Ngerjain Mbak Indah Juli di Kediri



"Mbak Indah apa kabar? Tanggal 31 Okt-2 Nov ada waktu luangkah? Kalau kosong, ikut ke Kediri, yuk, Mbak?" 6 Oktober 2014 saya menyapa Mbak Indah melalui chat whatsapp.

"Alhamdulilah baik. Anaz bagaimana? Itu hari apa, ya? Bentar kulihat kalender," jawab Mbak Indah tak begitu lama menjawab setelah saya bertanya.  "Jumat-Sabtu-Minggu, ya? Mau banget ke Kediri. Tapi aku izin dulu sama Mas Iwan, ya. Biar enak jalannya," kembali Mbak Indah menjawab.

"Iya, dong, Mbak. Wajip! hehehe..."

"Siapa aja yang ke Kediri?" kembali Mbak Indah bertanya.

"Teman-teman Hibah Buku, teman-teman blogger Kediri, teman-teman Warung Blogger. Ceritanya dalam rangka Hari Blogger Nasional," kembali saya menjawab pertanyaan Mbak Indah.

"Okeeee... Pasti seru :)"

"Kalau Mbak Indah beneran ikut, kami bakalan koprol. Hahahaha..." 

"Eh, kok koprol, sih?"

"Saking senengnya dong, Mbak ^_^ "

"Count me in. Selama dapat ijin dari Mas Iwan, ya? Haeeee.... Daku tersanjung" sambil pasang emot lope-lope ^_^

"Sep-sep, Mbak. Sebetulnya, Anaz pribadi kalau blusukan ngajak teman yang udah nikah agak berat, Mbak. Soale mikir akhir pekan waktu buat keluarga. Jadi, kalau Mbak Indah nggak bisa ikut pun gpp, Tapi kalau bisa ya senang,"

"Hehehehe... Aku senang, kok, blusukan. Yang penting dikasih ijin."

Begitulah, awal mula saya mengajak Mbak Indah untuk turut serta ke Kediri. Itu pun dengan warning dari saya kalau Mbak Indah nggak diongkosin, kudu ongkos sendiri, mau bersusah-susah, nginep di rumah warga dan makan seadanya. Ya, sejak awal memang saya khawatir kalau mengajak teman blogger dari luar yang nggak pernah ikutan acaranya Hibah Buku. Dan Mbak Indah, dengan suka citanya mengabarkan kepada saya kalau beliau tidak apa-apa dan dengan senang hati akan turut serta karena sudah mendapatkan izin dari suaminya.

Dan tibalah harinya 31 Oktober 2014. Kami dari Jakarta berangkat sore hari. Sementara Mbak Indah berangkat tengah malam dari Jogja. Saya selalu kontak dengan Mbak Indah dan beliaulah yang sampai lebih dulu di stasiun Kediri jam 00.30, sedang kami sampai di stasiun Kediri jam 03.20. Bersama Darul, Mbak Indah menunggu kami di kafe. Jam 03.20 kami semua sampai di stasiun Kediri.  Sebagian dari kami langsung menuju ke masjid untuk shalat isya sekaligus menunggu waktu subuh. Setelah shalat subuh usai, kami kembali ke stasiun dan mobil jemputan sudah datang. Puguh dengan teman-temannya sudah menjemput kami. Sejak dari kereta, saya sudah wanti-wanti dengan teman-teman yang lain kalau nanti Mbak Indah naik mobilnya duduk di depan. Pikir saya, takut kena angin pagi.

Tapi ternyata bukan Mbak Indah namanya kalau mau mengikuti saran. Beliau minta duduk di belakang bareng kami, katanya, "Biar bareng-bareng sama yang lain," oke, baiklah... kami menyerah :P 

Tapi, apa yang terjadi? Ternyata angin pagi begitu kuat berhembus dan Mbak Indah mulai kelihatan kedinginan :D :P (Nah, ini Mbak Indah udah mulai dibully aja sama yang muda-muda #Eh) hahahaha....

