Jual Barang Bekas Bisa Berbagi Dengan Sesama

Amrit Gurbani sedang memberikan contoh cara menjual barang di iSiaga


Kalau kita berkunjung ke Rumah Dunia milik Mas Gol A Gong kita akan menemukan pohon yang isinya bergelantungan bekas alat-alat elektronik. Dari mulai komputer dan segala perangkatnya, televisi, piano dan banyak lagi. Lupa pula isinya apa aja, karena saat berkunjung ke Rumah Dunia kok yah nggak motret. Kalau ingat sampah elekronik yang bergelantungan itu kelihatan unik. Karena jadi semacam pohon yang berbuah segala bentuk elektronik, tapi sudah tidak terpakai lagi. 

Kakak saya pernah menjual mesin cuci bekas di tukang rongsokan langganannya. Beruntungnya, ibu-ibu tukang rongsokan langganan itu mau berbaik hati menerima rongsokan mesin cuci bekas kami. Dengan gerobaknya, Ibu rongsokan mengalihkan mesin cuci yang sudah tidak terpakai ke rumahnya sebelum dibawa ke pul barang bekas.

Kemajuan zaman saat ini yang dipenuhi dengan segala macam barang elektronik baik handphone, kamera digital, AC, komputer, laptop, mesin cuci, kulkas dan banyak lagi tentunya menambah deretan sampah yang ada di atas muka bumi. Nah, masalahnya sampah elektronik ini tak serupa macam sampah basah yang mudah terurai, tak juga macam sampah kertas yang bisa diolah lagi. Lantas, ke manakah sampah ini harus dibuang?

Nah, ngomongin sampah elektronik, Senin 16 Maret 2015 bersama dengan teman-teman dari Komunitas Warung Blogger saya menghadiri launching iSiaga ecocash bertempat di Pong Me Lounge, Jl. Gunawarman No. 37. Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Apa, sih, ISiaga itu? iSiaga adalah sebuah situs solusi digital yang belum lama ini telah merilis layanan baru, namanya EcoCash. Pelayanan EcoCash memudahkan kita untuk menjual barang elektronik yang sudah tidak dipakai lagi. Saat menjual barang elektronik yang sudah tidak terpakai lagi, harganya akan beragam tergantung kerusakan. Misalnya, handhpone yang masih bisa hidup atau sudah mati total, harganya akan berubah.

Bagaimana cara menjual barang-barang elektronik bekas ini dan apa saja yang bisa dijual di iSiaga? Apa kita perlu mengangkat sendiri barang elektronik ini ka kantor iSiaga? Owh, tentu saja tidak, karena caranya tentu sangat mudah, Pertama, tentunya kita bisa langsung menuju laman isiaga.com. Di situ dijelaskan mengenai apa saja yang bisa dijual dan bagaimana prosesnya. Macam-macam barang yang bisa dijual di iSiaga adalah, komputer, handphone dan tablet, printer, kamera, televisi, mesin cuci dan AC. Cara menjualnya gimana?

Ada perbedaan harga barang yang masih bisa dipakai dan yang sudah rusak total.

Menurut Amrit Gurbani, Co Founder Lighthouse Indonesia yang merupakan induk iSiaga, barang yang sudah dijual nanti akan diambil oleh tim dari iSiaga. Untuk pengambilan barang sendiri tidak ada cas biaya yang akan dikenakan untuk daerah Jakarta dan Tangerang. Bukti pembayaran kwitansi akan diserahkan kembali melalui email setelah barangnya diambil. Sementara untuk luar daerah, Depok, Bekasi, Bogor biaya akan dikenakan untuk pengambilan barang. 

Dikemanakan barang-barang yang sudah dibeli oleh iSiaga? Masih menurut Amrit Gubrani, sampai saat ini pihaknya sudah bekerja sama dengan para pengepul yang ada di Bekasi dan Jakarta. Menurutnya, iSiaga hanya sebagai perantara, selebihnya barang-barang akan dikirim ke pengepul.

Yang menarik dari iSiaga EcoCash adalah program sosial. Yah, kalau kita mau dari barang yang kita jual bisa disumbangkan langsung ke Yayasan Cinta Anak Bangsa  (YCAB) Ini adalah cara mudah berbagi tanpa harus merogoh kocek sendiri. Berbagi dengan barang bekas kita, tapi bisa membantu sesama. Di rumah Kakak saya banyak handhpone yang sudah rusak dan mangkrak tak terpakai, mungkin nanti lain kali bisa saya minta dan saya jual ke EcoCash, sekalian mencoba pelayanan EcoCash :)



Bareng teman-teman Warung Blogger, dokumentasi milik Mbak Evi (Eh, Mbak Avi atau Mbak Eva ini?) :D

Alhamdulilah, dapat door prize, dokumentasi milik Mbak Evi



7 komentar:

  1. Allhamdulillah melalui barang bekasi kita bisa ikut berbagi ya mbak. Selamat mbak anaz dapat doorprize

    BalasHapus
  2. Pas banget nih program sama keadaan TV di rumah. TV tabung 29 inch yang udah coba dijual ke situs semacam o el eks tapi belum nemu harga cocok. Mendingan disumbangkan lewat sini ya! :D

    Terima kasih infonya.
    Mampir juga ke blog saya elmover.wordpress.com

    BalasHapus
  3. makin banyak yang peduli dgn memanfaatkan barang bekas, ya, Na. Kreatif sekaligus inovatif.
    btw hadiahnya apa, tuh?
    Selamat, ya, Na, aktivitasmu makin banyak menebar manfaat. Bangga bisa mengenalmu.

    BalasHapus
  4. Wah ngga diajakin nih, hiks2, jahat *lempar sambel* hehehe

    BalasHapus
  5. kreatif memang seharusnya janagn banayk sampah , perlu dimanfaatkan dalam bentuk lain. Salut

    BalasHapus
  6. Eeeh ada fotoku disini hehe.
    Thank you yaa udah berbagi :)

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P