Kembali Mengunjungi Negeri Anging Mamiri



Rabu, 21 Januari 2015 saya mendapatkan email dengan tajuk Undangan Peresmian Rumah Belajar Samsung Makassar. Membaca satu demi satu isi urutan email saya merasa teruja. Ya iyalah, siapa yang nggak teruja gitu tiba-tiba dapat undangan ke Makassar plus dibayarin pulak? :D Di email tersebut, acara dilaksanakan pada 27-28 januari 2015. Konfirmasi paling telat adalah hari Jumat, 23 Januari 2015. 

Setelah membaca email tersebut saya buka twitter, ternyata ada mention juga dari seorang yang belum saya kenal, Mbak Henny. Menanyakan perihal email dan Mbak Henny meminta kesediaan saya untuk segera konfirmasi. Oke, sep! Saya harus berbincang dengan Nita, Mamaknya Quin. Dan alhamdulilah, Nita mengizinkan saya ke Makassar. 



Awalnnya jadwal adalah 27-28 Januari, kemudian diubah menjadi 26-27 Januari. Dalam email selanjutnya mengenai internal brefieng yang saya terima dari Mbak Henny, pesawat menuju Makassar pukul 13.00, tapi kami diminta hadir sebelum pukul 11.00 karena akan ada breifeing terlebih dahulu. Selain saya, rekan blogger yang diundang adalah Om Jay. Sebelumnya adalah Mbak Meti, tapi beliau tak bisa hadir. Dari Mbak Meti diusulkan Mbak Susi Icus, tapi lagi-lagi beliau nggak bisa hadir karena sedang hamil. Akhirnya, Om Jaylah yang berangkat. Dari rekan media sendiri ada lima orang. Mas Slamet Parsono dari Seputar Indonesia, Mbak Lilis dari Warta Kota, Dinda dari Tabloid Wanita Indonesia, Mas Mudzakir dari Rakyat Merdeka, Om Hartomo dari Suara Merdeka dan Mas Adam dari Sinar Harapan.

Senin, 26 Januari 2015 saya berangkat dari kosan pukul tujuh pagi, takut terjebak macet. Sampai di Bandara Soaekarn-Hatta pukul 10.00 pagi. Masih awal banget ehehe. Nggak apa-apalah, dari pada telat. Sambil menunggu teman-teman yang lain, saya menikmati sarapan di restoran cepat saji Bandara. Satu persatu teman-teman pun mulai berdatangan, baik dari pihak Samsung mau pun teman-teman media dan blogger. Om Jay sampai lebih dulu, kemudian menyusul Mbak Henny, Mbak Lilis dan yang lainnya :)

Menunggu di bandara Soeta

Menjelang pukul satu, beriringan kami masuk ke bandara menuju keberangakatan. Ditemani buku Tahta Mahameru saya menunggu jadwal masuk ke dalam pesawat, tanpa delay mendekati pukul 13.00 kami beranjak masuk ke pesawat garuda GA616. Ini untuk pertama kalinya saya naik pesawat garuda, sama ndesonya ketika pertama kali naik Malaysia Airlines saat ke Terengganu tahun lalu hehehehe. Cuaca agak mendung sedikit ketika kami berangkat. Saat hendak sampai, beberapa kali pesawat bergetar. Mbak Lilis di sebelah kanan saya kelihatan nyantai banget, sedang Mas Dzakir sebelah kiri saya kelihatan sangat nervous. Terlihat dari caranya memegang kursi ekekekeke. Eh, bener, kan, sebelah saya Mas Dzakir? :D. Alhamdulilah, wa syukurilah, kami semua mendarat dengan selamat.

Sampai di Bandara Sultan Hasanudin

Sampai di Makassar, kami disambut hujan yang sangat lebat. Untuk kedua kalinya, saya berkunjung ke Negeri Anging Mamiri, menjejakan kaki di bandara Sultan Hasanudin Makassar. Daeng Ipul, salah seorang rekan blogger yang sudah saya kenali menyambut dan menyalami kami satu persatu. Disusul kemudian oleh Mbak Ria dari Talklink, yang tak kalah ramahnya menyambut kami. Menaiki bus tiga perempat, menembus hujan yang sangat lebat, kami menuju kota Makassar. Daeng Ipul menjadi guide kami. Ia megenalkan kepada kami tentang asal muasal kota Makassar. Darinyalah saya baru tahu kalau tidak ada ucapan terima kasih di Makassar, saya jadi tahu juga mengenai kalimat kita dan kamu :)

Daeng Ipul menjadi guide

Destinasi kita sore itu adalah makan malam. Dari jadwal sebelumnya pun kami sudah diberitahu, kalau sampai di Makassar adalah menikmati makan malam di restoran Aphong, kemudian lanjut membeli oleh-oleh di jalan Sumba Opu dan kuliner durian. Weh, lengkap banget ^_^. Terakhir, barulah kami chek in di hotel Arya Duta.

