohon kurma sudah banyak yang berbuah juga. Seperti di Surabaya, Pondok Pesantren Darussalam, Jalan Nginden II/7 Surabaya (sumber) di Bogor juga pernah ada, sumber saya dapatkan dari sini Bekasi, tahu lalu saat Ramadhan juga di pelataran masjid di jalan Veteran ini juga berbuah (sumber) dan di negara-negara lain, masih banyak pohon kurma yang bisa berbuah. Jadi, kurma itu tak hanya berbuah di Timur Tengah ^_^ :)

Dan mengutip lagi dari wikipedia, Kurma telah menjadi makanan pokok di Timur Tengah selama ribuan tahun lamanya. Pohon Kurma diyakini berasal dari sekitar Teluk Persia dan telah dibudidayakan sejak zaman kuno dari Mesopotamia ke prasejarah Mesir, kemungkinan pada awal 4000 SM. Bangsa Mesir Kuno menggunakan buahnya untuk dibuat menjadi anggur kurma dan memakannya pada saat panen. Ada bukti arkeologi budidaya kurma di bagian Arab timur pada tahun 6000 SM. (Alvarez-Mon 2006).

Pada zaman selanjutnya, orang Arab menyebarkanluaskan kurma di sekitar Selatan dan Barat Daya Asia, bagian utara Afrika, Spanyol dan Italia. Kurma diperkenalkan di Mexico dan California, disekitar Mission San Ignacio, oleh bangsa Spanyol pada tahun 1765. Masih sumber dari wikipedia. Dan inilah beberapa foto pohon kurma dengan buah-buahnya. Foto dijamin burem, karena saya memang tak bisa memotret ketika malam hari -_-


Lensanya kurang panjang iki -_-

Landmark Kelantan, bulatan jam besar

Rame





15 komentar:

  1. konon kbrnya hrus ada tradisi tertentu agar kurma berbuah. tp kemungkinan hanya dongeng masa dulu, dan nyatanya juga dapat berbuah


    salam dari Pamekasan Madura

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, bahkan di Amerika dan Australi pu boleh berbuah juga :)

      Hapus
  2. ngiriiiiiiii.................... udah itu ajah

    BalasHapus
  3. Rasa kurma segar sama gak ya dengan kurma manisan yang biasa buat bukaan? Pengen nyobain yang segar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang masih segar lebih enak, Bang. Anaz pernah makan waktu Ibu majikan bawa dari Mekkah.

      Hapus
  4. Kok kurma di tengah kota gitu ya?

    *aku kok ra doyan kurma karena terlalu manis dan bikin ngilu gigiku yg sensitif.
    .....sapa yg nanta?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurma segar nggak terlalu manis, Mbak :)

      Hapus
  5. Korma, salah satu buah favorit saya... dan kebetulan juga saya sedang mencoba menanamnya dari biji... korma tunisia, kalo ga salah jenisnya deglet noor dari bulan ramadan tahun kemaren ada 13 polybag, udah hampir setahun perkembangannya cukup signifikan, ada yang sudah saya pindah ke kebun pekarangan rumah... :D
    salam...

    BalasHapus
  6. Dulu pernah tanam kurma. Langsung dari bijinya. Kirain gak bisa tumbuh, eh malah tumbuh subur. Karena tanam di depan rumah, akhirnya dicabut lagi.

    BalasHapus
  7. Masyaallah itu buahnya banyak pisaan... panen besar dong ^^

    BalasHapus
  8. Nyong kira cuma bsa tumbuh di timur tengah saja lho, Ka. . .

    Dipetik bebaskah itu? Atau, bayar kalau mau metik.

    BalasHapus
  9. oh di klantan juga ada pohon kurma dan berbuah ya

    BalasHapus
  10. hehe nama saya disebut lagi
    hey when ur next post for jjk kelantan
    I wanna read...i have no idea to write ==
    MY-Emily

    BalasHapus
  11. baru tau kalau di daerah klantan pohon kurma bisa tumbuh dan berbuah,,:)

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P