Perempuan Inspiratif Nova 2014

Tabloid Nova edisi awal Desember


Suatu sore yang harinya saya lupa, handphone (hp) saya berdering. Nama Mbak Ety tertera di layar, saya mengangkat telpon menyapa Mbak Ety bertanya kabar. Selesai basa-basi, Mbak Ety menyampaikan kabar gembira. "Anaz, alhamdulilah kamu jadi salah satu finalis Perempuan Inspiratif Nova (PIN 2014) Barusan tadi orang Nova telpon saya," buncah suara bahagia terdengar jelas dari suara Mbak Ety. Saya tersenyum mendengarnya. Tak lupa, mengucap terima kasih kepada Mbak Ety. "nanti kamu kirim foto kegiatan ke email aku, ya, Anaz. Soalnya pihak Nova minta foto-foto kegiatan kamu buat dimuat di Nova," sebelum mengakhiri perbincangan, Mbak Ety meminta saya mengirimkan foto. Dan saya menyanggupi permintaan beliau.

"Nanti orang Nova juga bakalan telpon kamu." kembali Mbak Ety mengingatkan.

Selesai menutup perbincangan di hp, saya langsung membuka laptop untuk mencari beberapa foto kegiatan untuk dikirim ke Mbak Ety. Ketika membuka facebook, Mbak Ety pun sudah mengirim inbox "Naz, tadinya aku dah hopless soalnya saingannya berat2 banget. Ehh..taunya td ditelpon. Alhamdulilah hujan memang membawa rezeki.. Mungkin kalau foto ini sudah aku kirim entar dari Nova akan tlpn kamu juga.. Makasih ya naz atas kerjasamanya." inbox dari Mbak Ety.

Dan benar saja, tak lama setelah saya berbalas komentar di salah satu foto di facebook hp saya berdering, tertulis nomor Jakarta di situ. Pihak Nova menelpon saya, mengabarkan kalau saya jadi salah satu finalis Perempuan Inspiratif Nova 2014.

"Nanti, untuk malam penganugerahan Ibu bisa datang, ya? Acaranya di hotel Majapahit," ujar suara seorang perempuan. Saya mengiyakan saja, tanpa banyak bertanya. Saya pikir, acaranya di Jakarta, saya juga mengira kalau hotel Majapahit itu berada di Jakarta. 

"Nanti beritanya ada di Nova edisi terbaru, ya, Bu. Sabtu ini udah bisa dibeli," kembali, saya hanya mengiyakan saja kalimat-kalimat dari penelpon tanpa saya banyak bertanya.

Sampai suatu hari, sahabat saya, Ayusnita menanyakan di mana acara penganugerahan dilaksanakan. Saya menggeleng tidak tahu. "Katanya di hotel Majapahit,"

"Itu di mana, Na?" tanya Nita lagi.

"Nggak tahu. Kayaknya di Jakarta sini," dan Nita berujar kalau dia tidak pernah mendengar nama hotel Majapahit di Jakarta.

Barulah beberapa hari kemudian ketika tabloid terbaru Nova terbit, saya mengetahui kalau acara puncak penganugerahan adalah di hotel Majapahit Surabaya.

"Emang Ana nggak nanya, ya, waktu Nova telpon?"

"Enggak," ujar saya menjawab singkat.

Ya, begitulah. Dari awal mengetahui kalau saya terpilih sebagai salah satu finalis Perempuan Inspiratif Nova, saya menyambutnya dengan gembira dan datar-datar saja. barulah ketika teman saya Ayusnita dengan semangatnya bercerita tentang ajang PIN, saya akhirnya penasaran. Rasa penasaran berubah menjadi takjub dan bangga ketika membaca tabloid Nova edisi awal bulan Desember. Di situ, tertulis nama-nama finalis lainnya yang sungguh mereka luar biasa sekali. Saya hampir tak percaya dan benar-benar tak percaya berada di antara 5 perempuan hebat pilihan pembaca Nova dan 6 perempuan hebat lainnya pilihan editor Nova. Subhanallah, alhamdulilah....

Terima kasih banyak, Mbak Ety :)

Bersambung

13 komentar:

  1. ahahahaha...ternyata di suarabaya ya hehe
    aarkk terharu banget rasanya,alhamdulillah...semoga berlimpah keberkahan mbak anazzzz.proud of u,mwah tlepoks ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, aamiin, Allahumma aamiin ^_^
      Terima kasih banyak, Mbak Hanna :)

      Hapus
  2. Selamat yaaa mbak Anaz. memang keren & hebat

    BalasHapus
  3. Yach mbak Anaz ne kenapa g nanya hotel Majapahit ada dimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huehehehe
      Karena mikir saat itu gak penting nanya juga :D

      Hapus
  4. anaz dan reaksi datarnya itu khas anaz banget...:) selamat sekali lagi ya anaz... inspiratif sekali...(y)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak, Uni :)
      Hehehehe, Anaz memang muka datar :D

      Hapus
  5. Mbak Anazzzzz... aku padamuuuu :))
    *yang hepi dapat undangan, walo pd akhirnya belum bisa poto bareng mbak Anaz, hiks*

    BalasHapus
  6. Kesederhanaan dan ketulusan adalah bekal kesuksesan dari seorang Anaz....#wajibditiru.. Senang bisa bekerjasama dengan kamu...

    BalasHapus
  7. banggaaaa deh Naaaz...you are indeed inspirational :)

    BalasHapus
  8. Bangga mengenal dan pernah bertemu denganmu, Naz :)
    Moga makin cemerlang :)

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P