Mengunjungi Kota Johor

Ini penampakan bisnya


Johor Darul Ta'zim adalah salah satu propinsi di bagian selatan, Semenanjung Malaysia. Propinsi Johor berbatasan dengan Melaka, Negeri Sembilan dan Pahang. Tinggal di Malaysia selama tujuh tahun, saya lupa berapa kali berkunjung ke Johor (atau malah tidak pernah sama sekali :D) jadi tahun lalu, tepatnya 19 Okrober 2015 dari Kuala Lumpur, saya mengunjungi Johor seorang diri. Dulu, zaman-zaman saya di Malaysia, mana boleh pergi seorang diri jauh-jauh. Kata majikan saya, takut hilang :D. Okeh, kembali ke topik....

Sebelumnya saya menginap di rumah majikannya Desi. Senin pagi, jam 8 ia mengantar saya ke terminal terdekat dari perumahannya di Shah Alam. Hari Minggu sebelumnya, kami sudah membeli tiket bis ke Johor untuk keberangkatan jam 9 pagi. Ke Johor, saya akan menuju rumah Mbak Sri Widiasuti, salah seorang teman ekspatriat yang suaminya mengajar sebagai dosen di Johor. Saya mengenali Mbak Sri sejak masih tinggal di Malaysia. Sebelum jam 9, saya sudah sampai di terminal. Membeli sarapan, memakannya di sana dan membawa sedikit makanan untuk cemilan selama di bis. Perjalanan dari Shah Alam ke Johor, memakan waktu 4 jam lebih dengan jarak tempuh lebih kurang 368 KM.

Harganya cukup murah


Tapi rupanya, bis yang akan membawa saya ke Johor terlambat. Sementara saya, sudah nggak bisa online dan nggak bisa SMS untuk menghubungi Mbak Sri. Jam sepuluh lewat, bisa baru sampai dan menjelang pukul 11 siang, bus baru bisa berangkat. Dan Mbak Sri, sudah SMS kalau menunggu di terminal Johor Baru, Larkin. Sepanjang perjalanan agak deg-degan, karena beberapa kali Mbak Sri SMS kalau mengabarkan sudah sampai di Larkin bersama dengan anaknya dan Kak Maslina. Nah, kalau Kak Maslina sendiri, saya mengenalnya ketika ada acara di Universitas Antar Bangsa (UIA) tahun 2010. Lagi-lagi, waktu saya masih bekerja di Malaysia. Sementara saya tidak dapat menghubungi Mbak Sri, karena handphone saya tidak bisa dipakai. Maklum, nggak ada paket roaming :D

Sepanjang jalan, saya banyak tidur. Sempat istirahat di perhentian bis yang entah di mana namanya saya lupa. Mengisi perut, saya membeli kentang di food court. Dan menjelang jam tiga, akhirnya bis sampai juga di Larkin. Sebelumnya, Mbak Sri mengabarkan kalau sudah menunggu di dekat Pizza Larkin, saya langsung menuju ke sana dan semuanya terlihat sepi. Mencari tebengan wifi, saya menuju KFC terdekat. Jadi masuk ke dalam hendak memesan makanan, sekaligus mencari tebengan wifi :D. Tapi melihat jaringan wifi, sepertinya di situ tidak ada jaringan wifi. Saya langsung mundur teratur. Selagi celingak-celinguk seperti orang hilang, tiba-tiba saya mendengar ada yang memanggil nama "Anaz, Anaz"

Menengok ke belakang, rupanya Kak Maslina sudah ada di depan KFC. Wah! Saya surprise dan seneng banget, langsung mengulur salam dan berpelukan dan mengalir berbagai macam persoalan. "Kok Kak Mas tahu saya di sini?" "Kok bisa tahu?" dan segala macam soalan-soalan serupa lainnya. Alhamdulillah....

Saya diajak ke salah satu kedai donat. Di situ sudah ada Mbak Sri dan anaknya. Lagi-lagi, alhamdulillah, akhirnya saya bisa ketemu dengan Mbak Sri setelah sekian lama berkenalan. Setelah ngobrol sebentar, Kak Mas mengajak kami singgah sebentar di tempatnya bekerja. Ke toko buku, juga ke kantor penerbitnya. Ya, Kak Maslina adalah penulis buku juga editor. Pun dengan Mbak Sri, beliau juga seorang penulis buku anak. Tak lama ngobrol-ngobrol, barulah Mbak Sri mengajak saya pulang ke rumahnya. Karena malam itu, saya berniat menginap di rumah beliau.

Alhamdulillah... sampai juga ke Johor seorang diri ^_^

Ngumpul sama penulis, yah pamer buku merekalah :) (ini bukunya Mbak Sri)

Di kantornya Kak Maslina

Di toko bukunya Kak Maslina :)


1 komentar:

  1. wah punya toko buku ya. aku di ajak ke toko bukunya dong mbak :)

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P