Sampai di Pamongan, Mbak Indah baru jujur kalau ngerasa kedinginan. Dan kami, pasti dan otomatis mentetawakannya, "Padahal, Mbak, dari sejak di kereta itu udah diatur, kalau Mbak Indah duduk di depan," huehehehe....

Oke, Pamongan selesai. Tibalah kami menaiki sepeda motor untuk sampai di Dukuh Tumpakdoro. Saya belum tahu sama sekali medannya kecuali lewat foto-fotonya Tiwwy, Puguh dan Mas Naim. Dan ternyata? WOW! Sebelah kanan jurang, guysssss!!! Ini saya langsung kepikiran Mbak Indah, Mbak Indah takut nggak, yak?" pikir saya :D

Dan ketika sudah sampai di penginapan warga, bertanyalah saya denan Mbak Indah, "Gimana perjalanannya, Mbak?"

"Wiiihhhh... Luar biasa!"

"Takut ngelihat jurang, Mbak?"

"Takut, tapi merem aja,"

Oke, fine! Dan Mbak Indah sukses berhasil ke Tumpakdoro :)

Pagi itu, kami menikmati sarapan pagi dengan lauk pecel! Wih! Pecelnya enak, tapi padeh bana -__-

Kembali ke Mbak Indah, dalam sesi kelas Mbak Indah akan mengisi kelas "Yuk, Belajar Menulis" Interaksi Mbak Indah dan adik-adik kelas 4,5,6 berjalan dengan baik. 

"Ayo, adik-adik, coba kalian deskripsikan cerita tentang sepeda. Apa aja tentang sepeda, coba kalian tulis. Nanti, yang bisa menyelesaikan tulisannya akan mendapatkan hadiah,"

Begitulah, interaksi kami dan Mbak Indah. Boleh dibilang, Babeh Helmi dan Mbak indah adalah orang yang paling sepuh di antara kami. Tapi bukan kami namanya kalau sudah sama-sama berkumpul pasti kudu siap dibully (etapi kalau saya yang dibully ngambek duluan #eh) :D

Yang paling parah itu ketika sesi makan pempek tengah hari yang dibawa oleh Kiki dari Lampung. Arie, teman kami yang paling pendiem dengan hebatnya menerangkan kepada Mbak Indah prosesi memakan pempek yang paling betul.

"Jadi, selama ini kita itu disesatkan saat makan pempek. Makan pempek yang bener  itu begini, gigit pempeknya, jangan dikunyah baru minum cukonya. Jangan langsung ditelan terlebih dahulu, tapi kunyah bersama dengan pempeknya," Arie mulailah ceramah

Awalnya Mbak Indah ragu-ragu melihat penjelasan Arie. Tapi, tak lama rupanya beliau mencoba. Dan, hasilnya......

"Iya, lebih enak," ujar Mbak Indah.

Lihatlah.... Mbak Indah ini mau aja ngikutin caranya ARie. Saya yang tahu sejak bulan Desember 2013 aja nggak pernah ngelakuin itu makan pempek kayak gitu

Hahahahaha...

Btw, terima kasih banyak, Mbak Indah. Mau diajak blusukan oleh kami terutama oleh saya yan sudah disesatkan :P :))))))))

Semoga nggak kapok! :P

Beres-beres buku
Aih, onlen di warnet syusah eui mau kasih capture foto :/
Off dululah, mau pulangggg ^_^

15 komentar:

  1. Aku baru tahu cara makan pempek yang bener....

    BalasHapus
  2. Hahahah kena juga dikerjain Hieiehiehiehe
    Pisssssss

    BalasHapus
  3. Mobil Bak, Ojek, Jurang, Anak2, seruu!!!

    BalasHapus
  4. tetap ceria waluapun keidnginan ya mbak indah :)

    BalasHapus
  5. Selamat malam mbak anaz.... Iseng mampir... Dah lama ndak blogwalking....

    BalasHapus
  6. Dunia memang sempit, hahaha, tetap semangat Anaz :), ayo kita wujudkan rencana kita hehehe

    BalasHapus
  7. Balasan
    1. Karena saya berteman dengan orang2 yang top, Prof :)

      Hapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P