1/25/2012

Tak ada yang lebih baik, dari pemilik Sang Maha Baik. 20 januari lalu, pagi-pagi saat saya sedang menyetrika baju, hape saya berdering, sebuah nama tertera di situ, Pak Guru. Exited! Begitulah perasaan saya. Suara Pak Guru terdengar di kejauhan, meyakinkan kalau yang mengangkat telpon adalah saya. "Ini Mbak Anaz?" Ujarnya di talian. Saya menjawab antusias, tak lama suara Pak Guru kembali terdengar. "Ini anak-anak mau hallo. Anak-anak, mana suaramu?"

1/20/2012

masih melanjutkan menuliskan kembali surat anak-anak dari Papua, beserta dengan membalasnya secara langsung, sekalian saya mempostingnya di sini. Soale tadi iseng nulis di wall facebook, banyak juga yang komentar. Nggak banyak-banyak banget, sih, temen-temen deket aja hehehe.. Dan temen-temen berminat ingin membalas surat dari Diana. Inilah surat dari Diana. Ada beberapa kalimat yang saya tidak pahami, jadi agak susah juga saat menuliskannya kembali.

1/19/2012

Lagi nulis surat buat balesin untuk anak-anak yang di Papua, saya kok terharu baca suratnya Ibrahim Patur. Kenapa? Karena dia menceritakan tentang Pak Gurunya. Nggak bisa bayangin kalau surat ini dibaca Pak Guru sama istrinya kelak (lirik Erma heheheh) mungkin akan berinai air mata. Ah, anak-anak kepolosanmu membuat saya terharu. Saya copas suratnya di sini, eh, maksudnya saya tuliskan di sini...

1/13/2012

Beberapa hari ini, saya diminta dan akhirnya ditagih oleh salah seorang Mbakyu yang cantik rupawan dan menawan untuk menuliskan tentang novel. Entah apa maksudnya, saya yang sama sekali nggak pernah nulis novel kok yah dituntut dan diminta sedemikian rupa. Malah sampai diancem mau dibawain DC. Saya pikir, DC itu Dist Conected, lah saya nyante wae, wong koneksi di rumah aman-aman saja. Pas ditanya, artinya DC rupanya Debt Colector. Haduh, Mak, saya kan nggak punya uang :P Akhire, demi memikirkan DC yang akan hadir, saya menulis juga tentang ini #menyngkirkan sementara surat anak-anak

1/12/2012

Resep sandwich sarden ini sederhana banget dan cara membuatnya juga cepat untuk sarapan. Bisa juga untuk persiapan bekal ke sekolah atau tempat kerja. Boleh juga untuk bekal blogwalking hehehe... Saya dapet resep sandwich sarden dari anak majikan saya. Pas pertama makan kok enak, akhirnya bertanya  resepnya. Bahan-bahannya juga sederhana banget, nggak jauh-jauh dari roti sama sarden. ya iyalah, namanya juga sandwich sarden, gimana, sih, Naz? #nyengirrrr

1/11/2012

Di multiply sama kompasiana, saya punya beberapa teman yang kalau komen-komenan selalu bawa-bawa kalimat juragan. Kami saling memanggil satu dengan lainnya dengan sebutan juragan, tentunya tak sembarang juragan kami sebut. Ada juragan muntu (ulekan) juragan gethuk, juragan petronas dan juga juragan ember (Ini plesetan dari tukang kuras taman sari) jadi untuk mempersingkat saya sebut juragan ember. Piss, Mbak Shasa :P satu lagi, juragan genjer.

Eh, judule githu amat, Naz? Iyah, yah, setelah kemarin dapet surat cinta, sekarang malah dapet ancaman hehehe... Kemarinnya itu, pas nanya molo-molo sama Pak Guru, kan Pak Gurunya malam itu dah mau nyebrang ke Karans, jadi saya cepet-cepet aja bikin surat buat anak-anak yang dah kirim surat. Tapi saya kirimnya hanya satu surat. Lah wong nggak keburu dan suratnya juga baru datang sehari sebelumnya. Ternyata eh ternyata, balesan surat saya yang hanya satu itu mendapat kecaman keras dari Pak Gurunya huehehehe... #tepok jidat

1/10/2012

Kemarin, salah seorang sahabat saya, menuliskan tentang saya di sini. Entah apa tujuannya beliau menuliskan tentang saya. Terlepas dari apapun yang ditulisnya, makasih banyak untuk Mbak Yu yang baik hati dan tidak sombong ini. Padahal, saya ini selalu jahat banget ama dia. Misale, menjuluki dia "Perempuan Berkalung Gombal" Hehehehe.. ini, sih, gara-gara Mak Wina kalau saya ngatain Mbakyuku Perempuan berkalung gombal :D

