Aisyah Kini Kembali ke Sekolah

"Kanaz, sekarang di Ester ada mainan baru," Novi menyapa saya di whatsapp dengan sebuah gambar ia kirimkan. Ester, adalah singkatan dari SMP Terbuka yang ada di Samudrajaya Bekasi. "Tadi main-main ke sini sambil ke rumah Aisyah, Kanaz."

Aisyah, salah satu lulusan terbaik dari Ester. Tapi karena keadaan, ia tak mampu melanjutkan sekolah. Beberapa minggu lalu, Pak Adi kepala sekolah Ester berkunjung ke rumah Aisyah bersama dengan salah seorang gurunya. Dari kunjungannya, Pak Adi menuliskan tentang keadaan Aisyah di media sosial facebook beserta dengan foto-fotonya.Rumahnya sangat sederhana. Aisyah sudah yatim sejak usia lima tahun. Sehari-hari, setelah ia tidak sekolah ia membantu Ibunya menopang hidup keluarga.

Tulisan Pak Adi di facebook menjadi viral. Banyak yang membagikannya lagi di media sosial. Tak sedikit, tawaran bantuan berdatangan kepada Aisyah. Tapi ketika bantuan datang, semuanya tentu tak bisa diterima. Ada tawaran di mana Aisyah harus keluar dari rumahnya. Sementara, buat Aisyah keluarga adalah  yang utama.

Beberapa hari lalu Novi mengabarkan di group Support Sekolah Raya, kalau akan berkunjung ke Ester pada tanggal 26 September untuk survey kebutuhan Aisyah juga Sukriyah. Hari ini, Novi bersama dengan Ken, Kak Like, Bunda Yessi, Mas Beny juga Om Bisot berkunjung ke Ester juga ke rumah Aisyah. Alhamdulillah, Aisyah menemukan rizkinya ditemukan dengan donatur yang mau membiayai sekolahnya.

" Alhamdulillah hari Senin, Aisyah akan mulai didaftarkan untuk bersekolah lagi. Terima kasih teman-teman untuk dukungannya. Bunda Yessy, ngerock bangetttt lah pokoknya, bolak-balik Jakarta-Bekasi naik motor . Hari Senin Aisyah insya Allah akan kembali ke sekolah." Novi mengabarkan di group Support Sekolah Raya.

"Alhamdulillah, barakallah. Donaturnya dari mana, Nov?" terharu rasanya melihat gambar-gambar yang dikirim oleh Novi di group juga yang dikirim personal melalui whatsapp.

"Katanya dari Jogja Kanaz."

Subhanallah, alhamdulillah. Berkahilah mereka, para donatur senyap yang mulia hatinya. Semoga Aisyah akan tetap mengukir prestasi, menjadi siswa yang mandiri. Barakallah, Aisyah. Selamat menyambut bangku sekolah.

Untuk Novi, terima kasih karena telah berbagi cerita. Engkau tak henti mengajari saya bagaimana caranya menjadi manusia yang bermanfaat untuk yang lainnya. "Ketika kita belum mampu berbuat baik, maka jadilah perantara kebaikan"

Untuk Pak Adi, kepala sekolah SMP Terbuka, barakallah, Pak. Semoga menjadi keberkahan. Juga tangan-tangan kebaikan lainnya, semoga menjadi penyambung-penyambung kebaikan yang tak akan pernah berhenti sampai pada Aisyah saja.

2 komentar:

  1. Mulianya hati ibu-ibu dan Bapak yang terlibat di Ester dan membantu Aisya, Mba Nqz. Semoga Allah membalas segala kebaikan itu dengan oahala yang berlipat dan segala kemudahan dalam hidup mereka. Amin :)

    BalasHapus
  2. Aku merasa bodoh kaknaz membaca post ini. huhuhuh.. Salam untuk dek aisyah, untuk terus semangat dan belajar tanpa henti. <3

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P