Cara Aman Ajukan Kredit Rumah Bekas


Syarat KPR - Dalam membeli sebuah rumah memang tidak harus rumah baru. Ketika membeli rumah bekas anda pun dapat menggunakan kredit pemilik rumah (KPR). Proses pengajuan kredit rumah bekas dan baru sebenarnya tidak jauh berbeda. Meskipun begitu ada beberapa syarat KPR yang harus diperhatikan dengan teliti. Karena menyangkut kondisi rumah, Anda juga harus meluangkan banyak waktu untuk melakukan survei langsung ke lokasi rumah yang akan anda beli dengan begitu terkadang anda pun dapat memperoleh rumah dengan harga yang lebih murah. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengajukan KPR untuk rumah bekas.

1. Kondisi rumah 
Penjual rumah biasanya akan membawa anda untuk melihat kondisi rumah yang dijual. Anda harus menanyakan usia rumah tersebut kepada penjual. Hal tersebut dikarenakan kekuatan konstruksi rumah yang berusia lebih dari 20 tahun biasanya sudah buruk sehingga mungkin dalam waktu dekat membutuhkan renovasi. Anda juga harus memeriksa fasilitas rumah seperti sembungan listrik, telepon atau air.

2. Lokasi kondusif 
Dalam membeli rumah bekas tidak bisa sembarangan, anda tidak boleh mudah percaya dengan omongan penjual dari telepon. Ada baiknya anda harus melakukan survey ke lokasi rumah tersebut secara langsung. Anda juga dapat menanyakan pada tetangga apabila diperlukan mengenai masalah lingkungan sekitar rumah tersebut.

3. Cek kelengkapan dokumen dari penjual rumah 
Pengecekan dokumen ini sangat penting. Anda dapat meminta bantuan dari pihak ketiga seperti notaris untuk memeriksa keaslian dari dokumen-dokumen rumah disebut. Hal ini termasuk dalam langkah pencegahan terhadap penipuan. Anda harus memiliki salinan dari dokumen penjual untuk dibawa ke bank. Salinan yang anda perlukan antara lain seperti sertifikat rumah, Surat Izin Mendirikan Bangunan, salinan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan tahun terakhir dan juga salinan kontrak perjanjian anda dengan penjual.

4. Siapkan uang muka 
Siapkan uang muka untuk rumah bekas sebagai syarat KPR memang cukup sulit. Biasanya bank akan menilai harga rumah yang akan anda beli secara langsung. Tidak jarang harga taksiran pinjaman tidak sama dengan harga dari penjual.

0 komentar:

Poskan Komentar

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P