Aplikasi Pita Pink Dari Indosat

saya datangnya telat, hiks :(


Aplikasi Pita Pink dari Indosat. Jakarta, 21 September 2015. Bertempat di Jl Merdeka Barat 21 Jakarta Pusat, PT Indosat Tbk bekerjasama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) memperingati bulan peduli kanker payudara internasional dengan tajuk "Show You Care, be Aware" Dalam kesempatan ini juga Indosat menghadirkan kartu perdana edisi khusus breast cancer awareness dan aplikasi pita pink untuk pencegahan dini kanker payudara.

Indosat menyadari pentingnya peran perempuan dalam keluarga dalam membentuk generasi penerus bangsa yangs ehat, unggul dan kreatif. Indosat dan YKPI mengajak masyarakat Indonesia bergabung dalam upaya untuk saling peduli terhadap kesehatan masyarakat, khususnya perempuan untuk mencegah keterlambatan diagnosa kanker payudara dan memperluas upaya edukasi dan deteksi dini kanker payudara. Karena di Indonesia, kanker payudara menjadi salah satu penyakit pembunuh yang menduduki peringkat pertama.

Ini merupakan salah satu komiten indosat dalam memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat, salah satunya dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan wanita. Sebelumnya, indosat telah meluncurkan Mobil Klinik yang dilengkapi USG untuk ibu hamil dan program Inspirasi Perempuan Indonesia (INSPERA) sebuah program pendanaan usaha mikro perempuan dan pelatihan kewirausahaan.

"Salah satu komitmen Indosat adalah memberikan perhatian khusus kepada perempuan Indonesia melalui pemanfaatan tekhnologi informasi," ujar presiden director & CEO Indosat, Alexander Rusli. Dan Indosat mendukung sepenuhnya gerakan kesadaran peduli kanker payudara di Indonesia yang dilakukan oleh YKPI, karena dianggap sejalan dengan semangat Indosat dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia, terutama perempuan. 68 juta pengguna Indosat di Indonesia diharapkan mampu menjadi jembatan dan penyambung penyampaian informasi mengenai kanker payudara.

Dalam acara ini, menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Ibu Agum Gumelar dan Bunda Rima Melati. Ibu Agum Gumelar merupakan ketua dan pendiri YKPI. Beliau menekankan bahwa deteksi kanker payudara tak melulu dilakukan oleh perempuan dewasa saja, tapi juga harus digalakkan kepada anak-anak perempuan yang masih remaja. Karena menurut beliau, banyak kasus yang dihadapi oleh YKPI penderita kanker berusia 15-17 tahun. Menurut Ibu Gumelar, sejak anak perempuan menstruasi, sudah harus dilakukan deteksi dini kanker payudara. Tak heran, ketika YKPI menunjuk Ayu Dewi, Rossa, Dini Aminarti, Wanda hamidah dan Ririn Dwi Arianti sebagai duta kanker payudara dengan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Bunda Rima Melati, perempuan berusia 76 tahun ini banyak bercerita mengenai dirinya yang pernah mengalami kanker payudara ketika muda. ia menceritakan bagaimana dirinya dan suami berjuang melawan kanker payudara. Pada zamannya, kanker payudara saat itu belum begitu banyak dikenali, pun dokternya masih belum banyak seperti sekarang. beliau harus ke Belanda untuk mengangkat salah satu payudaranya yang sudah terindikasi kanker. Dengan mata berkaca-kaca dan suara yang hampir tak terdengar, beliau menceritakan tentang suaminya yang selalu mendukung dirinya ketika sakit.

"Semangat dalam diri, itu adalah obat yang mujarab dalam menghadapi kanker." ujar perempuan yang masih terlihat muda di usianya yang sudah senja. Saya sendiri baru tahu kalau beliau pernah mengidap kanker payudara, bahkan sebelah payudaranya diangkat. Haru mendengar kisahnya. Saya jadi ingat dengan ibu majikan di Malaysia, beliau juga terindikasi kanker payudara, dioperasi dan alhamdulillah beliau masih sehat sampai sekarang. Menjaga pola makan itu juga merupakan kunci menjaga kesehatan untuk mencegah terjadinya kanker payudara.

Narasumber, sebelah kiri Mbak dan Masnya dari Indosat. Saya nggak tahu namanya. Bu Rima Melati dan Bu Agum Gumelar

Sesi makan siang

Kami yang datang dari blogger





5 komentar:

  1. Seru ya, Mba?
    Kita harus dukung nih Pink Ribbon nya :)

    BalasHapus
  2. Buat pasien kanker payudara, tetap semangat dan jangan takut kalau harus kemoterapi...

    BalasHapus
  3. Eh... ada teteh Ani...
    Yup... kalau bukan kita yang dukung. Siapa lagi?

    BalasHapus
  4. wah Indosat ikut serta dalam kampnye kanker ya mbak

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P