Halal Bihalal Dan Launching Piknik Dongeng di Rumah Pak Raden

Gaya Pak Raden ketika mendongeng, jadi inget zaman-zaman kecil dulu kalau nonton si Unyil. Tak sangka pula bisa melihat langsung beliau mendongeng ^_^


Ramadhan bulan lalu, Kak Aio founder Ayo Dongeng Indonesia mengajak kami berbuka puasa di rumah Pak Raden. Awalnya, jadwal yang tersusun adalah tanggal 28 Juni, kemudian dibatalkan menjadi tanggal 4 Juli. Tapi, tanggal 4 Juli pun akhirnya batal, dikarenakan di rumah Pak Raden ada banyak tamu di waktu yang bersamaan. Jadilah kami akhirnya batal buka puasa di rumah Pak Raden. Setelah lebaran, Kak Aio kembali mengumumkan di group kalau tanggal 2 Agustus akan dilaksanakan halal bihalal di rumah Pak Raden. Kebetulan, saat itu saya belum memiliki agenda ke mana-mana, jadi saya mengiyakan untuk turut serta halal bihalal Piknik Dongeng.

Tibalah harinya 2 Agustus kemarin. Kami janjian di stasiun Tanah Abang jam 12 siang. Saya, Kak Desi, Kak Aio, Kak Roro juga Kak Ossy bertemu di stasiun, kemudian naik angkot 09 menuju Petamburan. kami singgah makan siang dulu di rumah makan ayam bakar madu (konon, sebelumnya rumah makan tersebut adalah pecel lele lela) Selesai makan siang dan shalat dhuhur, kami langsung menuju rumah Pak Raden. Ini untuk pertama kalinya bagi saya mengunjungi langsung rumah tokoh legendaris zaman saya kanak-kanak dulu.

Sampai di rumah Pak Raden sudah ada beberapa anak kecil yang duduk di kursi yang sudah berderet di depan rumah Pak Raden. Masuk ke dalam rumah, pak Raden sudah duduk di kursi dengan atribut khasnya, baju hitam, bawahan batik, blangkon juga kumis melintangnya. Kami menyalami Pak Raden satu persatu. Setelahnya, beberapa di antara kami berfoto bersama dengan Pak Raden. Saya baru tahu, kalau Pak Raden kini sudah memiliki tim manajemen yang mengatur beberapa jadwal Pak Raden. 

 Ini gaya Kak Aio mendongeng

Acara dimulai sambutan oleh dua orang panitia. Salah satunya adalah pencetus ide "Piknik Dongeng" manajemen dan tim relawan Pak Raden menginisiasi pembentukan Piknik Dongeng dengan tujuan melestarikan tradisi mendongeng. Acara halal bihalal kemarin juga dijadikan ajang launching Piknik Dongeng yang akan mulai dilaksanakan pada bulan September 2015. Piknik dongeng adalah bentuk sederhana dari cara mendongeng dari dekat. Teman-teman bisa datang langsung ke rumah Pak Raden. Mendengarkan dongeng, melihat panel Timun Mas atau dongeng HC Andersen yang visualnya sudah digambar langsung oleh pak Raden. Di rumH Pak Raden, nantinya teman-teman bisa juga melihat si Unyil dari dekat juga melihat langsung karya lukisan pak Raden yang terpampang di dinding rumah Pak Raden.

Ke depannya, rencana Piknik Dongeng ini tidak hanya mendengarkan Pak Raden mendongeng. Di bawah bengkel seni "Rumah Seribu Kucing" milik Pak Raden, Piknik Dongeng juga akan mengundang sejumlah pendongeng, juga membuka diri untuk program lain seperti workshop mendongeng, pelatihan pembuatan boneka Unyil klasik, nonton film (dongeng) bareng pak Raden dan lainnya.

Ya, dalam halal bihalal dan Piknik Dongeng kemarin, segala usia disatukan. Dari anak-anak, remaja dewasa dan para orang tua. Kami duduk bersama untuk emndengarkan dongeng dari pak Raden dan kak Aio. Dongeng Tiga Batu Ajaib menyihir kami menyimak dengan seksama. Seperti kebiasaannya, Pak Raden mendongeng sambil menggambar. Kami yang besar serius menyimak, apalagi anak-anaknya. Setelah Pak Raden mendongeng, bergantian pula Kak Aio. Tetap dengan gaya khasnya dengan mimik muka yang diubah-ubah sesuai perannya, Kak Aio mendongeng tentang Kak dan cucunya (eh, saya kok lupa judulnya) behehehe....

Beranjak petang, acara pun selesai. Ditutup oleh dongeng dari Kak Aio tentang kisah persahabatan monyet dan kelinci acara halal bihalal dan Piknik Dongeng pun usai. Tak lupa, kami foto bersama. Dan sebelum pulang, membahas sedikit tentang persiapan Festival Dongeng Internasional Indonesia yang akan dilaksanakan pada 31 Oktober-1 November 2015. Yah, begitulah halal bihalal dan Piknik Dongeng kemarin. Mendengar cerita, berkumpul dengan teman-teman dari segala usia. Terima kasih buat Kak Aio yang sudah menjadi perantara saya datang ke rumah Pak Raden. Terima kasih juga buat teman-teman Ayo Dongeng Indonesia. Tak lupa, beribu terima kasih untuk tim manajemen Pak Raden dan tim relawannya.

 Tokoh-tokoh legendari itu
 Mereka di masa kecil kita
Foto bersama ^_^ (ada yang udah pulang duluan, karena datang dari Lampung


 Tak lupa, gaya entah hapa-hapa hahahahaha

 Ruang kerja Pak Raden

 Timun mas
Kembali, narsis berjamaah teman-teman panitia Festival Dongeng Internasional Indonesia

5 komentar:

  1. Wah, senang sekali bisa bertemu langsung dengan Pak Raden, salah satu tokoh idola sejak cilik dulu. Semoga beliau senantiasa sehat dan bahagia. Aamiin

    BalasHapus
  2. serunya mendengarkan dongeng nusantara, cape juga lama-lama didongengi holiwud terus-terusan :D

    BalasHapus
  3. Wah, acaranya seru, mb Anaz. Semoga pak Raden selalu sehat ya.

    BalasHapus
  4. seru banget mbak anaz, kapan-kapan kesana aku diajakin dong. Pascal alvin suka banget

    BalasHapus
  5. Hai mba. Bagaimana kabarmu?
    Semoga masih ingat dengan saya. Wah, mba nya domisili Jakarta sekarang kan? Mungkin suatu hari kita dan teman-teman yang lain bisa kopdaran dan berkunjung ke rumah Pak Raden. Sangat-sangat ingin ke sana. :)

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P