Sampah yang Jadi Berkah

Sebelumnya saya pernah mneuliskan tentang isiaga  di sini, cerita tentang kehadiran saya pada waktu launching produk isiaga.  iSiaga adalah sebuah situs solusi digital yang belum lama ini telah merilis layanan baru, namanya EcoCash. Pelayanan EcoCash memudahkan kita untuk menjual barang elektronik yang sudah tidak dipakai lagi. Saat menjual barang elektronik yang sudah tidak terpakai lagi, harganya akan beragam tergantung kerusakan. Misalnya, handhpone yang masih bisa hidup atau sudah mati total, harganya akan berubah.

Setelah melihat langsung ketika launching, minggu lalu saya mencoba membuat transaksi penjualan handhphone bekas di iSiaga. Caranya sangat mudah, klik langsung ke isiaga.com nanti di situ akan terpampang langkah-langkahnya.

Pertama, ke laman jenis produk apa saja yang bisa dijual di iSiaga. Komputer, handphone, tablet, printer, kamera, televisi, mesin cuci dan AC. Nah, sementara kemarin saya menjual tiga buah handphone jadul yang sudah lama nggak kepakai. Di situ juga nanti akan ada pilihan, apakah handphone masih bisa diaktifkan atau mati sama sekali. Tentunya, nanti akan ada perbedaan harga untuk handphone yang sudah mati total dan masih bisa dihidupkan. 

Setelah itu nanti klik submit. Barulah nanti kita diminta untuk mengisi data alamat dan nomor handphone dengan lengkap. Seperti yang saya bahas pada tulisan sebelumnya, kalau untuk pengambilan barang wilayah Jakarta dan tangerang itu gratis. Setelah mengisi dengan lengkap, barulah akan ada pilihan apakah hasil penjualan akan dimasukan ke rekening sendiri, atau masuk ke rekening Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) 

Nominal yang diberikan memang tidak banyak. Tapi ada satu kepuasan tersendiri bahwa ketika saya menganggap handphone yang sudah mati tak bisa memberikan arti apa-apa itu rupanya masih bisa diuangkan dan bisa membantu sesama kalau memang mau disumbangkan :) Setelah semua isi mengisi data selesai, saya langsung mendapatkan konfirmasi via email.

Sorenya, saya langsung ditelpon oleh iSiaga, dipastikan alamatnya dan ditanya kapan saya ada di rumah (lebih tepatnya kosan hehehe) saya bilang ke mbak (yang saya lupa namanya) kalau barang bisa diambil setelah dhuhur, karena rencananya saya akan ke Kementrian Perindustrian mengantar sponsor untuk acara tanggal 14-17 besok. Eh, tapi rupanya saya nggak jadi ke sana :D

Tunggu punya tunggu, sekitar jam satu siang saya ditelpon oleh nomor yang tidak saya kenali. Dan rupanya itu dari isiaga yang memastikan alamat kosan saya dan meminta petunjuk arah yang mudah dijangkau. Tak lama menlpon, petugas isiaga kembali menelpon kalau sudah dekat dari kosan saya. Akhirnya saya berlari-larian menuju ke depan. Ini dikarenakan kosan saya masuk ke gang-gang sempit yang tidak mungkin dilalui oleh mobil. Makanya saya nyusul ke depan hehehe...

Pertama ketemu dengan petugasnya, saya diminta menunjukan handphone yang akan dijual. Ditanya apakah lengkap atau hanya handphone saja, atau batrenya pun tidak ada. Satu persatu mulai diteliti dan petugas isiaga cekatan sekali. Ia langsung mengambil tanda terima, menuliskan banyaknya barang dan meminta saya tanda tangan. Tak lupa, setelah saya tanda tangan, saya diminta foto bersama.

"Mbak, sini minta foto dulu. Nanti mau tampilin di web kami." dan setelah saya difoto, giliran saya juga minta tolong difotoin. Kata saya kepada meraka, saya juga mau publish di blog buat dokumentasi. Wehehehehe... Alhamdulilah, akhirnya handphone bekas yang sudah tak terpakai lagi sudah terjual. Semoga bermanfaat. terima kasih, iSiaga ecocash

Memilih handphone


 Jenis-jenis sampah elektronik

 Nominal uang yang didapat, tapi harga sewaktu-waktu bisa berubah, tergantung kerusakan barang yang diterima
Itu baru estimasi pendapatan :)

Pemberitahuan kalau hasil penjualan masuk ke rekening YCAB

Foto barengggg :)

Mencatat jenis kerusakan dan kelengkapan handphone yang dijual


6 komentar:

  1. Kalau saya sih kalau ada barang Eletkronik yang sudah tidak terpakai lagi jarang saya tawarkan kepada orang lain. Maunya sih diperbaiki dahulu. Cuma kalau ongkos biaya perbaikannya melebihi atau nyaris menyamai harga barang itu ya sudah diikhlaskan saja disumbangkan. Kalau saya sih seperti itu. Hiehiheihiehiehee

    BalasHapus
  2. padahal saya juga punya 2 hp bekas lo,cuma jauh..

    BalasHapus
  3. pengen jg ah sampah elektroniknya lebih bermanfaat

    BalasHapus
  4. mas-mas yang ambil barang sama dengan yang ambil barang aku mbak hehehe penting banget

    BalasHapus
  5. anaz makin eksis
    dari blog, koran sampe tipi pernah tampil
    *sungkem sama sesepuh..

    BalasHapus
  6. saya sempat ketemu dengan teman-teman YCAB...ini program yang bagus ya, karena sampah elektronik seperti ini lumayan meresahkan jika tidak tertangani dengan baik :)

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P