Belajar Ngeblog, Dari Desa

Guyub dan rukunnya para peserta blogger camp 2015 di Purwokerto

“Jam berapa, Mbak?”

“Lima.” Jawab Mbak Lidya sambil kembali memasukan handphonenya ke dalam tas.

Saya melihat sekilas ke atas tenda. Hari mulai terang, suara burung bersahut-sahutan di luar. Pun dengan suara air yang gemuruh terdengar. Saya menggeliat malas, enggan membuka mata. Mau saja meneruskan tidur dan bangun kapan saja semaunya. Mbak Lidya, yang tidur di sebelah saya sudah bangun dan membuka handphonenya untuk melihat jam. Sementara Pungky, yang tidur di sebelah Mbak Lidya hanya menggerakan badannya tak beranjak dari lena. Saya membuka paksa mata, karena belum shalat subuh. Bangun, keluar dari tenda menuju wisma putih untuk mengambil air wudhu dan shalat di sana.

Eh, kira-kira kenapa, ya saya tiba-tiba ada di dalam tenda, terus ada suara burung dan juga suara air? Wait... jadi ceritanya begini, ini berkaitan dengan hari blogger nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober, dibuatlah acara Blogger Camp 2015 yang diselenggarakan serentak di empat kota, Jakarta, Purwokerto, Surabaya dan Makassar pada tanggal 26-27 Oktober.

Saya memilih kota Purwokerto, tepatnya di Desa Ketenger, Baturaden. Yang meracuni saya ke Purwokerto itu Mas Pradna, dijanjiin mau diajak main ke Desa Melung setelah selesai acara. Iya, saya mah orangnya mau-an aja :D. Jadi, kemarin saya sampai Purwokerto 26 Oktober, dijemput oleh Mas Pradna dan panitia (suaminya Pungky) ahahahahaha. Sampai di Desa Ketenger, hari sudah beranjak gelap dan sudah banyak teman yang datang dari beberapa daerah. Selain dari Purwokerto, Wonosobo, Banjarnegara ada juga teman-teman yang hadir dari Jakarta, Jogja, Cilacap, Wonosobo, Solo, Semarang, Pekalongan, Bandung dan Bekasi. Peserta yang datang dari berbagai kalangan, dari mulai pelajar Sekolah Menangah Atas (SMA, mahasiswa dan sebagian besar sudah bekerja.

Jam tujuh lewat, setelah kami menikmati makan malam panitia meminta para peserta untuk berkumpul di depan Wisma Putih. Seonggok kayu bakar sudah disiapkan untuk membuat api unggun. Di situlah nanti para peserta blogger camp akan mengadakan sharing session tentang seputaran dunia blog. Dimulai perkenalan oleh Mas Erwin sebagai mc, maka perkenalan dilanjutkan keliling dari satu teman blogger ke blogger lainnya.


Sambil menikmati jagung bakar, kacang rebus juga dibarengi dengan wedhang jahe hangat dan kopi sebagai teman, obrolan berlangsung akrab. Beragamnya peserta yang datang, menjadikan banyak ragam cerita yang dikisahkan oleh teman-teman blogger. Mas Abi Hasan Santoso, seorang mantan jurnalis menceritakan bagaimana muasal beliau yang berlatar belakang jurnalis mengenal blog. Meski tidak begitu intens berkenalan dengan blog, Mas Abi Santoso kelihatannya banyak tahu seluk beluk dunia blog. Beliau juga berpendapat,  sebagai seorang blogger tidak perlu menuntut berlebihan sebuah pengakuan, tapi lebih kepada kerja nyata yang dilakukan. Diskusi dan sharing sesion selesai sampai jam sebelas malam. Panitia menyilakan kami untuk beristirahat. Tapi namanya setenda sama blogger, tidurnya mah larut malam :D

Esok paginya, jam tujuh pagi kami diminta kembali untuk berkumpul di depan Wisma Putih untuk melakukan olah raga pagi bersama. Olah raga gila-gila kalau kata saya mah. Buehehehe... Soalnya instrukturnya ajaib banget. Saya mah nggak ikutan pastinya, mending motret-motret pakai kameranya Idah :D. Selesai olah raga pagi, peserta langsung menuju meja sarapan sebelum akhirnya kami berkumpul di aula utama untuk mendengarkan para pemateri menyamaikan segala ilmunya.

Talk show dengan tema “Membangun Kredibilitas Blog” disampaikan oleh tiga pembicara. Mas Pradna, Mbak Eva dan  Mbak Mira. Tiga pembicara dengan latar belakang berbeda ini menceritakan tentang dunia blog dari keahliannya masing-masing. Mas Pradna, seorang relawan pendamping desa melek IT ini mengisahkan sejak awal mula ia memulai karirnya terjun ke lapangan.

“Awalnya karena saya pribadi malas menulis, jadi saya dan teman-teman mengajak orang lain untuk menulis.” Katanya membuka percakapan.

Dengan latar tujuan mengajak orang desa menulis, Mas Pradna dan teman-temannya menjadi pendamping di berbagai desa. Terutama di Desa Melung. Buatnya, menulis bisa melakukan perubahan banyak hal, terutama untuk orang lain.

“Blogger itu kan rajin menulis dan baik hatu. Apa salahnya kemampuan 
menulis yang dimiliki itu untuk sama-sama membantu orang lain.” Tegas Mas Pradna dalam penutup perbincangannya.

Mbak Eva, berbicara mengenai content marketing. Beliau merupakan salah seorang digital agency yang acap berhubungan dengan blogger sebagai buzzer. Ada beberapa hal yang dijelaskan oleh Mbak Eva, salah satunya adalah keterlibatan beliau sebagai seorang digital agency yang mencari blogger untuk review sebuah produk. Blog yang ber-niche dan fokus lebih diutamakan untuk sebuah review produk. Misalnya, seorang traveller mengulas sebuah handphone maka soft selling promo produk sangat ditekankan.

“Teruslah menulis, maka segala sesuatu akan mengikutinya.” Ujar Mbak Eva.

Ah, udah ah nulisnya. Nanti sambung lagi. Waktunya sudah habisssss ahahahaha.... Padahal materi keren dari Mbak Mira dengan quote kerennya belum ditulis. Ini pake indosat di sini sinyalnya timbul tenggelam. Nggak tahu deh kalau kalau ada

Hari ini belajar ngeblog dari desa. Pengennya sih lebih aktif dan konsisten ke depannya, biar nggak malu-maluin sebagai salah seorang blogger yang pernah tampil di net media utama. Haiyahhhh... iki sombong tenan. Bahahahaha






6 komentar:

  1. Sepertinya seru banget ya mba, aku tau info ada Blog Camp pas tanggal 26nya -,- jadi gak sempet buat daftar. Mudah-mudahan tahun depan bisa ikutan nge camp bareng temen-temen blogger :D

    BalasHapus
  2. aku malah belum ke situ Naz, padahal deket rumahku ya. seu banget ya itu jadi pada akrba sesama blogger

    BalasHapus
  3. Ada yang kurang... Kurang lama waktunya... hehehe :D Semoga bisa ikutan kembali #BloggerCampID tahun depan... Amiin :)
    *SaHaTaGo (Salam Hangat Tanpa Gosong) Pojok Bumi Celebes - Sulawesi Selatan

    BalasHapus
  4. Aku bangun entah jam berapa, shalat subuh berasa shalat duha. Udah itu ajaah. Hahaha

    Makasih ya, Kaak. :D

    BalasHapus
  5. Subahanallah . .. .
    Blogger Indo :) tingkatkan teruuss menjadi blogg profesional mbak .

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P