Sesi makan malam ini dipenuhi makanan seafood. Restorannya asyik dan unik. Nuansa Cinanya begitu terasa. Sebelum hidangan makan malam sampai, ada kesempatan motret sana sini :D. Setelah hidangan datang, kami dikejutkan oleh kehadiran ikan Kudu yang kelihatannya syerem tapi rasanya enak. Ada juga sambal mangga khas Makassar yang enak dimakan buat cocol ikan. Cumi goreng, udang goreng dan kepiting. Eh, ngomong-ngomong kepiting ini saya makan banyak kepiting sama Mbak Shinta :D sampai orang dah selesai makan dan cuci tangan, kita masih aysik mengunyah :D

Ikan Kudu :)

Sambal mangga

restoran dilengkapi dengan ornamen-ornamen khas 

Menunggu makanan

Kuliner durian

Tahun 2012 lalu ketika ajang kopdar Blogger Nusantara belanjanya juga di situ :D ehehehe

Semua sibuk belanja

Terima kasih untuk Mas Haris Maul dan Mbak Lusi Tris. Karena beliau berdualah yang merekomendasikan saya untuk mengikuti Rumah belajar Samsung.

17 komentar:

  1. alhamdulillah,senang banget ya diundang dan dibayin semua hehehe...terus kapan ke Siak??pasti jawabannya,nunggu di udang sama mbk HM..terus tak jawab,nunggu saya dapet undangan dari pemkab siak ya hahahaha

    BalasHapus
  2. Widiiih ikan kudunya serem amat mbak. Alhamdulillah beruntung banget dapat kesempatan ke Makasar gratis. Selamat yaaa.

    BalasHapus
  3. Yang benar Angin Mamiri atau Anging Mamiri ya?

    BalasHapus
  4. Bingung baca "teruja" itu apa Naz? :)

    Sekalian menjawab pertanyaan Pak Aseep: Yang benar itu: Anging Mammiri :)

    Oya ucapan terima kasih dalam bahasa daerah tidak ada, tetapi kebanyakan dari kami bisa mengucapkan terima kasih dalam Bahasa Indonesia hehehe (mudah2an Daeng Ipul tidak lupa menyampaikan ini).

    Hm, kelihatannya masih bersambung nih tulisan Anaz :)

    BalasHapus
  5. pasti menyenangkan banget ni

    salam kenal ya

    BalasHapus
  6. Anaz ikut acara ini to? wah wah.... hebat banget ya.
    Sukses selalu untuk Anaz dan program kepeduliannya. Kamu hebat dengan kerja keras dan keikhlasanmu.

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah, rejeki mendadak dan sesuai dengan bidangnya mbak Anaz..

    BalasHapus
  8. Wahhh Makasar... keren mbak bisa diundang ke acar tsb..

    BalasHapus
  9. di makasar ga ada makasih? anu kepriwe kuwe ceritane?

    BalasHapus
  10. Senengnyoooooo.....
    Makanan2nya menggoda bener mak :)

    BalasHapus
  11. Selamat datang di Makassar Mbak Anaz waduh laa tak mengunjungi blogmu ini

    BalasHapus
  12. Keren Makk... Senangnya ya mendapat rezeki...diundang ke negeri Anging Mamiri dengan segala fasilitasnya... Ini baru yg namanya mantap... Kapan ya aku ke sana pula? Secara belum pernah nyebrang ke sana...kota Anging Mamiri menjadi destinasi berikutnya yg ada dalam agendaku...

    BalasHapus
  13. aku belum pernah kesana mbak anaz, kapan2 diajak ya :)

    BalasHapus
  14. Bener2 ya ngga ngajak2 hehehe, btw itu ikannya mengiurkan sekali yak :D

    BalasHapus
  15. kayanya asik makan ikan kudu, kulitnya tebal ga mbak?

    BalasHapus
  16. Ikan Kudu kyk ikan Buntal ya naz.
    Eh. Tukeran link yuk, Link blog anaz sudah saya masukan ke blog saya yg ini : http://beritaterkini.bertuahpos.com/p/link-blogger.html

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P