1/05/2012

Aku sengaja nggak lewat e-mail, karena sensainya tentu saja lain saat membaca tulisan tangan dan tulisan elektronik. Maaf, kalau terdengar norak, tapi begitulah keadaan yang aku rindukan. Apalagi, kalau surat-suratku dibalas oleh anak-anak muridmu. Lagi, sepotong surat yang saya tuliskan untuk Pak Guru di Papua sana. Tertulis tanggal 30 juli 2011. Surat hampir penuhnya dapat dibaca di sini

1/02/2012

Buehehehe.. ngekek baca judulnya. Ok, gini-gini, kemarin kan, tepatnya beberapa hari lalu saya iseng nulis tuh, tentang #SerialTwitter, yang gara-garanya temen-temen di twit itu pada koplak n dudul semua. Nggak tahu kenapa pada mention-mention nggak jelas. Ada cowok yang make bedak, ada cowok yang jualan lipstick tak ketinggalan pula para ceweker's yang jualan kompor dan sumbunya #haduh, pokoke ngribetin banget deh. Kadang kalau dah mention banyak-banyak, saya diemin aja, kalem pura-pura jadi orang alim #digaplok

12/30/2011

Hidup dan nasib, bisa tampak berantakan, misterius, fantastis, dan sporadis, namun pada setiap elemennya adalah subsistem keteraturan dari sebuah desain holistik yang sempurna. menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apa pun terjadi karena kebetulan. Ini fakta yang tak terbantahkan. 

12/29/2011

Tadi iseng upload foto di efbe, sengaja ngetag beberapa teman. Temannya yah itu-itu juga, penghuni koplak dan yang biasa gemblung di twitter. Sebetulnya foto itu sudah lama, sudah pernah saya upload di multiply dan pernah juga upload di efbe. Waktu itu sengaja uplaod di efbe biar dikomentarin cikgu fotografi saya yang orang Malaysia. Kalau tadi nggak tahu kenapa pengen upload lagi :D. Kalau kata cikgu saya komentarnya, 
 Mohd Zaidee Aziz ok ni..cuma horizontal line kene jaga..
August 16, 2010 at 7:04pm · 

Itu komentar sifu Zaidi untuk foto di sebelah. Nah, kalau komentar teman-teman barusan apa?

12/28/2011

Ini postingan iseng, idenya setelah beberapa teman di twitter pada mention-mention gemblung berjam'ah. Dari pada di twitter dibatasi hanya 140 karakter, saya iseng menulis cerita serial ini. Sebelumnya, saya pernah ada serial blogger yang baru sekali ditulis (jiyah, jadi merasa bersalah belum melanjutkan ceritanya) Di multiply, saya juga ada serial, "Bukan Lenong Rumpi" tapi setting hanya untuk kontak doank dan sudah lama tak up-date. e'ini malah buat baru #nyengirrrr, semoga gak istiqomah juga :D
Banyak membaca buku, akan banyak ilmu. Tahu banyak ilmu jangan sok tahu dan kalau dikasih buku jangan bilang-bilang nanti banyak yang mau :D halagh, itu beberapa kalimat di awal adalah penggalan kata-kata Mas Gong waktu dulu saya sering nongkrong di Rumah Dunia. Jadi, kita setiap ke sana itu selalu diwanti-wanti untuk baca buku. Tapi selain diwanti-wanti membacanya juga diwanti-wanti supaya jangan sok tahu. Kalau dikasih buku jangan bilang-bilang, sih itu rekaan saya aja :D

12/27/2011

Sudah tanggal 27 desember, tinggal beberapa hari lagi menghitung hari pergantian tahun. Artinya, tinggal empat hari lagi batas waktu pengumpulan buku dalam program Blogger Hibah Sejuta Buku. Agaknya, sudah berapa banyak buku yang terkumpul? Entahlah... Saya pun tak dapat mengira dengan pasti. Dalam hitungan kasarnya, saya kira sudah mencapai 1000 buku. Jauh banget, kan, dari slogan yang didengungkan "Hibah Sejuta Buku" Tapi, itu tak mengapa buat kami. Seperti yang saya tuliskan dalam postingan-postingan sebelumnya juga di beberapa platform blog, bahwa bukan hanya buku yang sejuta tapi pada harap yang berjuta, harapan untuk membantu sesama anak bangsa di belahan bumi Indonesia.

 
Copyright (c) 2010 Belajar Dan Berukhuwah. Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.